Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 6


__ADS_3

Karena Mike yang meminta, tidak mudah bagi Eireen untuk menolak. Sekitar 30 menit kemudian mereka bertiga telah sampai di restoran.


Restoran tersebut adalah restoran Chinese Food yang terkenal di ibu kota, dengan pemandangan taman yang indah, dan berhiaskan nuansa oriental yang sangat unik dan indah. Didalamnya ada ruangan VIP yang sangat berkelas dan mewah. Restoran ini adalah pilihan utama bagi para bangsawan dan orang kaya untuk mengadakan makan malam.


Bukan hanya restorannya, kokinya saja adalah koki terbaik dari seluruh dunia, jika ingin makan di restoran ini biasanya harus memesan tempat dahulu. biasanya harus memesan 2 bulan sebelumnya.


Eireen pernah mendengar hal seperti ini, tapi baru kali ini dia menginjakkan kakinya masuk kedalam restoran mewah ini. Mau bagaimanapun hatinya sedikit tertekan.


Megan berjalan di depan seolah-olah dia ingin menunjukkan pada Eireen bahwa dia sering sekali datang ke restoran ini. Sambil tertawa dia berkata " sudah satu tahun kak Mike tidak pulang, pasti sangat merindukan tempat ini kan? apalagi dulu kita sering datang kesini."


Mike tanpa pikir panjang berkata "tapi ini kan cuma tempat makan, apa yang perlu dirindukan?"


Sebenarnya Megan berkata seperti itu hanya untuk pamer kepada Eireen bahwa dia dan Mike sering bersama. Dan memanas-manasi Eireen bahwa dia dan Mike sangat dekat, sehingga bisa membuat Eireen mengeluarkan sifat aslinya. Tanpa disadari kata-kata Mike menggagalkan semuanya.


Untuk sesaat wajahnya terlihat kesal, lalu kemudian sambil tertawa Megan berkata " apa yang Kak Mike bilang itu benar. diluar negeri juga pasti banyak tempat makan yang seperti ini. Tapi kakak harus mencoba makanan ya baik-baik. Rasa makanan koki utama yang baru ini sangat berbeda dan enak."


Sembari mereka berbincang-bincang, mereka betiga sampai di tempat duduk. Setelah duduk, pelayan segera mencatat pesanan mereka. Megan bahkan tidak bertanya dulu sebelumnya. langsung memesan makanan dalam jumlah banyak. Eireen duduk dengan diam disamping sambil melihat menu. Ia menatap harganya, dengan cepat sudah mau puluhan juta saja. Dalam hati perasaan sudah tidak bisa dikatakan lagi.

__ADS_1


Ini baru dunia orang kaya, makan semalam sama dengan pengeluaran Eireen untuk 6 bulan. Saking kesalnya, ia mengumpat dalam hati. tapi diluar dia terlihat tenang dan biasa. Akhirnya ia tidak jadi memesan, lalu Eireen berkata kepada Mike "kamu saja yang pesan."


Baru Mike ingin memesan lalu dipotong oleh Megan, "semua makanan kesukaan kakak, sudah Megan pesankan. Dan juga diluar dugaan ada menu baru, sudah aku pesankan buat nona Elaine. Nanti nona Elaine harus coba baik-baik, karena untuk kesini lagi sangat susah."


Eireen dengan segera menangkap maksud dari kata-kata Megan, ia secara tidak langsung mengungkapkan kalau dia paling tahu soal Mike.


Eireen mau tidak mau merasa sedikit tidak puas hati. dengan tenang ia berkata " Nona Megan sangat cepat tanggap, betapa beruntungnya Mike mempunyai adik seperti Nona Megan."


Hati Megan yang tadinya berbangga hati, ketika mendengar kata 'adik' langsung jadi kesal. Ia paling benci orang menggunakan kata itu untuk mendeskripsikan hubungannya dengan Mike.


Elaine sialan, sesuai dugaan dia adalah wanita yang tidak mudah dihadapi. Hari ini mau tidak mau dia harus berusaha membongkar kedok dari Elaine.


