
Tante Maria yang mendengar aduan dari Megan dengan segera merasa panas. Kenapa tidak ada yang memberitahukan kondisi Mike kepada dirinya, kenapa semua orang malah menutupi apa yang terjadi pada Mike. Seolah-olah menyembunyikan kesalahan Elaine.
"wanita itu tidak bisa dibiarkan."
Dengan hati yang panas, Tante Maria segera mendatangi kediaman Eireen.
"Tante, tungguin Megan," dengan penuh senyum licik. akhirnya dia bisa memanas-manasi tantenya.
Ketika Tante Maria dan Megan telah sampai di kediaman Eireen. Disana mereka melihat Eireen sedang menata bunga di vas yang tadi Eireen minta kepada para pembantu. Dia menata bunga yang tadi dia petik dengan sangat ahli.
Setelah selesai merangkai bunganya, terdengar sambutan para pelayan.
"Nona Maria."
Maria masuk bersama Megan dengan wajah penuh amarah. Eireen segera menyapa Tante Mike tersebut "Tante ada apa kemari?" ucap Eireen dengan nada ramah.
Maria segera menatap tajam pada dirinya, lalu meliht rangkaian bunga yang tadi dirangkai oleh Eireen. Dengan segera dia mengambil vas bunga tersebut, lalu melemparkannya ke lantai. Seketika itu juga, vas tersebut pecah berkeping-keping.
Eireen segera menghindar dari pecahan kaca tersebut, perlahan-lahan dia berjalan untuk menghindari pecahan kaca yang berantakan di lantai. Dengan wajah pucat ia menatap Tante Maria, seingat dia Elaine memang bermusuhan dengan banyak anggota keluarga Mike, tapi dengan Tante Maria dia tidak pernah mendengarnya.
Eireen sambil menjauh dari pecahan kaca kemudian bertanya" Tante ada apa? apa maksud dengan kemarahan Tante melempar vas bunga?"
Maria yang merasa emosi lalu berkata " tidak usah berpura-pura, Mike baru bertemu denganmu,jadi dia dengan mudah tertipu oleh wajahmu yang sok polos dan suci itu. Tapi tidak denganku, aku tidak akan mudah tertipu dengan aktingmu itu?"
"Elaine kamu sungguh sangat berani sekali, tidak cukupkah kamu menggoda para lelaki di luar sana, sekarang kamu mulai menggoda keponakanku. dan kamu berusaha untuk membahayakan nyawanya. kamu sungguh wanita murahan dan tidak tau diri." ucap Maria dengan penuh kemarahan.
__ADS_1
Eireen yang merasa tersudutkan lalu berkata " Tante kalau bicara harus ada bukti yang jelas, jangan hanya karena mendengar dari satu pihak, Tante lalu menyalahkan saya," sambil melihat ke arah Megan. karena Eireen tau,Tante Maria sangat marah, siapa lagi yang memanas-manasi kalau bukan wanita itu.
Tante Maria yang mendengar ucapan Eireen lalu berkata "bukti,.. Malam pada saat kejadian itu yang nyawa Mike dalam bahaya, apakah itu bukan bukti? Jika kamu tidak suka jadi menantu di keluarga ini, lebih baik kamu pergi dari sini."
"Tante menyuruhku untuk pergi meninggalkan keluarga Mike, sedangkan Mike tidak ada berkata-kata apapun padaku,. atas dasar apa aku harus meninggalkan Mike." kata Eireen membela diri karena kesal disudutkan.
"Atas dasar apa kamu bilang?! atas dasar aku adalah Tante dari Mike. orang yang lebih tua dari Mike dan dirimu. paham kamu?" ucap Maria dengan emosi yang tinggi.
Setelah terdiam beberapa saat, Eireen lalu berkata tanpa ekspresi "aku rasa, Tante tidak suka padaku kan?"
Selesai bicara ia lalu melirik Megan yang tersenyum penuh kemenangan. Eireen tau pasti ini adalah ulah Megan yang memanasi Tante Maria, hingga dia mengamuk.
