
Beberapa menit kemudian satu demi satu para pria datang dan memberikan jawaban mereka. Penyelesaian pertanyaan resmi dimulai.
Awalnya mata pelukis yang tertutup, mulai terbuka. Matanya terlihat bersih dan penuh kebijaksanaan.
Dia melihat ke arah para pengunjung dengan perlahan-lahan berdiri dan memakai kacamatanya."sudah para anak muda, giliran kalian mengatakan jawaban kalian."
Setelah dia mengatakannya, semua pengunjung terdiam. Semua orang tidak bisa menahan nafasnya. Melihat siapa yang dapat tempat di gambar terakhir.
Para pria melihat satu sama lain dan yang pertama mengucapkan jawabannya "master, apakah ketiga pertanyaan adalah pembuktian pertanyaan fungsi. Jawabanku adalah … Dan juga mempertahankan kesamaan dari :....."
"Salah.. berikutnya."
Pria itu sangat sulit menerima kalau dia salah, tapi master pelukis tidak mengindahkan dirinya lalu menunjuk pria konsisten lainnya untuk menjawab pertanyaannya.
Sayangnya jawaban mereka tetap salah.
Dalam beberapa saat, semua orang terlihat gelisah. Dan juga makin pasrah dalam menghitung soal tersebut.
"Salah."
"Tidak benar."
"Berikutnya."
Dalam tempat yang ramai itu, tidak terdengar suara sama sekali kecuali suara master pelukis yang memutuskan benar atau salah.
Eireen melihat begitu banyak orang, akan tetapi tidak ada yang bisa menjawab dengan benar sama sekali. Tidak bisa tidak khawatir dan menyuruh Mike melihatnya.
"Percaya lah kepadaku."
Mike dapat merasakan kekhawatiran dari tatapan Eireen kepadanya. Dia dengan kuat memegang tangan Eireen agar dia. Tidak merasa kuatir. Sebuah cahaya yang terang dan jelas melewati bola matanya. Dengan penuh percaya diri di berdiri.
Akhirnya dalam waktu setengah jam, giliran Mike yang ditunjuk untuk menyelesaikan pertanyaan itu.
"Kalau aku tidak salah tebak, jawaban dari akhir ketiga rumus ini kamu adalah f(x')dx dan aku adalah f(x), aku hanyalah pilihanmu saja, tapi kamu adalah jawabanku satu-satunya."
Seperti suara rendah Cello membawa kelembutan. Membuat perkataan intimasi ini menjadi lebih menarik.
Tidak sedikit para pengunjung wanita terpesona dan melihat Mike dengan tatapan kosong. Melihat Eireen dengan tatapan cemburu dan iri.
"Apa, jawabannya ternyata ini? Ternyata tidak di sangka."
"Tidak bisa lagi, jiwa idolaku muncul dan akan meledak."
"Aku juga, terlalu ingin dirinya."
"Kali ini aku menerima kekalahan ku."
Para tamu wanita banyak memberikan komentar, Eireen melihat Mike dengan lama dan tidak bisa mengalihkan pandangannya kepada Mike.
Dia merasa sama dengan para wanita di sini, mendengar jawaban Mike membuat nya langsung mengidolakan dirinya.
__ADS_1
"Apa jawabannya benar?"
Pada akhirnya, Eireen tidak bisa menahan tatapan dalam Mike, mukanya memerah dan memalingkan kepala. Melihat kearah pelukis.
"Jawaban benar. Selamat kamu mendapatkan tempat untuk gambar ini."
Pelukis melihat Mike sesaat, wajahnya memperlihatkan senyum tipis "nona ini, kamu ingin pergi di gambar mana?"
Eireen melihat ke arah Mike "kita ke background yang mana?"
"Kamu ingin kemana, yah kemana. Ini adalah hadiahku untuk dirimu."
Mike dengan manja memeluk Eireen. Dia memberikan Eireen memilih sebuah keputusan.
Hati Eireen seperti minum madu yang sangat manis.
Eireen melihat ke sekitar, dan pandangannya mengarah ke lautan bunga yang tidak jauh. "Master, aku ingin ke sana. Apa ada sesuatu yang harus disiapkan tidak?"
Pelukis melihat ke arah tangan Eireen menunjuk. Itu tempat yang baik. Belakangnya seperti cerita dongeng, dan berhiaskan bunga sakura yang bermekaran. Tidak peduli pemandangannya seperti apa hasilnya akan bagus.
