CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
David dan Cindy...


__ADS_3

Dengan pikiran yang sangat kacau Arion tetap melajukan mobilnya mengikuti arah jalan menuju rumah sakit dimana nenek di bawa oleh papa dan mama nya. Di lobi rumah sakit Arion bertemu kak Jenni yang juga baru tiba.


"Kamu baru sampai juga, Nita tidak ikot.?" ucap kak Jenni.


"Nita pergi dari rumah kak." ucap Arion lalu langkah Jenni terhenti.


"Maksud kamu apa.?" ucap Jenni minta penjelasan sama adik nya.


"Sudah lima hari Nita meninggalkan apartement kak." kata Arion.


"Jadi nenek sudah tau, dan ini sebabnya.?" ucap Jenni..


Arion hanya menganggukkan kepalanya.


"Mama yang tau lebih dulu, tadi mama ke apartement aku." ucap Arion.


"Kakak tidak mau tau, ini semua salah kamu kita berdoa saja semoga nenek baik baik saja." ucap Jenni, mereka melanjutkan perjalanan mereka.


Didepan ruang UGD, ada Jimmi, mama Cindy dan papa David...


"Mama papa..." ucap Jenni... "Sayang." sapa Jenni juga pada suaminya dan mencium Jenni.


"Apa yang terjadi pada nenek mah.?" ucap Jenni.

__ADS_1


"Saat mama lagi berbicara sama papa kalau Nita kabur tanpa sengaja nenek mendengarnya." ucap Cindy.


"Papa ingin bicara pada kamu." ucap David pada Arion yang hanya berdiri dari tadi.


"Iya lah." ucap Arion.


Plak... sebuah tamparan melayang di wajah Arion selama ini David sangat memanjakan dan menyayanginya bahkan tidak pernah David marah pada Arion.


"Papa kecewa sama kamu... Pasti ini kesalahan kamu sehingga Nita pergi." ucap David.


Arion hanya dia merasa bahwa dirinya pantas menerima dari David... Dokter yang merawat nenek keluar.


"Dok bagaimana mama saya.?" ucap Cindy.


"Nyonya tenang saja, ibu baik baik saja iya hanya merasa syok... tapi lain kali harus hati hati karena penyakit beliau dan kondisi serta usia beliau kita harus menjaganya. ucap dokter tersebut.


"Nenek bagaimana keadaan nenek.?" sapa Jenni.


"Makasih sayang kamu peduli pada nenek dan masi menyayangi nenek." ucap nenek Linda.


"Nenek bicara apa kita semua sayang sama nenek." ucap Jimmi.


"Nenek rasa ada yang tidak suka dan tidak saya sama nenek." ucap nenek melirik Arion.

__ADS_1


Arion merasakan itu membuatnya hanya menundukkan kepala saja dan memilih diam dia tau bahwa dirinya memang salah.


"Mama, dokter sudah mengizinkan mama balik." ucap Cindy.


"Saya tidak mau balik, buat apa saya balik hidup saya sudah tidak lama lagi dan juga saya tidak di perlukan lagi di rumah." ucap nenek Linda.


"Mama bicara apa.?" ucap David.


"Nenek bicara apa, kita pulang saja ya nek." ucap Jenni.


"Nenek tidak mau balik nenek mau disini saja." ucap nenek Linda yang bersikeras ingin diam di rumah sakit.


"Yauda kalau emang mama mau disini." ucap Cindy.


David menoleh pada istrinya itu, kenapa membiarkan mama nya untuk tinggal di rumah sakit.


"Saya akan pulang kalau Nita dan Irwan sudah ketemu." ucap nenek Linda.


"Baik nek aku akan mencari Nita." ucap Arion.


"Mama, apa mama tidak kasian pada Nita dan Irwan bila dirinya balik lagi kesini.?" ucap Cindy.


Arion menoleh kearah mamanya David, Jenni dan Jimmy juga mengapa mama Cindy berbicara seperti itu.

__ADS_1


"Kenapa kamu bicara seperti itu Cindy ?" ucap nenek Linda.


"Arion tidak mencintainya, biarkan Nita bahagia ma kita doakan saja supaya Nita bisa bertemu dengan pria yang menjaga dan mencintainya." ucap Cindy membuat Arion hanya diam lalu pergi meninggalkan rumah sakit.


__ADS_2