"Ini rasanya tidak terlalu kuat, dan bau amisnya juga tidak terasa, Mike harus cobain," Mike terdiam sejenak, alis matanya sedikit naik keatas. Megan yang melihat hal itu lalu merasa senang, karena Mike mempunyai obsesi kebersihan yang berlebihan. jika bajunya saja kotor sedikit saja, ia akan membencinya, apalagi sumpit yang sudah kena air liur orang lain.


Megan sudah bisa membayangkan sebentar lagi Mike akan membuang piring makannya. Sesuai dugaan Mike menatap potongan ikan yang diberikan istrinya. mengernyitkan alisnya cukup lama, lalu akhirnya Mike bergerak.....,..namun bukan membuang mangkokknya, tetapi Mike malah mengangkat ikan tersebut dan memasukkannya kedalam mulutnya.


Wajah Megan langsung tercengang, bahkan sumpit ditangannya jatuh. Melihat Mike yang seharusnya membuang piringnya, malah melanjukan makannya seperti tidak terjadi apa-apa.

__ADS_1


Megan mengepalkan tangannya, lalu mulai maraah dalam hatinya ' dasar wanita murahan.' tapi dengan cepat ia meredam rasa marahnya. Sorot matanya tertuju pada pintu masuk.


Kebetulan sekali, Seorang pria berjas dengan wajah rupawan masuk kedalam restoran tersebut. Ujung bibir Megan tanpa sadar naik, 'kali ini kau akan habis Elaine, aku ingin lihat bagaimana caranya kau akan berkelit kali ini.' ucap Megan dalam hati penuh kemenangan.


Saat sedang berpikir, tiba-tiba pria tersebut mendekati meja mereka bertiga, lalu menegur"Elaine, kebetulan sekali ya, kita bisa bertemu di tempat seperti ini."


Eireen terdiam, lalu otaknya mulai bekerja mengingat semua data yang diberikan oleh Tommy mengenai identitas pria ini.


Ia adalah temannya Elaine namanya Alex, dia adalah tuan muda kaya yang selalu bermalas-malasan dan sering bertemu dengan Elaine di tempat hiburan malam.


Eireen tidak menyangka akan bertemu dengan Alex ditempat seperti ini. dengan terpaksa ia menjawab "ia Lex kebetulan sekali." Alex tidak menyadari ada keanehan pada Elaine, lalu ia meletakkan tangannya di bahu Eireen dan berkata" bagaimana malam ini mau jalan-jalan gak? aku baru menerima alkohol baru. kamu pasti suka rasanya. mau minum berapa banyak pun tersedia. yuk kita minum sampai mabuk ya?"


Eireen dengan refleks menghempas tangan Alex dan berkata "tolong bersikap sewajarnya." Alex merasa terheran-heran, dengan wajah tercengang ia bertanya "kamu kenapa? biasanya kayak gini kamu juga tidak pernah berkata apa-apa. Kenapa hari ini kamu galak sekali dan terlihat seperti orang lain. kamu gak lagi demam kan?" sambil berbicara dia mengulurkan tangannya untuk memegang dahi Eireen.


Akhirnya baru mengulurkan tangannya setengah, ada yang memelintir dan memutar kuat tangannya ke arah punggung. Segera setelah itu terdengar bunyi "Krekkk" tanda ada tulang yang salah posisi, Alex yang kesakitan lalu berteriak "SIAPA INI?" hal yang barusan sedang terjadi sangat cepat, tetapi Eireen melihat bahwa itu tangan Mike.


Mike yang saat ini sedang bermuka dingin, namun tetap tenang dengan satu tangan menekan Alex " lain kali kalau berani menyentuhnya lagi, bukan hanya tulangmu yang salah posisi, tetapi akan patah." selesai bicara Mike segera melepaskan Alex dan mendorong pria tersebut dengan kuat, seketika Alex langsung jatuh ke lantai.

__ADS_1


Happy reading all..


__ADS_2