CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
David tahu akhirnya...


__ADS_3

Bu hany sangat panik melihat Cindy pingsan...iya langsung menelepon David yang ada di kamarnya...untung saja David hari ini tidak pergi ke kantor karena hari Sabtu.


"hallo Bu,kenapa telepon.?" tanya di ponsel miliknya.


"Tuan tolong saya, ada di lantai atas...nona Cindy pingsan." David segera melempar ponselnya dan menuju ke atas seperti yang di ucapkan bi Hanny.


Sampainya di atas David langsung mengendong Cindy dan membawanya kekamar Cindy.


"Teleponan dokter." ucap David.


"tuan dokter apa.?" tanya Bi Hanny seperti panik.


"memang harusnya dokter apa.?" tanya David.


Akhirnya Bi Hanny menelepon dokter Bella soalnya nyonya Linda meninggalkan nomor telepon dokter Bella pada Bi Hanny takut terjadi apa-apa pada cindy...ternyata benar saja Cindy pingsan...Tiga puluh menit akhirnya dokter Bella datang.


David bingung kenapa yang datang dokter Bella...David kenal dengan dokter Bella karena Yuli juga di tangani oleh nya saat hamil.


"Pagi tuan muda." sapa dokter Bella.


"Pagi dok, tolong periksa dia." ucap David sedikit bingung.


Akhirnya dokter Bella memeriksa Cindy dari perut nadi detak jantungnya.

__ADS_1


"Apa istri anda yg tidak makan, dan muntah terus hari ini." tanya dokter Bella sementara David yang di tanya bingung...akhirnya Bi Hanni yang menjawab.


"Iya dok, nona muntah dan tidak napsu makan." ucap bi Hanni.


"bi tolong siapin air jahe." ucap dokter.


akhirnya Bi Hanni pergi ke dapur untuk menyiapkan yang disuruh dokter Bella.


"Kamu tenang saja, bayi kalian baik-baik saja. tapi jangan biarkan istri anda terlalu capek dan stres." ucap dokter Bella. David tercengang mendengarnya.


"bisa anda ulangin lagi." ucap David.


"Bayi anda untungnya baik-baik saja....tapi saya minta tolong hal ini jangan terulang lagi takut terpengaruh pada janinnya karena usianya yang masi muda tuan." ucap dokter Bella.


"Jadi selama ini kamu tidak tahu.? seminggu yang lalu Cindy dan nenek serta mama kamu ke rumah sakit memeriksakan istri kamu." ucap dokter Bella.


David hanya diam...mendengar ucapan dokter Bella, akhirnya dokter Bella pamit meninggalkan rumah David dan kembali ke rumah sakit.


Cindy telah siuman dan sadarkan diri...David yang duduk di sampingnya dengan sebuah kursi sambil memainkan ponselnya.


"Tuan...anda kenapa disini.?" tanya Cindy yang ingin bangkit duduk.


"Kamu sengaja ingin membunuhnya.?" ucap David menatap Cindy.

__ADS_1


Mendengar ucapan David, Cindy langsung memegang perutnya dan meanangis...


"tidak tuan, maafkan saya...tapi apa dia baik-baik saja tuan.?" tanya Cindy denganata berkaca-kaca.


"Untuk sekarang dia baik-baik saja, tapi tidak tahu bila nanti." ucap David.


Cindy akhirnya bangkit dari tempat tidurnya.


"Kamu mau kemana.?" tanya David.


"saya mau kekamar saya tuan." ucap Cindy


"kamar kamu, bukan ini.." tanya David dengan menaikan alisnya.


"Saya sudah pindah ke kamar Bi Hanny, seperti yang anda suruh." ucap Cindy lalu pergi meninggalkan david..


"CK...kenapa gadis ini selalu saja." batin David dengan kesal dan davidelihat sekeliling kamar memang nampak kosong, akhirnya David menyusul Cindy kekamar Bi Hanny.


...********...


Kehamilan Cindy sudah masuk 4 bulan, Cindy kontrol di temani oleh Lusi dan nyonya Linda karena nenek tidak enak badan makanya tidak ikot kontrol ke rumah sakit.


David tidak pernah menanyakan kapan jadwal Cindy untuk kontrol kerumah sakit.

__ADS_1


__ADS_2