CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Tatapan maut Arion...


__ADS_3

Mereka telah sampai di restoran Nusantara yang menjual aneka masakan khas Indonesia dari gudeg, soto, dll Nita sangat senang sekali melihat menu makanan di restoran itu Nita semangat sekali tanpa sadar iya memesan dua porsi makanan...


"Maaf boleh saya pesan 2 menu.?" ucap Nita pada Cindy dan nenek Linda.


"Kamu bebas mau pesan berapa, biasa juga memang kamu tidak pernah jaim pada kami." ucap nenek Linda.


Arion hanya menatap Nita dengan tatapan dinginnya... Nita sadar bahwa Arion menatapnya tapi apa boleh buat dirinya memang lapar apalagi sekarang tubuhnya sudah berbadan dua..


"Kamu kaya hamil saja Nit.?" ucap Cindy.


"Wah tidak nyonya." ucap Nita gugup...


"Benar juga gapapa jadi habis nikah kalian sudah dapat momongan." ucap nenek Linda.


Tatapan mata Arion sangat maut melihat wajah Arion yang seperti itu membuat Nita salah tingkah... " Ya Tuhan semoga kau berkahi pernikahan aku dan tuan muda. " ucap batin Nita.


"Arion kamu juga mau pulangkan.? apa bisa kamu mampir dulu ke tempat ayah Nita.?" ucap Cindy.


" Nyonya biar saya aja besok yang ketemu ayah saya.!" ucap Nita.


"Sudah tidak apa apa Nita, Arion juga kan nanti jadi suami kamu." ucap nenek Linda.


"Kalau gitu aku pergi dulu ya mah, nenek." ucap Arion bangkit.

__ADS_1


Nita langsung menyusul Arion yang jalannya cepet sekali... saat keluar dari restoran dan menuju pakiran Nita tak sengaja menabrak anak kecil yang berusia 8 tahun..


"Maaf ya sayang." ucap Nita yang berjongkok sejejar dengan anak kecil.


" Tante mau beli ini.?" seorang anak kecil menunjukan sebuah gantungan kunci.


"Boleh berapa.?" tanya Nita lembut sambil mengelus pala anak laki laki itu...


Arion melihatnya dari ke jauan... Ya Arion dah tau Nita itu wanita yang baik dari pada Yulita mantannya, Nita lebih cantik dan mungkin bisa di bilang terlalu sempurna Nita bisa sabar menghadapi kenyataan hidupnya, dari pada Yulita.


"Kalau gitu saya beli semua gantungannya." ucap Nita.


"Terimakasih." ucap anak tersebut...


"Ambil lah.!" ucap Arion.


"Maaf tuan, saya tidak bisa terima uang anda." ucap anak itu.


" Saya yang bayar semua gantungan kunci yang kamu jual ke wanita ini." ucap Arion.


"Anda suami tante ini... Terimakasih semoga tuan dan istri tuan bahagia selalu." ucap anak itu.


"Amin...Terimakasih dek." ucap Nita tersenyum.

__ADS_1


Anak kecil itupun pergi meninggalkan mereka berdua...


"Terimakasih banyak ya tuan muda." ucap Nita, Arion risih dengan panggilan tuan muda yang di ucapkan Nita padahal sudah di bilang jangan panggil itu, tapi karena kejadian itu Arion sudah membuat jarak pada Nita... Padahal Arion sering bantuin Nita mengerjakan tugas kuliah.


Mereka telah sampai di panti jompo..


"Selamat sore Bu." ucap Nita pada suster yang lewat.


"Nita... Siapa pria ini calon suami kamu.?" ucap suster tersebut.


"Ini majikan saya Bu... Waktu itu pernah juga kesini." ucap Nita membuat Arion terkejut bahwa Nita tidak mengenakkan dirinya sebagai calon suami.


"Baik ya majikannya sudah tampan." ucap suster itu...


Nita hanya senyum saja... " Bu, ayah saya lagi apa.?" ucap Nita.


"Itu di taman lagi berbicara sama kawannya." ucap suster tersebut...


Nita pamit dan mendekat ke arah ayahnya....


"Ayah..." sapa Nita.


"Kamu, kenapa datang jam segini.?" ucap tuan Jasper ayah Nita.

__ADS_1


__ADS_2