
Pada saat itu juga Alex segera menyadari bahwa yang didepannya sekarang adalah Mike!!! Putra kesayangan keluarga Mike, yang selama ini berada diluar negeri. Bekerja dengan rendah hati, cara kerjanya sigap, dan yang memegang kendali ekonomi ibu kota.
Keringat dingin Alex bercucuran, dia tidak menyangka meletakkan tangan di pundak Elaine, membuatnya langsung gemetar " Di.. Direktur,.. maaf yang barusan itu hanya salah paham. a..aku tidak sengaja, aku hanya bercanda dengan Elaine.."
Ia mencoba menjelaskan, tetapi kata-kata yang keluar malah membuat orang jadi salah paham.
Mike melihat dengan tatapan dingin "aku beri 1 menit, segera menghilang jauh dari pandanganku."
Alex yang ketakutan dengan segera pergi dari hadapan Mike. Udara terasa mencekam. Eireen dari tadi menahan nafasnya saking takutnya. Ia benar-benar takut Mike akan ngamuk.
Melihat hal tadi, Megan menjadi sedikit senang karena pelan-pelan sifat busuk Elaine terkuak dihadapan Mike. Untung ia berpikir keras dan memanggil Alex ke sini.
Megan yakin, mulai sekarang Mike tidak akan tertipu lagi oleh Elaine. Seperti mau membuktikan kata-kata Megan, dengan tatapan dingin Mike berkata kepada Eireen "Elaine, aku tidak peduli bagaimana kamu sering bermain-main dengan pria tersebut diluar dulu sebelum aku pulang. sekarang aku sudah pulang, jagalah peraturan yang harus kamu patuhi. Dengan siapa yang boleh kamu bersosialisasi dengan yang tidak boleh. aku harap ini kejadian ini adalah yang terakhir. Jangan sampai kamu mencoreng nama keluarga Mike!" Selesai bicara, Mike lalu pergi tanpa ekspresi.
Melihat kondisi ini, Megan dengan segera mengejar Mike "Kak Mike, tunggu aku." kemudian ia langsung mengambil langkah besar, untuk mengejar Mike.
Saat Megan melewati sisi Eireen dia tersenyum penuh kemenangan. Eireen hanya bisa mengambil nafas dalam melihat kedua orang itu pergi, dia tidak menyangka kedatangan Alex bisa membuat jadi separah ini.
......
Satu sore setelah kejadian itu, Eireen tidak bertemu dengan Mike lagi. Tidak lama setelah makan malam, Eireen tidur lebih awal. Ditengah malam tenggorokannya serasa seperti terbakar. Membuatnya merasa sangat kehausan.
__ADS_1
Ia lalu bangkit dari tempat tidur, dan menuju ke dapur untuk mengambil minum. Saat melewati ruang kerja, dia melihat lampu masih menyala.
Langkah Eireen terhenti, rasa kantuknya pun hilang, ia mendorong pintu lalu melihat Mike sedang duduk membelakangi meja, dihadapannya banyak berkas yang menumpuk. Ternyata Mike telah tertidur, ia seperti kecapekan dan kelelahan. Ternyata menjadi orang yang berkuasa itu tidak mudah.
Dengan mengendap-endap, Eireen segera mengambil selimut untuk dan menyelimuti badan Mike. Sesaat sebelum keluar kamar, Eireen tidak lupa mematikan lampunya lalu bergumam "Selamat tidur, semoga mimpi indah."
Karena cahaya yang tiba-tiba hilang, segera Mike bangun dan mengusap-usap matanya. Kedua bola matanya perlahan terbuka. Hanya kegelapan yang dia lihat. Ia merasa dihadapannya ada sebuah jaring raksasa yang segera menangkapnya.
Nafasnya berhenti sejenak, lalu ia mulai bangkit dengan kacau. Kaki dan tangannya jadi dingin. Punggungnya basah oleh keringat dingin. ia ingin berteriak tapi suaranya tercekat. Ia kemudian terkapar di lantai dan terdengar suara "BUK".. Suara yang sangat nyaring, Eireen yang belum jauh segera mendengar suara itu dan mendekat keruang kerja lalu menyalakan lampunya.
