CINTA DARI CINDY

CINTA DARI CINDY
Memberi kartu...


__ADS_3

Nita pamit masuk kamar karena merasa sangat letih dan sudah mengantuk.


"Mama, nenek dan semuanya saya pamit dulu." ucap Nita.


"Iya selamat istirahat ya kak." ucap Vina.


Nita hanya senyum dan pergi ke kamarnya... Vina dan Vini mendekat ke Arion dan yang lainnya... Setelah beberapa menit semua akhirnya pamit istirahat dan kemar mereka masing masing, tinggal Arion dan Vini berbicara.


"Kamu belom mau tidur.?" ucap Arion pada Vini.


"Kaka sendiri belom tidur?" ucap Vini balik.


"Kamu ya, kalau di tanya selalu saja." ucap Arion mengusap pala Vini.


"Kak, bukan Vini mau ikot campur dan sok dewasa... Kenapa sih kakak tidak terima kak Nita, kasian kak Nita kak." ucap Vini.


Arion tersenyum... " Kamu sudah dewasa ya." ucap Arion.


"Kak, cobalah Kaka sedikit saja perhatiin kak Nita dia tidak seperti yang Kakak pikirkan. Lagian kalau mang kak Nita matre wajar kaki kak dia wanita pasti mau cari cowok yang lumayan perbaikin hidup karena nasibnya siapa sih kak yang tidak mau." ucap Vini.

__ADS_1


"Sudah kamu tidur sana, sudah malam." ucap Arion.


"Kakak ya selalu saja sikap cuek, untung saja kak Nita mau sama kakak walau memang terpaksa." ucap Vini lalu pergi meninggalkan Arion.


Sementara Nita bersama Vina... dikamar mereka berbincang.


"Kak, untung saja kakak sabar menghadapin kak Arion kalau Vina pasti tidak akan tahan kak." ucap Vina.


"Emang kak Arion kenapa.?" ucap Nita tersenyum.


"Pleas deh kak, Vina tau apa yang terjadi sama kakak dan kak Arion. Vina doakan bila suatu saat kak Arion sadar dan tidak terlambat." ucap Vina.


"Wah Dede bangun, Tante berisik ya? kalau gtu aku permisi dulu ya kak." ucap Vina pamit pergi.


"Irwan haus kayaknya ya." ucap Nita menggendong Irwan untuk di berikan asihnya lagi.


Vina keluar kamar Nita di depan Vina berpapasan dengan Arion.


"Belom tidur kak, anak mu bangun." ucap Vina langsung pergi, sementara Arion langsung masuk karena pintu kan Vina yang buka.

__ADS_1


"Ada yang ketinggalan Vina.?" ucap Nita. Arion duduk di sofa yang ada di kamar Nita.


"A..ah tuan muda." ucap Nita terkejut lalu mengambil kain bedongan Irwan.


"Maaf tuan saya kira Vina, ada yang bisa saya bantu tuan?" ucap Nita yang panik Arion ada di kamarnya karena sudah 3ari Arion tidak menemuin dirinya paling di bawah saat kumpul atau makan dan sarapan.


"Apa ada yang bisa saya bantu, tuan muda.?" ucap Nita.


"Kamu tidak perlu pura pura, disini sudah tidak ada siapa siapa. apa mau kamu?" ucap Arion.


"Maksud anda tuan... Saya tidak mengerti.?" ucap Nita yang memang bingung.


"Aku bukan mereka yang bisa kamu tipu, mungkin mama nenek dan yang lain sudah terpengaruh oleh kamu." ucap Arion.


"Saya benar tidak melakukan apapun tua, dan maafkan saya tuan bila saya salah." ucap Nita.


"Berapa yang kamu mau.? ini kartu isinya ada 500 juta." ucap Arion menyerahkan sebuah kartu pada Nita. dan di taruhnya di atas meja... lalu dirinya keluar begitu saja tanpa ada rasa bersalah Arion..


oooek...ooek...ooek... Tiba tiba Irwan menangis dan Nita pun menagis, hanya diam saat Nita gendong tidak mau di taruh di atas tempat tidur.

__ADS_1


"Maafin mama sayang, buat kamu tidak nyaman." ucap Nita pada Irwan putra nya.


__ADS_2