
Nita di ajak oleh manager butik tersebut untuk mencoba gaun pengantin yang akan ia pakai di acaranya nanti, gaun ya g di rancang khusus oleh seorang disainer ternama hanya ada satu di dunia ini.
"Nona silakan, nanti ada Yang akan membantu anda memasangnya.!" ucap manager bernama Dian.
"Terimakasih." ucap Nita dengan sopan terhadap manager butik tersebut, senyum yang sangat rahma.
Manager itu membalas senyum Nita juga dengan sopan...
masi ada ya calon nona muda yang sangat rahma dan sopan, tidak sombong padahal dirinya akan menikah dengan tuan muda Arion... ucap manager itu dalam hatinya, karena biasa seorang nona muda sangat sombong apa lagi yang posisinya kayak Nita pasti sangat sombong.
Nita sudah selesai memakai baju pengantinnya dan akan di tunjukan ke nyonya Linda dan Cindy... Tirai terbuka menampakan Nita yang sudah sangat cantik mengenakan gaun pengantin yang mewah itu...
Disana sudah ada Arion, nyonya Linda dan Cindy serta manager butik..
"Cantik sekali, aku sudah yakin akan cocok pada Nona muda." ucap manager tersebut yang membuyarkan kekaguman Arion pada Nita calon istrinya tersebut.
( sial hampir saja.) ucap batin Arion.
__ADS_1
"Bagaimana tuan muda.?" tanya Dian manager butik tersebut.
"Bagus...." ucap Arion singkat.
"Bukan bagus cantik sekali." ucap Cindy menggoda putranya.
"Sangat cantik dan sempurna." sambung nenek Linda.
"Sangat cocok gaun ini di pakai nona muda." ucap Dian manager butik.
"Terimakasih." ucap Nita yang dari tadi mendengar pujian dari yang ada di butik tersebut dengan senyum rahma dan tulusnya itu yang menambah kecantikan alaminya.
"Nita, kamu mau makan apa sayang.?" ucap Cindy.
"Aku mau makan soto ayam yang pedas nyonya." ucap Nita yang sadar akan ucapannya iya langsung menutup mulutnya.
"Maaf... Aku ikot kalian saja, tapi sebaiknya aku balik saja naik ojek." ucap Nita yang sudah gugup dan merasa tidak enak pada nenek Linda, Arion dan Cindy.
__ADS_1
"Kamu ikot mobil Arion saja ya." ucap nenek Linda. yang langsung menutup pintu mobil agar Nita tidak naik.
"Arion nanti mama kasih alamat restorannya." ucap Cindy.
"Kamu pelan pelan bawa mobilnya." sambung Cindy tersenyum pada putranya itu.
Arion diam saja masuk mobil Nita pun langsung mengikuti arion dan naik mobil, di dalam mobil hanya ada sunyi dan diam tanpa suara. Biasanya Arion selalu bertanya pada Nita ke adaan ayah Nita tuan Jasper.
"Hallo..." ucap Arion mengangkat ponselnya yang berbunyi. Entah itu dari siapa Arion sedikit perhatian menanyakan makan dan sedang apa yang dilakukan si penelepon tersebut.
Rasanya Nita ingin sekali bertanya siapa yang telepon kenapa Arion perhatian sekali padanya. Tapi tidak ada keberanian itu Nita memilih diam dan pandangannya melihat keluar kaca mobil di sampingnya melihat di luar jalan yang begitu ramai tapi tidak macet.
"Tuan apa anda sudah pernah mencoba berbicara pada nenek dan nyonya Cindy untuk batalkan pernikahan ini.?" ucap Nita membuyarkan kesunyian di dalam mobil.
Kenapa gadis ini ingin batalkan pernikahan bukan ini yang dia mau.? batin Arion yang bingung akan pertanyaan Nita.
"Sudah." ucap Arion singkat.
__ADS_1
"Maafkan saya tuan." ucap Nita hanya itu yang bisa iya ucapkan pada Arion saat ini... Nita merasa Arion sangat membencinya tapi karena kedua wanita yang Arion sangat sayang Arion menurut pada keputusan Cindy dan nenek Linda.
Bersambung....