Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 65


__ADS_3

Suasana dengan nafas unik yang dimiliki Mike membuatnya menjadi sangat meleleh.


"Masih siang dan cerah. Jangan mesum."


Eireen dengan kesal dan malu mendorong Mike. Melarikan diri dan mengeluarkan satu kalimat sebelum masuk kamar "aku akan memesan makan malam di hotel."


Mike melihat punggung belakang Eireen yang berlari panik dan kabur kemudian tertawa "hahahaha…."


"Kamu tertawa, apa yang lucu.."


Eireen yang semakin salah tingkah mendengar tertawaan dari Mike wajahnya makin merah dan memanas.


Dia menghentakkan kakinya, tidak lagi peduli dengan Mike dan berjalan ke lobby hotel.


Karena Eireen berkeputusan membuat kenangan yang manis, makan malam kali ini dia menyiapkan secara hati-hati agar berkesan.


Saat malam, Mike melihat arlojinya sudah lewat jam delapan. Dan makanan belum juga di siapkan. Lalu dia mengerutkan alisnya dan berkata "Elaine,makan malam yang kamu pesan tadi sore, jam berapa di hidangkan?"


"Kamu sudah lapar?" Eireen dengan sedikit gelisah menatap Mike.


Mike menggelengkan kepala "bukan karena ini, aku khawatir kamu akan sakit karena kelaparan."


Hati Eireen merasa hangat, ia menyipitkan matanya lalu tersenyum "tidak. Aku sore tadi ada makan sedikit."


Saat sedang mengatakannya, ponselnya di atas meja bergetar. Pesan masuk yang dikirim oleh petugas hotel yang mengatakan bahwa makan malam sudah disiapkan.


Eireen membentuk lekukan senyumnya, dia berkata kepada Mike "makan malam sudah siap, ayo berganti pakaian dan kita ke atap."


Mike menaikkan alisnya lalu berkata dengan heran ”kenapa harus ganti baju?"


"Suruh kamu ganti, ya ganti saja." Eireen tidak ingin menjelaskan lebih banyak, dia lalu mendorong Mike masuk ke kamar. "Kamu ganti baju, aku kesebelah. Ingat.. harus berpakaian yang keren."


Setelah selesai mengatakannya, ia mengambil kopornya dan pergi ke sebelah.


Mike menyipitkan matanya melihat ke arah Eireen menghilang. Seperti menebak sesuatu. Matanya mengkilap cahaya. Tersenyum ringan dan mulai ganti baju.


Beberapa menit kemudian, keduanya telah berganti baju dan keluar dari kamar.


Eireen memakai dress bewarna hijau memperlihatkan pundak mulusnya.


Wajahnya memperlihatkan dandanan yang bagus dan anggun. Rambutnya di gerai dengan sangat anggun.


Mike yang melihatnya, matanya terkejut dan samar.


Saat ini dia sudah mengganti bajunya yang kasual dengan memakai baju resmi yang mewah. Tubuh yang tinggi dan kurus, serta visual yang sempurna membuat Eireen terbengong.


"Bagus tidak?"


Mike tersenyum menggoda Eireen. Lalu dia menundukkan kepalanya.


Eireen yang mendongakkan kepalanya, terkejut melihat ketampanan Mike dari dekat secara tiba-tiba. Setelah sadar dia terkejut dan terdorong kebelakang.

__ADS_1


Wajahnya terlihat kesal dan malu.


Bisa-bisa nya di saat seperti ini dia mendengar suara tawa Mike yang rendah.


"Ketawa apa?" Eireen melihat ke arah Mike dalam-dalam.


Mike tahu kalau dia masih menggoda wanita kecil di sampingnya ini pasti akan meledak, Mike menurut dan berkata "baiklah,aku tidak tertawa. Bukannya bilang mau makan. Ayo kita pergi.”


Setelah dia selesai berkata dengan alami dia menggandeng tangan Eireen. Tidak lama kemudian mereka naik lift dan sampai ke atap.


Ini adakah restoran luar ruangan, suasananya mengeluarkan bau bunga yang ringan.


"Nona Elaine silahkan ikut denganku."


Pelayan restoran melihat kedatangan Eireen dan Mike lalu menyapa dengan sopan kemudian mengantar mereka.


Alis Mike dinaikkan sedikit melihat ke arah Eireen. Menggandeng tangannya tanpa mengikuti pelayan.


Sangat cepat, mereka tiba di meja makan yang di pesan oleh Eireen.


Pelayan melayani keduanya, dengan menyalakan lilin di atas meja.


Dan kemudian lampu di sekitar mati setengah.


Sebuah cahaya lilin di meja di dorong secara perlahan datang, diiringi oleh musik dengan melodi yang lembut.


