Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 22


__ADS_3

Eireen yang di panggil oleh kakek dengan segera menghampiri. Eireen mendekat dan melihat sebuah lukisan pohon tua. Lalu melihat secara mendetail dan berkata kepada kakek "Lukisan kakek ini sangat bertenaga, dahannya dengan banyak dan tumbuh ke atas sebagai simbol dari kemakmuran."


Setelah mendengar kata-kata Eireen, kakek melihat ke arah Eireen dan berkata " boleh juga Elaine. Sekarang banyak kemajuan ya. kakek bahkan tidak menduga bahwa kau bisa mengartikan sebuah arti yang tersirat dari lukisan ini."


Eireen barusan itu bicara terus terang. setelah bicara ia melihat kakek, takutnya kakek akan curiga kepada dirinya. Ternyata kakek tidak sejeli itu. Untuk mengalihkan pembicaraan tadi Eireen lalu berkata " Kakek, Eireen kemarin pas jalan-jalan membelikan kakek beberapa baju. Hari ini Eireen khusus datang untuk membawakan baju ini, kek,"


Kakek yang baru pertama kali menerima hadiah dari cucunya. Ia tidak kekurangan apapun. Semua yang ia pakai adalah barang berkelas, cucu-cucunya saja takut mendekatinya.


Mendengar bahwa Eireen membelikannya sebuah hadiah, Kakek merasa amat sangat gembira. Ia bersikeras dengan segera ingin mencoba dan memakainya. Pelayan yang sudah bertahun-tahun melayani kakek juga ikut merasa gembira.


Orang luar selalu bilang nona muda adalah wanita yang jahat, tapi menurut dia rasa hormatnya untuk orang tua paling tinggi. Eireen kan memang dasarnya belajar jurusan desain pakaian, jadi ketajaman matanya dalam melihat sebuah kualitas pakaian tidak perlu diragukan lagi.


Pakaian yang di pilih oleh Eireen lalu dipakai oleh kakek. Kakek yang mencoba pakaian dan celana yang di belikan oleh Eireen terlihat tampak lebih muda beberapa tahun.


Mulut Eireen memang sangat manis dalam bertutur kata, membuat kakek yang sering di puji merasa sangat gembira. Eireen mengatakan kakek sungguh sangat tampan beberapa kali. Begitu saja mereka menghabiskan waktu sore hari dengan senang.


Malam hari saat makan malam bersama, Mike yang baru makan beberapa suap, lalu bertanya kepada Eireen "bagaimana progress mengoreksi naskah desain pada hari ini?"


Mendengar Mike bertanya mengenai naskah desain, segera Eireen menghentikan makannya lalu Eireen menjawab "baru di koreksi sebagian. Nanti coba kamu cek ya."


Mike menganggukkan kepalanya, seharian ini dia terus kepikiran masalah ini. "baiklah nanti sehabis makan, kita akan cek bersama."

__ADS_1


Mendengar Eireen berkata sudah ada yang dikoreksi, Mike tidak sabar ingin segera melihatnya. Apakah hasil koreksinya bisa lebih bagus dari yang semalam.


Pertama kali melihat mungkin ada efek kaget, karena rumor yang mengatakan istrinya adalah wanita yang tidak bisa apa-apa. Melihat kali kedua bisa di lihat potensi dari Eireen.


Karena ada kerjaan yang mau mereka bicarakan, Mike dan Eireen segera pergi keruang kerja Mike. Sebenarnya ini bukan kali pertama Eireen masuk ke ruang kerja Mike. jadi Eireen baru kali ini melihat dengan jelas bagaimana luasnya ruang kerjanya.


Eireen segera duduk di depan Mike. Lalu memberikan naskah desain yang tadi dia baru koreksi sebagian kepada Mike.


Eireen dengan gugup sambil memandang wajah Mike. Dengan memiliki harapan tinggi, ia berharap koreksinya bisa mendapatkan hasil sempurna, karena memang Eireen sangat meminati kerjaan ini.


