
Dengan curiga, Eireen mendorong pintu kamar rumah sakit. Lalu terlihat Jay yang sedang berbincang dengan mamanya. Dia kemudian terdiam di depan pintu.
"Eireen sudah tiba, temanmu sengaja datang dari jauh untuk menjengukmu."
Ibu Eireen terlihat sangat senang, Eireen datang dan dia melambaikan tangan agar Eireen mendekat kepadanya.
Eireen tersadar kembali, dia melihat Jay dengan tatapan setajam pisau, lalu dia menyunggingkan senyumnya ke arah mamanya.
"Kenapa kamu bisa berada di sini?"
"Kamu tidak memperbolehkan aku mengikutimu, jadi aku kemari untuk menjenguk Tante. Sepertinya Tante menyukaiku."
Jay tersenyum dengan sangat puas. Ekspresinya yang seperti minta di pukul membuat Eireen ingin sekali memukul dirinya.
Sesaat pandangan mereka bertemu, seperti ada percikan api beterbangan ke seluruh ruangan.
Ibu Eireen sama sekali tidak merasakan perasaan bersitegang di antara mereka, kemudian dia berkata "Eireen, tadi Jay bilang dia baru pertama kali ke negara K ini, jadi minta tolong ya kamu temani dia jalan-jalan selama dia di negara ini. Kasihan dia tidak memiliki orang yang dia kenal."
"Ma…"
Secara reflek Eireen ingin menolak, tetapi Jay lebih dulu berbicara "terima kasih tante, kebetulan sekali saya juga tidak punya orang yang saya kenal di negara ini. Jadi saya bisa meminta Eireen untuk menemani membeli oleh-oleh buat keluarga."
Eireen melihat pria ini pandai sekali berbohong. Wajahnya jadi memerah karena kesal. Tapi dia juga tidak bisa menolak permintaan mamanya.
.,..,..
Sudah enam Minggu sejak kepergian Eireen. Dia semakin merindukan Mike. Keluarga Mike sedang dalam krisis di karenakan Elaine mengadu kepada kakek perihal obat kb yang di berikan nyonya Martha kepada Eireen.
Elaine meminta kompensasi kepada kakek agar dapat masuk ke dalam perusahaan di bagian keuangan. Akan tetapi Mike berkata bukannya kamu sudah bagian desain, akan tetapi Elaine mendesak kakek kalau dia adalah lulusan jurusan ekonomi terbaik. Jadi kakek memanggil Mike dan meminta Mike memasukkan nya sebagai asisten divisi keuangan. Elaine sangat marah. Ketika ada waktu lowong, dia kemudian merubah laporan keuangan Mike selama lima tahun terakhir. Membuat perusahaan keluarga Mike di ambang kehancuran.
Elaine, Tommy serta Bruno mempunyai siasat untuk menghancurkan Mike. Bruno sakit hati dengan Mike, karena beberapa kali kerjasama dia di tolak, dan Mike mengetahui pekerjaan gelap dari Bruno. Tommy sakit hati karena kerja sama dia di hentikan oleh Mike, karena dia menggunakan bahan yang tidak bagus untuk perusahan pakaian yang selama ini di awasi oleh eireen. Mereka memanggil petugas keuangan agar mengobrak Abrik Perusahaan Mike. Harga saham perusahan Lee merosot tajam.
pagi ini, ibukota di hebohkan dengan berita yang begitu mengejutkan.
#Bukti sudah kuat, perusahan Lee Group harus membayar 500 miliar. Divisi yang bersangkutan mengumumkan pemberhentian sementara.#
#Keluarga konglomerat jatuh miskin mulai saat ini.#
Komentar-komentar kejam bertaburan di internet. Karena kondisi Lee Group yang kacau, para pemegang saham segera mengadakan rapat dadakan.
Didalam ruang rapat suasana sangat tegang.
"Presdir, sebenarnya apa yang terjadi?"
__ADS_1
"Kenapa bisa ada beban pajak sebesar lima ratus miliar? Bukankah pembukuannya selama ini tidak ada masalah?"
"Yang paling penting sekarang dimana uang lima ratus miliar itu?"
Mike duduk dengan ekspresi datar, kemudian ia melihat dan mengingat ekspresi masing-masing para dewan direksi. "Apakah lima ratus miliar sangat banyak?"
"Lima ratus miliar jumlah yang tidak sedikit, namun ini berhubungan dengan hukum. Surat peringatan dari atas sudah di terbitkan. Apakah kamu tahu ini membuat kerugian berapa banyak untuk perusahan ini?"
"Lumayan, terutama sekarang ada banyak proyek yang menghentikan kegiatan di beberapa operasional. Investasi juga pada menghilang, dan sekarang kita masih di tagih biaya beban pajak sebesar lima ratus miliar. Kita sama sekali tidak sanggup mengeluarkan uang sebesar itu saat ini."
"Dan uang ini di korupsi oleh pemilik grup Lee sendiri. Kami tidak punya kewajiban untuk mengeluarkan uang pribadi kami. Aku rasa semua di ruangan ini setuju dengan pendapatku. Rapat kali ini memiliki maksud sendiri." Kata seorang pemegang saham paruh baya, dia berkata sambil menatap sekeliling.