"oke, aku akan memberimu pelajaran, dasar anak tidak pernah di didik." ucap Maria dengan tangan yang sudah di layangkan diudara segera ingin menampar Eireen.
Megan yang berdiri di sisi pintu tidak sabar ingin melihat pertunjukan Elaine di beri pelajaran oleh Tante Maria. Dia senang jika melihat Elaine menderita.
Dia tidak melihat kapan Mike pulang.
"ini lagi ribut-ribut apa?" tanya Mike dengan raut wajah marahnya.
Maria segera menarik tangannya "kebetulan kamu pulang, segera kamu ceraikan istrimu ini."
Maria lalu memalingkan wajahnya, tidak ingin menatap wajah Eireen sama sekali. Eireen yang menatap wajah Mike yang tanpa ekspresi kemudian menjadi sangat sedih.
Eireen terlihat sedih dan berpikiran mungkin Mike pulang untuk membantu tantenya.
__ADS_1
Mike lalu bertanya kepada tantenya "kenapa Tante bicara seperti itu?"
Mendengar Mike bicara seperti itu, segera Maria berkata "Mike kamu ini benar-benar tidak tahu atau pura-pura tidak tahu. wanita ini kita tidak tahu apakah dia masih suci atau sudah tidak suci lagi. selama satu tahun kamu di luar negeri dia sering kencan dengan banyak pria, dan juga yang terakhir dia mencoba membahayakan nyawamu.”
Mike yang terdiam mencoba mencerna semua kata-kata tantenya, semua orang mengatakan rumor yang sama tentang istrinya.
Megan yang melihat hal tersebut tidak sabar ingin lihat pertunjukan Elaine diusir sendiri oleh suaminya.
Semua mata tertuju pada Mike, semuanya menunggu jawaban dari Mike, tidak terkecuali Eireen.
"Tante tidak usah diributkan lagi, yang memintaku untuk menikah dengan Elaine adalah Kakek. jadi untuk memutuskan berpisah dengannya harus dengan persetujuan kakek juga. Kalau untuk kejadian 2 hari lalu, dia sama sekali tidak mengetahui tentang sakitku ini. Dia juga melakukannya dengan tidak sengaja. Semua juga sudah lewat, dan aku baik-baik saja. sudah Tante jangan lanjutkan lagi, ini hanya akan membuat Tante malu."
Mike kemudian menatap istrinya lalu berkata "kalau untuk masalah Eireen adalah perempuan kotor atau tidak, aku tegaskan., aku adalah pria pertama yang menyentuhnya dan aku pria pertama untuknya. Dia tidak kotor seperti yang kalian katakan tadi."
Eireen tidak menyangka Mike akan mengatakan hal seperti ini di depan orang banyak. wajahnya kemudian lalu menjadi merah merona.
Megan yang mendengar hal itu segera menahan amarahnya 'bagaimana mungkin Mike menyentuh wanita itu, kak Mike adalah milikku’
Hati Megan semakin panas ketika mendengar pengakuan Mike, dengan segera ia ingin mencakar tubuh Eireen. Tapi masih ditahannya karena dia tidak ingin imagenya wanita yang lembut berubah Dimata keluarga Mike.
Maria tidak menyangka kalau keponakannya akan begitu membela istrinya. Mike adalah tipe orang yang sangat menghormati orang tua. Tadi Mike berani memarahinya demi untuk membela Elaine.
"a..,aku.. pamit dulu.. lupakan saja.. aku tidak akan mengurusi mu lagi." ucap Maria dengan penuh kemarahan.
Megan yang melihat Maria pulang dengan segera menyusul nya "Tante tunggu aku." sesaat sebelum keluar rumah, Megan melihat wajah Eireen dengan penuh kemarahan dan kebencian..
__ADS_1
Happy reading all❤️❤️
maaf jika ada kemiripan cerita ❤️❤️❤️