Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 97


__ADS_3

Kediaman keluarga Lee.


"APa, kamu membiarkan dia pergi?" Rena marah dengan menggenggam ponselnya.


"Bos, di sekitarnya masih ada orang luar yang melindunginya, kekuatannya hampir sama dengan kita." bawahan yang di telepon sambil menjelaskan kejadiannya.


Rena tidak ingin mendengar penjelasannya, dengan marah dan berkata "Aku tidak peduli, kamu menggunakan cara apa, wanita itu harus hilang dari muka bumi ini."


Tidak heran Rena sangat khawatir, dia mengira tuannya tidak memaksa bertanya dengan ELaine tentang keberadaan wanita itu, hanya karena tidak tertarik kepada wanita itu, ternyata tidak sampai dua hari, dia melihat di ruang kerjanya melihat ada informasi mengenai wanita itu.


Dia bisa melihat, tuan hanya ingin menemukan kembali wanita itu sendir, tetapi bagaimana dia bisa setuju?


Pada saat yang sama, Jay juga memberi tahu  Eireen identitas para penguntit itu, "Jika aku tidak salah tebak, orang-orang itu harusnya bawahan dari Mike."


Eireen terkejut, "Apa, bawahan Mike, dia sudah menemukanku."


"Tidak, tidak, kamu merasa Mike sudah menemukanmu, memangnya mungkin tidak dia yang akan langsung menangkapmu sendiri." Jay menggelengkan kepalanya.


Eireen terdiam, berdasarkan temperamen Mike, jika dia menemukan Eireen, dia tidak mungkin tidak datang mencari EIreen.


Sementara waktu, dia sama sekali tidak bisa menebak pemikiran MIke, Eireen merasa gelisan dan cemas  berkata, "Apa yang ingin kamu katakan kepadaku?"


Jay melihat EIreen yang sudah mau meledak karena marah, tersenyum nakal. "Wanita bodoh, kenapa aku merasa temperamenmu semakin emosional, hati-hati anak yang ada di perutmu, jangan sampai terganggu."


Eireen tertegun, dia mengambil nafas dalam-dalam, menenangkan dirinya.


Ketika dia sudah tenang, dia baru menyadari ada sesuatu yang salah, "Bagaimana kamu tahu aku hamil? Kamu mengawasiku ya!"


Jay juga tidak menyangkal, "Hei, wanita bodoh, ada apa dengan nada bicaramu, jika aku tidak melindungimu, kamu tahu bahwa kamu dan ibumu tidak mungkin bisa hidup dengan damai di negara K, jika bukan karena kau, hari ini kamu sudah di bunuh diam-diam."


"............"


Eireen tidak bisa membantah, "Baiklah, aku tidak mau ribut denganmu, tapi sebeanrnya apa maksud perkataanmu sebelumnya?"


Jay menyipitkan matanya, "Bawahan Mike yang ingin melakukan perlawanan denganmu, dia seharusnya menjadi tangan kanan Mike, saat kamu masih berada di dalam keluarga Lee. Coba kamu pikirkan apakah kamu pernah menyinggung orang yang ada di sekitar Mike?"

__ADS_1


Orang pertama yang ada di pikiran Eireen adalah Rena.


Perempuan ini sendiri terlihat tidak ada kaitannya, apalagi masalah ELaine terbongkar sebelumnya, menurut cara perlindungan perempuan ini terhadap MIke, menghadapinya adalah hal biasa.


Jay melihat Eireen menunduk, matanya berkedip-kedip, "Sepertinya kamu sudah menebak siapa yang sudah melakukan sesuatu padamu, apa yang kamu rencanakan untuk nanti? Jika gagal sekali, aku bisa menebak dia masih ingin melakukannya lagi."


Eireen menunduk, jika itu benar adalah Rena, perempuan itu pasti tidak bisa dibiarkan, hanya bisa meminta bantuan orang lain dalam rencana ini.


Dia mengangkat kepalanya dan melihat Jay, "Jay, apakah kamu bisa membantuku?"


Jay mengangkat alisnya, "Apa keuntungannya jika aku membantumu, selain itu kamu belum memberi imbalan apa-apa dari bantuan yang pernah kuberikan padamu."


Eireen menggigit bibirnya, dia tidak tahu harus bagaimana meresponnya. Memang benar, Jay dengan Eireen tidak memiliki hubungan apa-apa, msekipun dia pernah menolong Jay, tetapi orang ini sudah membayarnya, kemudian dia terakhir kali meminta bantuan Jay, dia masih memiliki hutang budi kepada Jay.


Tetapi selain Jay, dia sama sekali tidak bisa memikirkan siapa lagi orang yang bisa membantunya melawan pengejaran Rena.


