CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Kedua kalinya.


__ADS_3

Selesai makan malam semua berkumpul di ruang keluarga, Cindy yang lagi sibuk mengupas buah... Lusi yang asik main game di ponselnya. sementara David sama tuan Doni lagi asik membahas perusahaan. Bi Nina yang datang membawa teh untuk mereka.


selesai bersantai dan berbincang,-bincang akhirnya seluruh anggota keluar pergi kekamar mereka masing-masing. Dikamar cindy dan David sedikit canggung sudah lama juga mereka tidak sekamar ya walau semalam mereka sekamar dan melakukannya.


Tubuh Cindy dan David merasa aneh, seperti kebakar tapi tdiak membuat mereka saling pandang entah apa yang terjadi akhirnya David menyerang cindy lebih dulu... mereka penuh dengan gairah satu sama lainya. ya karena David dan Cindy tidak tau diminuman mereka sudah tercampur obat perangsang yang di berikan nenek.


David melakukannya yang kedua kali pada Cindy. dosis obatnya tidak di beri banyak seperti kemarin..kali ini dosisnya dikurangi oleh nenek. Cindy yang masih merasa capek bekas semalam dan sekarang ditambah lagi membuat dirinya tidak dapat bangkit lagi, cindy dan David saling membalas gairah mereka memanas, David yang mencium setiap inci tubuh Cindy yang putih mulus, ******* bibir Cindy yang tipis dan sexsi. Selesai berhungan mereka tertidur.


Tanpa satu helai benang di tubuh mereka hanya di tutup sebuah selimut saja...mereka berdua sudah tidur dengan pulas...tanpa sadar pagipun sudah datang. Cindy merasa di bagian pinggang perutnya ada yang menindihnya...Cindy meraba-rabanya dia merasa ini seperti sebuah lengan. sedikit takut dan ragu-ragu melihatnya.


Betapa terkejutnya sebuah tangan...perlahan Cindy melihat tangan milik siapa, dengan perlahan dan takut-takut dia membalikan tubuhnya, mata Cindy membesar dan terkejut bahwa David yang sedang memeluknya. dengan hati-hati dan pelan-pelan Cindy melepaskan tangan David yang memeluk dirinya.

__ADS_1


pelukan David bukan mengendor malah makin kencang, malahan sekarang muka mereka saling berhadapan...dan sangat menempel. membuat Cindy merasa tidak nyaman.


"Tuan ini saya." ucap Cindy dengan pelan.


"hmmm" ucap David..


Jadi apa dia sudah bangun,lalu kenapa belom melepaskan aku.? batin Cindy berbicara meresa heran. Akhirnya David menngendorkan pelukannya sehingga membuat Cindy dapat terlepas dari pelukannya, Cindy langsung lari kekamar mandi. di dalam kamar mandi betapa terkejutnya Cindy melihat dirinya di kaca penuh tanda merah.


Dengab cepat Cindy turun ke bawah... hanya ada nenek dan Lusi yang lagi duduk di ruang keluarga sambil menunggu sarapan di siapkan.


"Pagi nenek, pagi Lusi." sapa Cindy.

__ADS_1


"Pagi kak, bagaimana tidurnya nyenyak.?" ucap Lusi.


"Iya..."jawab Cindy.


"Kakak mau ikot tidak hari ini kami mau ke mall tidak.?"tanya Lusi.


"Tidak lus, terimakasih sudah ajak saya." ucap Cindy.


jujur Cindy sebenarnya mau ikot, tapi apa sebaiknya dia ijin sama David untuk menemui ibu dan ponakannya saja.


David, mama Linda, papa Doni...Sudah keluar buat sarapan. akhirnya mereka sarapan bersama, selesai sarapan mama Linda, papa Doni serta nenek ke halaman belakang. Sementara David duduk di ruang tengah, Cindy berniat meminta izin pada David kerumah ibunya.

__ADS_1


__ADS_2