Mike melihat naskah desainnya dengan sangat serius. Tidak melewatkan sekecil apapun detailnya. Di mata Eireen, Mike ternyata lebih perfeksionis darinya. Mike dengan sangat cermat memperhatikan naskah desainnya. Baru ia menyadari sama dengan sebelumnya, ternyata naskah desain tersebut telah di koreksi dengan sangat baik.


Meskipun naskah awalnya ada yang kurang tepat, melalui modifikasi Eireen yang sangat unik tanpa di duga dapat berubah menjadi sempurna. Contoh naskah desain pertama kerah bajunya ia ubah jadi berdiri. efeknya bagai biji sesawi yang tumbuh berlipat-lipat ganda.


Bukan hanya naskah desain yang dikoreksi, tetapi juga harus menggunakan bahan apa di beri juga penjelasan olehnya.


Selain Mike mengapresiasi sepenuh hati, Mike terlihat kebingungan "kamu paham sekali ya dengan desain pakaian?"


Kemampuan yang dimiliki oleh Eireen sudah seperti desainer profesional yang sudah menggeluti bidang ini bertahun-tahun. "ya.. kemungkinan besar karena aku suka. aku pernah secara khusus menelitinya." Eireen tidak berani bicara terlalu lengkap. Ia juga tidak ingin di tanya-tanya oleh Mike terus. Kemudian berusaha mengganti topik pembicaraan "Siapa yang mendesain naskah desain ini? Kalau aku mengubahnya seperti ini, aku rasa sangat tidak pantas."


Apalagi mengubah hasil karya orang lain secara langsung itu adalah hal yang tidak sopan.

__ADS_1


"tidak masalah, naskah-naskah ini telah di beli oleh asistenku di luar sana, sudah menjadi hak milik." Mike bicara sambil merapikan Naskah desain tersebut lalu melanjutkan”dari awal memang sudah berencana untuk mengubahnya. Terutama kalau bergelut di bidang fashion harus mempunyai ciri khas tersendiri."


Bicara soal fashion, Eireen tak bisa menahan diri untuk tidak bicara soal. sudut pandangnya "aku sangat setuju dengan pola pikirmu. Kalau mau menonjol dari yang lainnya harus membuat kreasi sendiri. jika tidak pasti jadinya pasaran." Eireen juga dulu berencana membuat toko bajunya. tetapi semua tinggal rencana dan angan-angan. Dikarenakan dia harus membawa ibunya ke rumah sakit dan memerlukan banyak biaya. Mana ada dia uang sebanyak itu.


Mike meminta saran dari Eireen dengan pikiran terbuka. Eireen pun membantu tanpa ada yang dia tutup-tutupi.


”apa kamu ada ide lain?" tanya Eireen.


Mike menganggukkan kepalanya , ia sangat setuju dengan pemikiran Eireen "Desain itu memang harus unik. Tapi yang paling penting itu bahan bajunya. Bahan tersebut adalah dasar dari sebuah pakaian."


Melihat Mike yang setuju dengan sudut pandangnya, Eireen tanpa ragu-ragu lagi segera berucap "Omongan mu benar juga. Tunggu nanti aku akan suruh orang khusus memilih dan mencari bahan yang bagus.,"


Mike menatap mata Eireen dalam-dalam, dengan agak mengagumi "tentu saja kalau kamu merasa ada bahan kain apa yang perlu dibeli, kamu juga bisa minta disediakan."


"tidak masalah." Eireen menjawab dengan santai.


Merancang sebuah baju dari awal sampai jadi adalah impian Eireen dari dulu. Tanpa mereka sadari waktu sudah menunjukkan pukul tengah malam, Mereka berdua asyik membicarakan pekerjaan hingga lupa waktu.


Tengah malam mereka lalu masuk kekamar bersama-sama.


Tanpa mereka berdua sadari ada yang mengawasi mereka dari tadi. Pelayan tersebut lalu segera pergi mengendap endap dari kediaman Mike, menuju rumah besar untuk melapor pada Megan..

__ADS_1


"kenapa kamu bisa datang selarut ini? bagaimana jika ada yang melihatmu?" ucap Megan dengan kesal.


. Happy reading all ❤️😀


__ADS_2