CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Renungan....


__ADS_3

Di gedung yang tinggi di ruangan yang sudah sepi, dan gelap hanya ada 1 lampu yang masi menyala di lantai paling atas... Ya itu ruangan direktur perusahaan yang terkenal di dunia bisnis semua orang berebut ingin bekerja di perusahaan tersebut.


Arion Wijaya... Putra tunggal Cindy dan David Wijaya termenung di kantornya dengan sebotol minuman yang dulu pernah di tinggalkan, Arion di temenin oleh sahabatnya Rudy.


"Da malam pulang, aku kangen anak sama bini aku ni." ucap Rudy.


"Apa yang harus aku lakuin.?" ucap Arion pada Rudy.


"Semua jawaban hanya kamu yang punya." ucap Rudy.


"Kalau kamu masi yakin akan pikiran kamu tentang Nita, percuma walau aku mau jelasin seperti apa tidak ada gunanya." ucap Rudy.


"Sekarang untuk apa dia balik lagi kerumah, pasti orang tua aku dan nenek sudah membuat perjanjian apa dengannya apa uang dari aku kurang sehingga dia kembalikan lagi pada ku.?" ucap Arion.


"Hahahaha.... Arion aku rasa kamu da cukup lama kenal Nita bukan.?" ucap Rudy.


Arion hanya diam akan ucapan sahabatnya itu, ya Arion memang mengenal Nita bagi Arion Nita gadis yang baik dan pintar tidak di pungkiri oleh Arion bahwa Nita cantik dengan bentuk tumbuh yang membuat para lelaki terpikat.

__ADS_1


"Sudah kita balik kamu sudah cukup mabuk kamu." ucap Rudy membuyarkan lamunan Arion.


Arion menyerah kan kunci mobil miliknya pada Rudy.


'Nah... kamu yang bawa besok jemput aku jam 9 siang saja." ucap Arion.


Mobil mewah berwarna hitam melaju ke jalan di tengah kota menyelusuri jalan yang sudah mulai sepi.


"Sekarang, kalau bukan karena Nita tidak akan mungkin nenek mau pulang dari rumah sakit." ucap Rudy.


"Yulita sudah tidak ada Arion, sekarang kamu punya Nita dan anak kamu yang harus kamu perhatikan." ucap Rudy


"Dia hanya wanita matre.." ucap Arion.


"Teserah kamu, lagian cewek matre wajar, orang kebutuhan dia lebih banyak dan mereka pasti memikirkan masa depan untuk anak anak mereka kelak." ucap Rudy.


Arion hanya diam dan merenung apa yang di ucapkan oleh Rudy semua itu benar, Arion merasa Nita memang tidak seperti yang di pikirkan tapi entah mengapa di hati Arion saat menatap Nita sangat senang sekali.

__ADS_1


Arion tidak ingin hatinya mencintai Nita dirinya berusaha kerasa untuk menolak bahwa ia sudah mulai jatuh cinta pada Nita. Dengan sengaja Arion bersikap cuek dan berkata kasar jujur ucapan dan hatinya berkata lain.


"Ion bangun da sampai." ucap Rudy.


"Aduh pakai tidur lagi ni anak." ucap Rudy lagi.


Dengan perlahan Rudy membawa Arion ke atas kamarnya, sampainya di depan pintu kamarnya, dirinya bangun dan Nita yang membukakan pintu.


"Kak, kenapa tuan muda mabuk.?" ucap Nita pada Rudy.


"Suami kamu banyak minum, ini aku serahin dia sama kamu." Rudy yang menyerahkan Arion pada Nita di depan kamar mereka.


"Terkasih ya kak, sudah antar tuan muda." ucap Nita.


Setelah Rudy pergi Nita membuka sepatu Arion namun tiba tiba Arion terbangun dan menekan kedua wajah Nita denagn tangannya sehingga membentuk mulut Nita seperti ikan mas koki.


"Kamu pikir aku akan tertipu pada wajah mu dan sikap mu yang polos itu.?" ucap Arion.

__ADS_1


__ADS_2