Mata Mike mengkilap, dan menatap Eireen dengan tatapan yang dalam.


Eireen tahu Mike sedang menunggu apa, dia berkata dengan senyum yang sangat manis.


Saat sedang mengatakannya, pelayan juga sudah selesai menghidangkan makanannya. Dan menuangkan anggur untuk keduanya. "Silahkan."


Setelah selesai mengatakannya, ia mengundurkan diri dan memberi ruang kepada Eireen dan Mike.


"Hari ini aku sangat bahagia."


Eireen menaikkan gelas anggurnya yang sudah dia ganti isinya dengan air putih. Lalu mendentingkan gelasnya dengan gelas mike.


Mike tertawa ringan mengangkat gelas dan membalasnya " sama. Bahkan aku juga sangat terkejut."


Saat makan malam, entah kenapa Eireen memiliki sebuah keberanian. Bahkan dia berani mengajak Mike untuk berdansa "kamu bisa berdansa denganku tidak? Aku sangat suka berdansa denganmu."


Mike dapat melihat wajahnya sudah merona merah, tapi dia tidak menolaknya.


Dia mengeluarkan tangannya lalu menggenggam tangan Eireen. Membawa Eireen yang sedang merona dan berdansa dengan ringan.menari seperti kupu-kupu yang terbang. Ditambah dengan lampu redup, menambah kesan romantis. Terlihat sangat indah.


Kemudian, Mike membawa Eireen masuk ke dalam kamar di hotel.


Awalnya Mike berencana pergi untuk mengambil handuk, hasilnya dia belum beranjak,tetapi Eireen sudah memegang tangannya "kamu mau kemana?"


Kedua mata Eireen terlihat kabur dan samar, dengan ekspresi menyedihkan dia berkata "jangan tinggalkan aku ya, aku tidak ingin kamu pergi."

__ADS_1


Mike tidak tahan lalu tertawa dan berkata "tenang, aku tidak pergi. Hanya akan membawakanmu handuk."


Mike menenangkan Eireen,dia ingin melepaskan Eireen tapi dipeluk erat oleh Eireen.


"Jangan aku tidak ingin kamu pergi."


Eireen dengat erat memeluk Mike. Wajahnya yang merah melekat pada dada Mike.


Saat ini perasaan yang selama ini dia tahan akhirnya dia curahkan.


"Mike, apakah kamu mencintaiku?"


Eireen menjinjitkan kakinya dengan sorot matanya yang menggoda, asal mencium dagu Mike. Tangannya yang halus, meraba-raba tubuh Mike.


Mike menghembuskan nafasnya, matanya diam dan menatap Eireen. Dia telah membangunkan hewan buas dalam dirinya.


Sesaat kemudian,Eireen terkejut keduanya jatuh di atas tempat tidur.pria diatas, wanita dibawah.


Mike tiba-tiba menurunkan kepalanya untuk menangkap bibir manis Eireen.


Eireen dengan erat memegang leher Mike. Membuang rasa malunya dengan berani dia membalas ciuman itu.


Cinta yang dalam, Eireen dengan penuh cinta memanggil nama Mike dan juga mengakui perasaannya yang paling tulus ”mike, aku mencintaimu."


…..,


Keesokan harinya, Eireen bangun seluruh tubuhnya sakit seperti di hajar.


Suasana penuh dengan udara yang hidup. Diatas selimut wol yang putih, dilantai banyak baju berserakan. Menunjukkan betapa intens kejadian semalam.


Eireen kembali mengingat betapa beraninya dia tadi malam. Pipinya kembali merona.


Dia menaikkan kepala keatas sedikit, melihat Mike yang sedang tertidur pulas dengan bercampur tatapan penuh cinta.


Disaat ini juga, Mike yang sedang tertidur, lalu membuka matanya melihat Eireen yang sedang menatap dirinya, kemudian dia menarik Eireen kedalam pelukannya "sedang melihat apa?"


Dia dengan lembut mengusap kepala Eireen, dengan mata setengah terbuka dan tersenyum.


"Sedang melihat kamu." Aksi Eireen tertangkap basah oleh Mike. Walaupun begitu dia tidak mengelak.


"Sudah lihat semalaman, apa kamu belum cukup puas juga."


Mike merendahkan kepala dan dengan lembut melihat Eireen.


"Tidak cukup."


Eireen menempel kan dirinya di dada Mike. Ditempat Mike tidak bisa melihatnya. Air matanya mulai menetes perlahan.


Bagaimana dia bisa merasa cukup. Kalau bisa dia berharap bisa melihat Mike seumur hidupnya.


happy reading all ❤️❤️

__ADS_1


maaf ya author baru sempat up.. banyak kerjaan😔😔😔


__ADS_2