
Setelah sampai di dapur, Eireen mulai membuka lemari dapur, ternyata tidak ada satupun makanan instant yang tersedia.
Untungnya masih tersedia sedikit mie.Eireen terpaksa merebus mie dengan kuah bening.
"apa ini?" baru saja dia menaruh mangkoknya di meja makan dan melihat ada berkas-berkas yang menumpuk.
Eireen tanpa sadar mengangkat kertas-kertas itu dan melihat beberapa halaman,ia tidak menyangka ternyata isinya adalah naskah desain.
Saat Eireen kuliah dia mengambil jurusan utama desain pakaian. Bisa dibilang ia sudah sangat ahli dalam bidang ini.
Bagi Eireen setumpuk naskah desain ini sangat menarik untuk dirinya. Sambil makan ia terus melihat-lihat, menyadari kalau gambar desainnya lumayan bagus juga. Desain pakaiannya berkonsep baru.Hanya saja masih perlu banyak bagian yang di koreksi.
"apa semua ini sudah tidak di butuhkan lagi?" Eireen sambil menyantap makanannya sambil. berpikir. Pastilah, kertas sepenting ini tidak mungkin di taruh di sembarang tempat.
Kecuali jika Sudak tidak di gunakan.
Setelah selesai makan, ia mengesampingkan mangkoknya sambil terus memperhatikan naskah desain tersebut. Tangannya sudah sangat gatal untuk menggambarnya.
"Ah.. sudahlah. Lagipula juga sekarang lagi senggang, baiklah aku akan menyelamatkan kalian.." ucap Eireen dengan sangat gembira.
Ada hal yang sangat pas untuk mengisi kekosongan waktu, yang sangat membosankan. Ia sangat tidak sabaran membawa naskah desain itu ke kamarnya. Papan dan alat gambarnya yang kemarin juga masih ada di dalam kamarnya. Eireen menata mereka satu persatu dengan rapih. kemudian meletakkan naskah desain tersebut di tengah-tengah.
Eireen menyalakan kembali lampu balkon. Mengamati gambar tersebut secara seksama. Ia merasa seperti kembali ke masa-masa sekolah.
__ADS_1
Jarang sekali ia bisa menemukan hal yang ia sukai sejak datang ke rumah ini. Ia sepenuhnya larut dalam mengerjakan naskah tersebut.Tanpa henti ia membuat sketsa dengan pensilnya. sampai detil dia merevisi jika ada yang salah. Akhirnya selesai juga hasil desain yang menurut Eireen sempurna.
Saat Mike tengah malam setelah selesai dengan pekerjaannya kembali ke kamar dari ruang belajar. Ia melihat adegan serius tersebut. Padahal ada orang masuk ke kamar, Eireen saking seriusnya jadi tidak menyadari kalau Mike sedang memperhatikannya. Tangannya masih sibuk mencoret-coret.
Mike yang sedari tadi memperhatikan mulai merasa penasaran. Ia langsung berjalan ke sisi Eireen. Mike yang tiba-tiba muncul membuat dia yang sedang serius menjadi sangat terkejut. Terutama Eireen masih ingat kejadian tadi malam, ketika Mike melahapnya hidup-hidup.
Pikirannya jadi takut dan pensil yang sedang di pegang nya jatuh ke lantai. "ti.. tidak ada apa-apa.” sambil bicara Eireen lalu memungut pensil yang jatuh tersebut. Ia juga dengan sangat hati-hati melirik bagaimana raut wajah Mike.
Mike mengamati sejenak dan mendapati bahwa naskah yang menumpuk di meja Eireen adalah berkas yang tadi dia periksa di lantai bawah akan tetapi dia lupa bawa naik. Mike lalu memandang Eireen.
Mike sejak dulu sangat teliti dan cermat untuk masalah pekerjaan. Ia mengulurkan tangan dan mengambil berkas-berkas yang telah di rombak oleh Eireen. dengan amarah meledak Mike lalu berteriak pada Eireen "apa yang telah kau lakukan." nada suaranya sangat tinggi. Eireen terkejut karena di bentak oleh Mike.
