
Sesampai di pakiran mobil Arion lebih dulu masuk dan di susul oleh Nita, di dalam mobil Nita duduk menghadap kaca jendela mobil di sampingnya. Mereka tanpa suara hanya sunyi di dalam mobil mewah itu.
Arion dan Nita telah sampai di apartemennya yang terlihat sederhana tidak mewah, ada 2 kamar yang satu kamar yang cukup besar dan satunya agak kecil, kamar mandi dapur yang terhubung dengan ruang tamu dan tv... serta teras kecil untuk menjemur baju.
Arion sengaja membeli apartement yang kecil ini untuk mereka tinggal...
"Kamu tidur di kamar ini." ucap Arion menunjuk kamar kecil untuk Nita.
"Baik tuan, terimakasih banyak." ucap Nita.
"Dan satu hal, yang harus kamu ingat jangan pernah masuk kamar aku dan ikot campur urusan aku jangan juga menyentuh barang milikku." ucap Arion.
"Iya tuan." ucap Nita.
Arion pergi keluar entah kemana... Hanya ada Nita sendiri di apartement ini, tiba bintil bell pintu Nita segera menemui siapa tamu yang datang ke apartemennya yang baru.
"Cari siapa Bu.?" ucap Nita pada tamu yang datang.
"Maaf apa ini tempat tinggal tuan muda Arion.?" ucap bibi yang umurnya tidak muda lagi mungkin sekitar 50an gtu.
__ADS_1
"Iya benar Bu." ucap Nita.
"Pasti anda istrinya ya.? kenalkan saya bi Ani Yanga akan membersihkan kamar tuan dan menyiapkan makan untuk tuan." ucap Bi Ani yang memang di tugaskan seperti itu pada Arion.
"Saya Nita bi." ucap Nita dia tidak berani mengaku istrinya Arion... Nita mengerti bahwa dia lah yang akan membersihkan ruangan ini.
"Mohon kerja samanya ya Bi." ucap Nita.
"Iya nona." ucap Bi Ani.
"Jangan panggil saya nona, panggil saja Nita ." ucap Nita tersenyum.
"Tapi anda kan," ucap Bi Nita yang langsung di potong Nita.
Astaga apa yang terjadi sama tuan muda padahal tuan ada apartementnya yang sangat besar kenapa malah beli apartement yang seperti ini.? dan nona itu kenapa tidak mau mengaku sebagai istrinya padahal aku kan sudah tahu dan datang di acara pernikahannya.
Nita memasak makan untuknya, sendiri tapi saat mencium bawa dirinya tidak tahan ingin muntah segera Nita pergi ke kamar mandi dan mengeluarkan makanan yang tadi ia keluarin makan siang di restoran bersama kak Jenni.
"Anda baik baik saja.?" ucap Bi Ani.
__ADS_1
"Saya baik baik saja Bi terimakasih ya Bi." ucap Nita.
"Anda sedang hamil ya?" ucap Bi Ani.
"Iya... Saya tidak tahan bau bawang Bi" ucap Nita.
"Saya buatkan teh hangat untuk anda." ucap Bi Ani.
"Terimakasih bi, biar Nita buat sendiri saja." ucap Nita.
"Sudah tidak apa apa, kamu duduk saja." ucap Bi Ani lalu menuju dapur.
"Sudah berapa bulan.?" ucap Bi Ani menyerahkan teh yang dia bawa.
"Baru sekitar 3minggu Bi." ucap Nita sambil mengambil teh yang di serahkan Bi ani.
"Wah tuan muda sepertinya belom tahu ya?" ucap Bi Ani.
Nita hanya menggeleng kepalanya... "Bibi bisa jangan sampai ke tuan muda.?" ucap Nita.
__ADS_1
"Kenapa, anda tenang saja tuan muda pasti akan senang nona, apalagi ini anaknya bukan maaf ya kalau saya lancang." ucap Bi Ani.
"Biar nanti saya yang akan bilang sendiri." ucap Nita pada Bu Ani.