Eireen lalu segera memeluk dan mendekap Mike "Mike apa yang terjadi padamu?"
Eireen tidak tau harus berbuat apa, ia tetap memeluk Mike dengan erat sambil berkata lembut "sudah tidak apa-apa, sudah tidak apa-apa, sekarang ada aku di sini Mike. ada aku... aku pasti akan selalu menemanimu Mike.. tidak perlu takut... tidak ada apa-apa.."
Eireen tidak paham dengan apa yang terjadi pada Mike. Apa yang menyebabkan kondisi Mike jadi seperti ini, yang bisa ia lakukan hanya memenangkan Mike. Tapi nafas Mike makin tidak lancar. dan wajahnya semakin menjadi pucat pasi seperti orang tenggelam.. Dengan segera Eireen lalu melakukan nafas buatan.."benar... benar ... harus nafas buatan."
Pikiran Eireen menemukan titik terang, ia lalu mulai mengambil nafas lalu memberikannya pada Mike seperti orang berciuman. Senafas demi senafas dia berikan untuk membantu Mike agar sadar. Sedetik demi sedetik Eireen dapat merasakan kondisi Mike yang sudah mulai tenang. Bahkan nafasnya sudah normal kembali. ketika sudah mulai tenang Eireen bertanya pada Mike " Mike bagaimana perasaanmu?" Mendengar suara Eireen, Mike bangun sebentar lalu kemudian pingsan lagi.
”Mike... Mike..." Eireen mulai berteriak memanggil nama Mike. Melihat mike tidak bereaksi sama sekali. Eireen seketika menjadi panik. lalu dia keluar ruangan dan memanggil pengurus rumah " pengurus rumah... pengurus rumah..." suaranya terdengar jelas di koridor, seketika lampu koridor mulai menyala.
"Nona muda ada apa?" kata pengurus rumah terburu-buru. ditengah malam begini dimana semua orang sedang tertidur lelap, Nona Elaine pasti sedang membuat masalah lagi.
__ADS_1
" Mike terkapar diruang belajar." ucap Eireen.
"apa?" mendengar hal itu pengurus rumah lalu bertanya "apa penyebabnya?"
"aku tidak tahu" jawab Eireen lagi.
Segera pengurus rumah berlari keruang berlajar, dan menghampiri Mike. Tidak lama kemudian pengrurus rumah segera menyuruh pembantu untuk menelpon dokter Billy.
sekitar 15 menit kemudian dokter Billy telah tiba dan langsung mengecek kondisi Mike. Tidak lama kemudian dokter Billy keluar dari ruangan dan berkata " kondisinya tidak apa-apa, Untung dia dengan segera ditemukan. Aku sudah memberikan satu suntikan. Tapi ia sudah lama sekali tidak kambuh.Apa kalian sudah menjalankan pesanku dengan benar?"
Pengurus rumah saat itu tidak bisa menjawab lalu melihat ke arah Eireen "aku juga tidak terlalu jelas masalahnya.. yang menemukan tuan muda adalah nona muda. dia yang pertama kali melihat kondisi tuan muda "
Eireen yang dari tadi ketakutan segera menjawab "ya aku juga tidak tahu situasinya.. aku hanya menyelimuti Mike yang sedang tertidur, lalu aku keluar sebelum keluar aku mematikan lampunya..." tapi sebelum selesai bicara, raut wajah orang dirumah itu beserta dokter Billy jadi berubah. sebelum dokter Billy berkata, tiba-tiba dari arah luar terdengar suara panik" apa yang terjadi dengan Mike?" saat semua orang mendengar suara itu, muncullah pasangan paru baya dengan paniknya.
pengurus rumah lalu segera menyambutnya " tuan dan nyonya, tuan muda sudah diberi suntikan, sekarang kondisinya jauh lebih baik,"
Nyonya Martha lalu menghela nafas lega lalu kemudian bertanya lagi, "Mike kan baru pulang, kemarin kondisinya baik-baik saja, kenapa bisa tiba-tiba kambuh?"
Pengurus rumah melihat Eireen sekilas, lalu menceritakan pada nyonya Martha apa yang terjadi.. seketika itu juga terdengar bunyi "PLAKKK"
Happy reading all
__ADS_1