Lagi pula ketika dia tidak mengenal Mike, dia hanya orang biasa, orang di sekitarnya juga yang dia kenal hanya orang biasa.


"Meskipun sekarang aku tidak bisa memberimu apa-apa, tetapi jika kamu ada permintaan, hanya jika aku bisa melakukannya, aku pasti akan melakukannya." Kata Eireen berjanji.


Jay tidak berkata apa-apa, seperti sedang berpikir.


Jay terungkap oleh Eireen, dia diam membeku, kemudian dia berpura-pura marah dan malu-malu, "Ehem, ehem.... Tidakkah kamu seharusnya mengatakan sesuatu yang lebih baik kepadaku?"


Eireen menggosok-gosok hidungnya dengan malu, "saat ini selesai, berapa hal baik apa yang ingin kamu dengarkan, aku akan mengatakan padamu."


"hmmm, tidak masalah!" Jay menyampingkan kepalanya.


Eireen juga tidak perduli, kemudian tiba-tiba dia teringat masalah yang serius, "Jay, karena Rena sudah mengetahui informasi kita, dia ingin menyakitiku, apakah mamaku juga dalam bahaya?"


"Sekarang kamu baru memikirkan masalah itu?" Jay melihat Eireen sekilas.


EIreen merasa sangat jengkel dan tidak tenang, "Kamu jangan bicara omong kosong, tidak, aku harus pergi mencari mamaku."


Dengan tegas dia berdiri, bersiap untuk pergi memesan tiket pesawat.

__ADS_1


'hei, hei, wanita bodoh sepertimu bisakah kamu mendengar ucapanku sampai selesai, aku sudah meminta orang lain untuk menjaga Tante di sana, menunggu kamu untuk mengingatnya, sudah seperti nenek-nenek pikun."


Eireen menghela nafas lega, "Terima kasih."


Jay dengan dingin berkata, "Di antara perempuan yang aku kenal, hanya kamu yang memilki paling banyak masalah."


Eireen menaikkan bibirnya, "Kamu kira aku mau menerima semua masalah ini?"


Dia berkata, tiba-tiba dia menemukan masalah, dengan penasaran dia melihat ke arah Jay.


"Apa yang kamu lihat?" Jay tidak nyaman dengan tatapan aneh Eireen.


Eireen mengatakan dengan jujur, "Aku hanya ingin tahu, mengapa kamu tertarik membantuku? meskipun terlihat akulah yang selalu meminta bantuanmu, tetapi kamu mengetahui segalanya lebih dahulu, dan kemudian datang mencari aku."


Jay tiba-tiba membeku, mata Jay berbinar saat melihat Eireen, sambil batuk ringan dia berkata, "Mana ada aku tertarik, aku hanya melihat demi kebaikanmu utnuk menyelamatkanmu, kamu anggap saja masalah ini aku yang mengurusnya."


Eireen mengedipkan matanya, mengejeknya, "Tetapi penyelamat hidup kamu bukannya membayarnya dengan uang?"


Wajah Jay sedikit malu, berpura-pura kesal menatap EIreen, "Kamu anggap saja aku sedang ada waktu senggang, terlebih lagi pengalaman tidak jelas seperti di drama tv yang terjadi padamu. Jarang sekali melihat keadaan seperti ini dalam kenyataan, apakah kamu tidak percaya menurutku itu menarik? JIka kamu tidak ingin aku ikut terlibat, mulai hari ini aku tidak akan ikut terlibat, orang yang ku kirim pergi menjaga tante dan dirimu akan kutarik kembali."


"Jangan, aku hanya bercanda."


Eireen tahu bahwa dia terlalu banyak mengejek Jay, dia segera menenangkannya.


Pada saat yang sama hatinya juga merasa lega, melihat Jay tidak seperti yang di bayangkannya, punya pemikiran berhati-hati kepadanya.


Setelah tersenyum sesaat, Eireen kembali beristirahat ke kamarnya dengan perasaan sangat lelah.


Jay memperhatikan dia masuk kekamar. Di matanya ada masalah rumit yang sulit di tebak.


Sebenarnya dia sendiri juga tidak tahu mengapa dia sangat ingin membantu Eireen. Jikan dai menyukai gadis itu, itu tidak cukup.


Mungkin karena gadis ini di saat dia benar-benar lemah, memberinya banyak kehangatan, yang membuatnya sangat spesial dan istimewa. Jay menyipitkan matanya sambil berpikir, pikirannya perlahan-lahan melayang.


happy reading all ❤️❤️❤️

__ADS_1


ini yang penasaran visual Jay.



__ADS_2