CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Arion sedih...


__ADS_3

Selesai makan malam Arion menuju rumah sakit dengan mobil pribadi miliknya sendiri... Cindy tahu putranya lagi sedih karena Yulita gadis yang di cintai Arion sakit sampai saat ini Arion belom dapat kabar dari Agus kakak ya Yulita. Membuat dirinya tidak tenang akhirnya memutuskan berangkat kerumah sakit.


"Arion mau kemana.?" tanya David papa nya Arion.


"Yuli sakit pah." ucap Arion.


"Yuli kekasih kamu itu.?" ucap David.


"Iya, Arion juga belom tau jelas perkiraan dokter baru kanker pah." ucap Arion yang jujur.


"Semoga cepet sembuh ya." ucap nyonya Linda dan Jenni. serta tuan Doni kakeknya.


" Besok mama sama kak Jenni akan pergi menjenguknya." ucap Cindy.


Arion pamit untuk pergi kerumah sakit, di perjalanan Rion menelepon Rudy sahabatnya mengajak kerumah sakit untuk menemaninya menjenguk Yulita kekasihnya.


"Hallo Rud aku akan jemput kamu lima menit lagi." ucap Arion di balik ponselnya dan langsung menutup teleponnya tanpa Rudy sahabtanya itu menjawab.


"Kebiasaan si Arion." ucap Rudy... yang sudah menunggu Arion di depan teras.

__ADS_1


Benar saja limat menit Arion sudah sampai di depan rumah Rudy... Setelah pamit pada kedua orang tua Rudy Arion dan Rudy berangkat kerumah sakit untuk ketemu Yuli..


"Rion kamu mau ketemu sama Yulita sapa mau nagih utang si, cepet banget jalannya.?" ucap Rudy yang mengimbangi langkah Arion.


"Makanya jangan lambat cepetan jalannya." ucap Arion.


Sesampai di depan kamar Yulita , Agus kakaknya Yulita melarang Arion untuk masuk dan bertemu Yuli..


"Lebih baik kamu pulang, Yuli tidak mau ketemu dengan kamu." ucap Agus.


"Tapi kak kenapa, aku ingin lihat keadaan Yuli kak." ucap Arion.


"Aku mohon kak izinkan aku ketemu Yuli kak sebentar saja." ucap Arion.


"Tidak, lebih baik kamu pulang." ucap Agus.


Yuli menangis di dalam mendengar suara Arion dan kakaknya, Arion yang memaksa ingin masuk untuk bertemu dengannya tapi tidak dapat izin dari kakak ya atas permintaanya sendiri.


Sementara Arion sangat sedih sekali, Yuli tidak ingin bertemu dengannya iya duduk di kursi tunggu sementara kak Agus sudah masuk ke dalam kamar Yuli, Rudy yang menenangkan Arion agar lebih baik pulang tunggu Yuli mau bertemu dengannya.

__ADS_1


"Arion lebih baik kita pulang saja, besok kita kesini lagi mungkin Yuli lagi ingin sendiri dia tidak ingin ada yang mengganggu biarkan dia tenangkan dulu hatinya Arion." ucap Rudy.


"Tapi aku mencintainya aku akan menerima keadaannya." ucap Arion.


"Iya aku tahu tapi kita harus beri Yulita waktu juga Arion agar dia lebih tenang." ucap Rudy.


Arion tanpa sadar air matanya keluar dari kedua matanya yang indah itu membasahi wajahnya yang mulus...


"Apa Yuli mengira aku pria yang tidak mencintai dirinya bukan apa adanya...?" ucap Arion sambil mengarah ke dadanya.


"Mungkin Yulita lom terima kondisi dia biarkan dia tenang dulu Rion... Kasih dia waktu dulu." ucap Rudi.


"Baiklah kita pergi." ucap Arion lalu berdiri dan pergi meninggalkan rumah sakit di mana Yulita di rawat.


Sesampainya di rumah Arion langsung menuju kamarnya Cindy mama nya Arion yang melihat putranya pulang dnegan wajah sedih dan kesal pun akhirnya menyusul Arion kekamarnya.


tok...tok...


"Arion boleh mama masuk.?" ucap Cindy, Arion pun membukakan pintu untuk mama nya Cindy masuk kekamarnya itu saat ini.

__ADS_1


__ADS_2