
"Nona tanpa mengurangi rasa hormat saya pada anda...lebih baik anda pergi dari sini." ucap Cindy sedikit emosi.
"Tante jahat jangan ganggu, Tante saya lebih baik Tante pergi jenni tidak suka Tante." ucap Jenni yang menangis sambil memeluk Cindy.
"Hei...kalian hanya orang miskin yang tidak berguna, aku ingatin kamu aku akan berhenti mengganggu kamu asal kamu pergi tinggalkan David." ucap Lulu yang sambil menunjuk ke muka Cindy.
Cindy tidak perduli dengan ucapan Lulu akhirnya Cindy meninggalkan Lulu di depan dan masuk ke dalam kamarnya bersama Jenni...Bi Juwita yang melihat Cindy berjalan dengan cepat, saat dilihatnya diluar ternyata ada Lulu sehingga membuat bi Juwita mengerti kenapa nona nya begitu sedih.
Lulu pergi dengan merasa kesal dirinya ingin sekali mencelakai Cindy. Hari semakin sore dan tak lama lagi David akan balik dari kantornya, Cindy yang sudah selesai membereskan barangnya yang di antar oleh supir suruhan David.
"Bi Hanni apa ada yang bisa Cindy bantu.?" tanya Cindy pada Bi Hanny di dapur.
"Tidak nona, lebih baik nona istirahat saja biar nanti saya akan panggil anda, lagian sudah ada Juwita yang bantu saya." ucap bi hanni yang lagi serius bermasak bersama bi Juwita.
"Baikah, tapi kalau perlu bantuan jangan sungkan ya bi." ucap Cindy lalu pergi kekamarnya karena ada Jenni yang sebentar lagi ingin mandi.
__ADS_1
...******...
Pagi ini cuaca sangat mendung, matahari yang tidak menampakan dirinya awan yang terlihat gelap membuat orang makin sayang sama bantal dan selimutnya dan tidak akan tega meninggalkannya selalu ingin di peluk dan sembunyi di balik selimut.
Cindy menyiapkan sarapan kebetulan Jenni libur hari ini...Cindy melihat arah jam yang sudah menunjukan jam 9 pagi lalu menoleh ke kamar David. ( kenapa jam segini David belom bangun untuk sarapan ?). ucap Jenni dalam hati.
Dengan keberanian dan niat akhirnya Cindy masuk kamar David yang tidak di kunci, terpaksa Cindy masuk dirinya sudah berkali- kali mengetuk pintu namun tidak ada jawaban dari David di dalam kamar.
"Tuan maaf saya masuk, tanpa seijin anda." ucap Cindy yang berdiri di samping ranjang sementara David masih baring dengan selimutnya. Cindy bingung kenapa David diam saja.
"Tuan anda demam." ucap Cindy panik.
Sangat berat David untuk membuka mata, dan berbicara.
"Iya, saya tidak apa-apa." ucap David.
__ADS_1
"biar saya ambilkan obat." ucap Cindy lalu keluar dari kamar David.
Dan akhirnya Cindy datang dengan sebuah kompres serta obat dan nasi buat David makan.
"Tuan anda makan dulu, nanti baru anda minum obat." ucap Cindy yang mengompres David.
"Terimakasih." ucap David. ya David nurut dengan instruktur yang di berikan Cindy merawat dirinya yang sedang sakit.
"Sama-sama tuan, anda istirahat nanti saya akan balik lagi tuan." ucap Cindy yang bangkit dari tempat tidur David.
"Bagaimana Jenni suka tinggal disini.?" tanya David.
Cindy tersenyum lalu menganggukan kepalanya " iya tuan." ucap Cindy.
"Nanti bila sekolah Cindy akan saya antar dan pulang akan di jemput supir." ucap David.
__ADS_1
"Tidak usah tuan, biar saya saja karena kami sudah banyak terimakasih tuan sudah mengijinkan Jenni tinggal bersama saya." ucap Cindy.