"Alat gambarnya selalu aku bawa, tinggal lihat kalian berdua mau berganti pakaian atau tidak?"
Eireen melihat Mike.
Meskipun Mike tidak memakai baju formal, tapi tubuhnya yang memakai pakaian kasual juga terlihat elegan, untuk Eireen sendiri karena dia akan berkencan jadi dia
Memang sedikit berdandan.
"Boleh, jika kamu mau. Kan sudah ku bilang ini adalah hadiahmu."kata Mike.
Eireen lalu memandang master pelukis dan berkata "kami ingin di lukis menggunakan pakaian tradisional. Apa boleh?"
Master mendengar hal itu dan berkata "silahkan kalian berdua ganti pakaian dulu. Nanti jika sudah selesai akan aku lukis," kata pelukis itu dengan sangat ramah.
Lima belas menit kemudian Eireen dan Mike sudah berganti pakaian, lalu mereka menuju background yang tadi di pilih oleh Eireen.
"Anak muda, peluk pinggang pacarmu, pelan-pelan membawanya dalam pelukanmu. Ya.. benar. Begitu,"
Master mengarahkan gaya kepada eireen dan Mike.
Dua jam kemudian, master telah selesai melukis, dengan puas mengagumi karya lukisnya sendiri "sudah selesai gambar, kalian kemari dan lihatlah.”
Dia berkata kepada Eireen dan mike yang tidak jauh.
Eireen mengeluarkan ekspresi terkejut, lalu menarik Mike dan dengan sangat bersemangat dia berlari kecil.
Saat dia berdiri dengan tegak, dia melihat sebuah gambar yang terlihat sangat nyata.
Didalam gambar, dia dan Mike saling berpelukan berdiri di atas lautan bunga dengan tatapan dalam.
__ADS_1
Dibelakang mereka terdapat pemandangan seperti dalam cerita negeri dongeng. Seperti pangeran dan putri. Sangat imajinatif dan cantik.
Karena mereka berdua masih menggunakan pakaian tradisional tidak lupa mereka mengabadikan gambar mereka. Mike tersenyum dengan ceria dan bahagia. Begitu juga dengan eireen, sejenak dia melupakan masalahnya.
Mike pun tidak lupa mengambil gambar Eireen yang terlihat sangat cantik di matanya. dengan menggunakan pakaian tradisional kecantikan Eireen sangat terlihat. membuat Mike begitu terpesona
setelah pulang, Eireen terus menatap gambar yang di lukis oleh master tadi.
"apakah kamu begitu menyukainya?"
Mike tersenyum duduk di sebelah Eireen.
Eireen dengan kuat menganggukkan kepalanya "pasti. karena ini adalah gambar kita bersama satu-satunya."
Mike tertegun, hatinya sangat tergerak.
"karena kamu sangat menyukainya, lain kali aku bisa menemanimu lagi untuk di lukis lagi "
matanya membentuk senyuman memandang ke arah Eireen.
"benarkah?"
Eireen dengan sangat senang mendengarnya
Mike lalu mengangguk kan kepalanya "pasti, akan tetapi..."
"tetapi apa?" tanya Eireen.
"aku menemani dirimu melakukan hal yang sangat kamu sukai. bagaimana caramu untuk membalas dan berterima kasih padaku?"
Mike menatap Eireen dan memandang dengan penuh arti.
Eireen mendengar perkataannya seperti ada maksud lain. pipi Eireen mulai merona. "aku.. aku akan traktir kamu makan nasi."
"makan nasi?"
Mike menyipitkan matanya dan berjalan mendekat ke arah Eireen lalu berbisik di telinga Eireen "daripada makan nasi, aku lebih tertarik jika memakanmu."
hati Eireen berdetak dengan kencang, wajahnya mulai memanas. menjadi sangat merah seperti kepiting rebus.
happy reading all..❤️❤️❤️❤️😁
maaf ya author ya suka banget dengan drama Korea Scarlett heart Ryeo. moon lovers. ❤️❤️❤️
karena mereka cocok banget.. dramanya bikin susah moveon..❤️❤️❤️ Lee Joon GI dan Lee ji Eun
jangan lupa vote, like dan komen ya.❤️❤️❤️
__ADS_1