CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
senyum 2...


__ADS_3

Arion tersenyum pada bayi berusia tujuh bulan itu yang menatap dan menarik lengan bajunya.


"Biar aku gedong." ucap Arion pada Cindy... Semua melihat dan tersenyum.


"Irwan sama papa dulu kalau gitu, Oma mau ambil bubur kamu." ucap Cindy.


Saat Cindy ingin ke dapur ternyata Nita sudah datang dengan tiga mangkok bubu di nampan yang di bawa olehnya.


"Itu mama nya sudah datang." ucap Cindy.


Nita yang melihat Irwan yang di gendong oleh Arion hatinya senang sekali.


"Tuan, biar Irwan sama aku." ucap Nita.


"Kamu suapin dia, biar sambil aku di pangkuan aku." ucap Arion tersenyum pada Nita.


Semua yang melihat dan mendengar merasa heran tapi sangat senang terutama nenek. Nita menyuapi Irwan, yang lain sudah masuk hanya tinggal Nita dan Arion serta Irwan.


"Kamu senang tinggal disini.?" ucap Arion.


"Maksud anda tuan.?" tanya Nita yang heran.


"Iya kamu dan Irwan bahagia tinggal disini, tanpa saya." ucap Arion.


"Mmmm..." Nita hanya diam, jujur Nita ingin sekali menjawab tidak tapi tidak berani, iya sedikit gugup dan takut rasanya jantung nya di dalam lagi maraton dan akan keluar.


"Terimakasih." ucap Arion lagi.

__ADS_1


"Terimakasih untuk apa tuan.?" ucap Nita..


"Untuk semuanya..." jawab Arion.


Malam ini semua berkumpul dan mengadakan acara BBQ di taman dekat kolam renang...Arion selalu menatap Nita membuat Nita merasa gugup dan takut.


( Apa tuan Arion marah.) ucap batin Nita dan berusaha menghindar agar dirinya tidak dapat terlihat oleh Arion sengaja sembunyi di belakang Vina.


"Kak, tolong gantiin aku." ucap Vina.


Nita mengambil ahli Vina dan menggantikan Vina memanggang.


"Sini biar aku saja." ucap Rudy dan Jimmi.


"Biar Kaka duduk saja." ucap Nita.


Irwan merasa tenang di gendongan Arion sempat nangis tapi akhirnya Arion bisa menenangkannya.


Vini yang asik pacaran karena pacar bibi menyusul ke villa...


"Don... Kapan orang tua kamu akan melamar Vini.?" ucap Jenni.


"Mama sama papa si siap aja kak, tapi Vini yang masih larang kak." ucap Doni.


"Uda Vin, kamu cepet nikah aja." ucap Jenni.


"Kakak, Vina aja belom punya." ucap Vini.

__ADS_1


"Ngapain kamu nunggu aku.?" ucap Vina.


"Aku takut aja nanti kalau aku duluan nikah kamu bakal ngamuk dan marah sama mami dan papi." ucap Vini.


"Dasar..." ucap Vina lalu pergi.


Arion membawakan Nita makanan yang di bakarnya tadi bersama Rudy, Jimmi.


"Makan ini." ucap Arion menyerahkan 3 sosis dan 2 sate ayam.


"Makasih tuan, tapi anda tidak makan.?" ucap Nita.


Arion mengambil satu tusuk sosis lalu menggigitnya dan menyuapi ke Nita yang bekas di gigit nya, Nita menerimanya.


"Bagaimana enak.?" tanya Arion pada Nita.


"Iya tuan." ucap Nita... sungguh Nita sangat bingung akan sikap Arion padanya...


"Jangan pernah pergi dan tinggalin aku." ucap Arion sambil makan.


Nita menoleh dan menatap Arion, sementara Arion hanya tersenyum pada Nita lalu mencium kening Nita.


...*****...


haiii... Temen - Temen terimakasih banyak atas dukungannya.


Saya benar benar buntu buat cerita Nita dan Arion...

__ADS_1


Tapi saya akan semangat... Terimakasih atas dukungan kalian, tolong kasih Like dan komennya ya...


Terimakasih banyak ya temen- temen.


__ADS_2