
Bel sekolah Jenni baru saja berbunyi David sampai tepat waktu... Dirinya tersenyum manis melihat Cindy dan Jenni yang berjalan ke arahnya yang lagi berdiri bersandar di mobil mewah miliknya.
"Om..." ucap Jenni berlari ke david... David menyambut jenny dan menggendongnya.
"Bagaimana sekolahnya, Jenni suka.?" tanya David.
"Suka om, Jenni juga tidak nakal tadi om.." ucap jenny yang sudah duduk di kursi belakang mobil.
Mobil mewah David sudah keluar dari halaman sekolah...
"Bagaimana kamu capek.?" tanya David ke Cindy yang dari tadi diam saja.
"Tidak tuan...Tuan, apa hari ini anda bisa antar saya periksa dokter.?" ucap Cindy.
"Baiklah..." ucap David tersenyum, yang membuat Cindy susah mengartikannya, dirinya bingung ada apa dengan David belakangan ini.
"Terimakasih banyak ya tuan." ucap Cindy yang ragu-ragu.
__ADS_1
Mereka sudah tiba di rumah sakit, dan untung saja pasien hari ini tidak banyak hanya ada 3pasien lagi...Saat pasien yang baru keluar membuat Cindy terkejut, David yang melihat Cindy kaget seperti lihat hantu langsung menoleh dan melihat ke arahnya.
"Lulu..." ucap David.
Lulu melihat Cindy dan David yang lagi duduk di kursi tunggu bersama Jenni. Dengan cepet Lulu pergi lalu memasang sailnya seperti di jilbab gtu lalu memasang kaca matanya. David heran melihat sikap Lulu, biasanya Lulu selalu mendekat bila melihat salah satu dari mereka.
"Apa dia hamil.?" ucap David.
Cindy hanya menaikan pundaknya tanda dirinya tidak tahu menau, ke dokter kandungan bukanberarti hamil, dan David juga aneh kenapa bisa peduli biasa David sangat cuek sekali sama urusan orang lain.
"Boleh saya pegang perut kamu.?" tanya David.
David terkejut saat di pegang perutnya Cindy tiba- tiba ada gerakan dari bayi di dalam perut Cindy.
"Dia bergerak." ucap David sangat senang bisa merasakan gerakan anaknya di perut Cindy, mungkin Dede bayi menyapa papa nya kali. hahahaha.
"Dia memang sangat aktif tuan." ucap Cindy.
__ADS_1
"Terimakasih." ucap David pada Cindy.
"Terimakasih.? untuk apa tuan.?" tanya cindy.yang tersenyum pada David.
Saat David ingin bicara tiba - tiba nama Cindy dipanggil oleh suster asisten seorang dokter, Cindy dan David serta Jenni masuk keruangan dokter lalu dokter Bella yang biasa menangani Cindy menyuruh Cindy untuk baring Dan di periksa.
Seorang suster menaruhkan gel yang terasa dingin kulit perut Cindy, baru setelah itu dokter menaruh alatnya dan bermain berputar - putar di perut Cindy, di layar seperti komputer itu di monitornya nampak sebuah bentuk gambar berupa bayi.
Dengan detail dokter Bella menjelaskan pada David kondisi keadaan bayi dan posisi bayi. Terlihat jelas di wajah David bahagia, banyak pertanyaan yang di lontarkan oleh David dari makanan yang boleh dan tidak boleh di makan oleh Cindy sampai minuman juga.
"Tuan tenang saja ibu hamil tidak ada pantangan makan dan minum... Jadi selama ibu hamil merasa nyaman dan suka itu silakan saja." ucap dokter Bella.
"Apa ibu hamil boleh berhubungan.?" ucap David lalu menutup telinga jenny, sementara Cindy terkejut matanya membesar tidak percaya David bicara seperti itu.
"Hahaaa... boleh selama dilakukannya pelan-pelan jangan terlalu melakukan goyangan yang kencang."ucap dokter dengan sedikit ketawa.
"oke terimakasih banyak ya dok." ucap David lalu bersalaman pamit.
__ADS_1
Bersambung....