Pandangan Eireen tertuju pada Mike lalu turun pada naskah desain yang di pegang oleh Mike. Eireen menjelaskan dengan gugup "a..aku tadi melihat itu ketika sedang makan di bawah. Aku kira sudah tidak di gunakan lagi, jadi aku membawanya ke atas." Suara Eireen semakin lama semakin kecil.
Tidak sampai separah itu kan cuma beberapa lembar saja yang sudah di gambar oleh Eireen. Ia hanya bisa memandang Mike dengan hati-hati. Mike menyadari ada 3lembar gambar yang sudah di ubah oleh Eireen. Ia mengeluarkan ketiga lembar tersebut dan memeriksa secara detail. Ekspresinya mulai menjadi lebih kalem.
Hampir semua bagian yang sudah di ubah oleh Eireen. Sempurna.. Seperti di perbaiki oleh seorang profesional desain. Mike melihat gambar tersebut berulang kali baru bisa yakin kalau ia tidak salah lihat.
Ia terus diam dan memperhatikan secara detail. Sorot matanya pada Eireen juga seperti menyelidiki. Dia merasa ada kejanggalan.
Dalam hati Eireen gawat, tidak mungkin kan ia kena masalah lagi karena mengurusi masalah yang bukan miliknya. Matilah. kalau tau dari awal aku harusnya menahan diri dan tanganku yang bodoh ini untuk mencoret desain.
Ya sudahlah mau bagaimanapun ujung-ujungnya pasti bakal mati juga. Lebih baik aku mengaku lebih awal. "maafkan aku. a.aku tidak tahu kalau naskah desain ini masih di pakai. Aku bersumpah kalau aku tahu, aku tidak akan menyentuhnya sama sekali."
__ADS_1
Eireen meminta maaf dengan wajah sangat serius. Ia berharap masalah ini bisa segera berlalu. Setelah terdiam cukup lama, Mike baru melihat dan mengira-ngira kemudian bertanya ” bukankah kau dulu belajar manajemen keuangan. Bagaimana bisa kamu memahami masalah desain seperti ini?”
Gambar-gambar ini kalau dilihat oleh orang biasa pasti tidak akan mengerti untuk menyempurnakannya. Ini membutuhkan pemahaman yang dalam, untuk membuat perubahan seperti ini.
Mike memandang Eireen dengan seksama, ia tahu Eireen menyembunyikan sesuatu dari dirinya. Tapi tidak mungkin bahkan sampai jurusan dan keterampilannya pun ikut berubah juga.
Melihat Mike yang penuh dengan kecurigaan pada dirinya, dengan segera Eireen memutar otaknya. Dalam hati berkata gawat. dengan cepat ia berkata " kenapa? apa aku tidak boleh memiliki hobi di waktu luang?"
Melihat Mike dengan setengah percaya setengah tidak, Eireen berpura-pura tenang dan menambahkan " sejak dulu aku suka menggambar dan hal-hal seperti ini,hanya saja papa tidak suka. Jadi aku diam-diam mempelajarinya. Hanya saja tidak ada yang tahu."
Selesai bicara, jantungnya berdetak lebih cepat, sepasang matanya melihat ke arah Mike dengan penuh khawatir.
"yang kamu ubah lumayan bagus. pernahkah kamu berpikir untuk bekerja di perusahaan?" tanya Mike.
Meskipun Mike agak curiga tapi ia menganggukkan kepalanya kepada Eireen. "Perusahaan saat ini sedang mendirikan merk kelas atas. Dan sedang merekrut banyak desainer dari luar negeri.. kalau kamu benar-benar suka, ini kesempatan langka dan sangat bagus untuk kamu bisa pakai latihan dan mengasah kemampuan mu.. menjadi desainer Perusahan keluarga Mike?"
Eireen terdiam mendengar hal itu. Jantungnya serasa deg-degan. perusahaan keluarga Mike adalah perusahaan kelas atas di dalam negeri. Kalau sudah masuk ke perusahaan keluarga Mike. maka mau pergi ke perusahaan manapun pasti tidak masalah.
Eireen menelan ludahnya mendengar tawaran dari Mike.
Dalam sekejap di pikiraany terdengar kata-kata Tommy. "saat kamu di rumah Mike, apapun yang kamu lakukan dan kerjakan, Harus kamu laporkan padaku! mengerti!"
Happy reading all
__ADS_1