Para pemegang saham lainnya terlihat ragu. Namun tidak ada yang berani membantah ucapannya.
Mike menyipit matanya, ia menatap dingin pemegang saham yang berbicara tadi. Lalu berkata "maksudnya? Aku rasa kalian di sini rapat bukan untuk menarik dana yang kalian tanam di perusahaan ini, tetapi kalian ini menurunkan aku dari kedudukan Presdir di sini, benar kan?"
Tidak ada yang bersuara, semuanya hening seolah membenarkan perkataan Mike.
"Kelihatannya apa yang kukatakan tepat sasaran."
Mike tertawa dingin sejenak, kemudian berkata lagi "Perusahaan Lee, merupakan perusahaan milik keluarga Lee. Dan hanya akan jatuh di tangan keluarga Lee. Jika kalian ingin mendapatkan kedudukan ku, aku minta maaf. Aku membuat kalian kecewa kali ini."
Para pemegang saham paruh baya itu kembali meradang kemudian berkata "jadi maksud Presdir, anda tidak akan melepaskan kedudukan ini. Apakah anda tidak takut, kami semua akan menarik saham kami dari perusahaan ini. Jika kami menarik semua, maka perusahaan anda pasti tidak akan tertolong lagi."
"Dasar naif dan bodoh."
Pemegang saham paruh baya itu mengumpat kepada Mike.
"Karena Presdir tidak ingin melepaskan kekuasaan anda, maka keluarga Wibowo akan menarik semua investasi uang kami dari perusahaan ini. Saham keluarga Wibowo dua puluh persen. Yaitu sebesar tujuh miliar, atau kami akan melelang saham ini di luar.”
Begitu ucapan ini terlontar, para pemegang saham lain mulai ricuh,
"Andre Wibowo, kamu sama saja sekarang sedang menjatuhkan mereka."
Para pemegang saham yang tidak mau melepas Perusahaan Lee mulai menyalahkan andre.
Namun reaksi Mike tidak terlalu panik.dia lalu meminta Hans menuliskan permintaan Andre " dua puluh persen saham atau sebesar tujuh miliar, Hans berikan ceknya pada tuan Andre. Ambil dari rekening pribadi ku."
"Presdir…."
Para pemegang saham lainnya menatap Mike dengan heran.
Mike tidak mempedulikan pemegang saham, lalu berkata lagi "apakah ada orang lagi yang mau pergi seperti pak Andre Wibowo? Biar bisa sekalian aku hitung."
__ADS_1
Beberapa pemegang saham saling berpandangan dan mengangkat tangan mereka.
Tidak sampai setengah jam, pemegang saham di Lee Group berkurang beberapa orang, dan Mike menjadi pemegang saham terbesar di Lee Group.
Hans berdiri di belakang Mike, dia tidak tahu bagaimana menggambarkan perasaannya sekarang.
Jika saja para pemegang saham tau apa yang rencana yang dibuat oleh mike. Maka mereka pasti akan menyesal.
Satu jam kemudian rapat berakhir. Berita mengenai pemegang saham tersebar luas.
Dalam waktu setengah hari, case yang susah payah didapatkan oleh Group Lee berpindah tangan dengan cepat. Dan tim penyidik juga telah tiba.
"Presdir, mohon kerjasama anda, ikut kami sekarang juga."
Petugas penyelidik mengelola surat perintah dari atasan mereka.
"Baiklah."
Mike tidak menolak, setelah mengangguk ia menatap Hans yang melihatnya dengan khawatir dan berkata "selama tidak ada aku, lakukan seperti yang aku rencanakan."
"Presdir." Ekspresi Hans sedikit berubah. Walaupun ia tahu rencana ini sebenarnya untuk menjebak penghianat dan kecurigaan nya kepada Elaine. Namun ia tetap merasa khawatir.
Mike tahu apa yang dia khawatirkan lalu berkata "tenang saja, aku tidak akan kenapa-kenapa. Aku akan dilepaskan dengan cepat."
Melihat Mike dibawa oleh tim penyidik para pekerja lain berkata "benar-benar dibawa oleh penyidik. Bagaimana dengan kita?"
"Apakah Perusahaan akan segera bangkrut?"
"Pak Kepala, coba anda bertanya pada sekertaris Hans. Apa yang sebenarnya terjadi.”
Para karyawan merasa khawatir satu persatu dari mereka bertanya.
"Sekertaris Hans, apa yang terjadi? Benarkah Perusahaan kita akan mengalami kerugian Lima ratus miliar?'
"Bagaimana dengan nasib kami semua?"
"Benarkah Presdir meninggalkan kita semua?"
Hans melihat mereka yang panik lalu mencoba menenangkan. "Perusahaan kita baik-baik saja. Presdir hanya mengikuti sikap kooperatif dalam penyelidikan. Kalian kerjakan pekerjaan kalian saja dengan baik. Semuanya tidak akan ada masalah."
Di negara K, berita mengenai kejatuhan Mike tersebar luas. Eireen yang melihat berita tentang kejatuhan Mike merasa gelisah. Karena dia tau siapa dalang di balik semua ini. Tapi dia tidak berani untuk pulang karena takut akan ancaman Tommy dan Elaine.
Happy reading all ❤️❤️❤️
__ADS_1