
Elaine pernah berpikir untuk melarikan diri, tetapi dia dikurung di lantai dua puluh lima, tidak mungkin melompat dari jendela, belum lagi bagian luar pintu di jaga oleh pengawal.
Tentu saja dia juga sudah membuat onar, mengancam para pengawal, tetapi mereka tidak mempedulikannya, jadi kalau dia mati di dalam,orang-orang yang berjaga di luar juga tidak mempedulikannya.
Elaine tidak ada pilihan lain, selain menetap menunggu orang-orang itu datang.
Bagaimanapun dia masih ingin hidup.
Dan dia juga percaya, sudah beberapa hari tidak bertemu, Bruno pasti akan cari cara untuk menemukannya.
Akhirnya setelah beberapa hari, saat dia merasa bosan di dalam kamar, terdengar suara di luar pintu.
"Elaine, tuan ingin bertemu denganmu!" Wajah Rena tiba-tiba muncul di depan pintu.
Elaine kaget, "kenapa kamu yang datang!"
Karena Eireen, dia kenal dengan Rena, salah satu pengawal hebat Mike.
"Bagaimana? Sudah bisa menebak siapa yang menangkapmu?"
Rena memandang Elaine dengan tatapan menghina, matanya menunjukkan tanda-tanda ingin membunuh.
Jika bukan karena tuan masih ingin menjaga wanita murahan ini, dia ingin menghabisi wanita sial ini, yang berani-beraninya menghianati suaminya.
Elaine panik, dia selalu berpikir orang yang menangkapnya adalah orang-orang Bruno, ingin menyingkirkan dia dari posisinya.
Dapat dikatakan bahwa Mike tidak ada dalam daftarnya, lagipula pria ini berada disisinya telah menjadi seekor belalang, tidak bisa bangun lagi.
"Bagaimana mungkin, bukankah Mike masih di tahan di Penjara?"
Dia melihat Rena dengan tidak percaya, pada saat itu pikirannya tidak berhenti teringat akan hari dimana dia ditangkap, akhirnya dia menemukan kejanggalan, "Kelihatannya yang di penjara bukan Mike, Dia sudah keluar dari awal."
Rena tidak terpikir bahawa Elaine bisa begitu cepat dapat menebaknya, dia berkedip dan mencibir, "Kamu sangat pintar, tapi juga saking pintarmu jadi senjata makan tuan, pergilah, tuan sedang menunggumu."
Setelah dia selesai mengatakannya, tidak peduli bagaimana ekspresi ELaine, dia berbalik dan langsung pergi.
Elaine dengan perasaan yang kacau mengikutinya, matanya penuh dengan kecemasan.
Meskipun beberapa hari dia di kurung di dalam, tidak mendapat informasi dari luar, namun tidak bisa menutupi kemampuan otaknya untuk menganalisanya.
Mike tidak di tangkap, bahkan di bawah pengawasan mereka, Mike bisa keluar dari pusat penahanan, bisa dikatakan semua rencana yang mereka jalankan ada dibawah pengawasan Mike, dan keberhasilan mereka sebelumnya, hanya takut karena memang ide awal Mike, mungkin baru bisa berjalan mulus.
__ADS_1
Tetapi mengapa Mike mau melakukan ini?
Selain itu yang paling dikhawatirkan oleh Elaine adalah Bruno dan anaknya.
Sekarang dia jatuh ke tangan Mike, sebenarnya sudah rencana Mike mendapatkan mangsa.
Elaine berpikir sampai di sini, hatinya semakin bingung, dan juga pada saat ini, dia sampai di ruang kerja.
"Tuan, Elaine sudah tiba."
Rena mengetuk pintu dan masuk, Elaine mengikutinya dari belakang.
Di ruang kerja, Mike dengan setelan hitam berdiri di depan jendela, sisi yang tampan seluruh tubuh memancarkan suasana dingin.
Dia melirik Elaine dengan dingin, memerintah " Rena, kamu keluar dulu."
"Tuan..."
Rena tidak setuju Mike bersama dengan Elaine, tetapi sebelum membantah, Mike telah memberi tatapan yang dingin, "Aku sudah tahu, aku berjaga di dekat pintu, tuan panggil saja aku jika ada sesuatu."
Setelah mengatakannya, Rena berbalik dan bersiap-siap untuk pergi, tetapi ketika melewati samping Elaine, dia berhenti sesaat, "hei *******, lebih baik kamu berhati-hati."
"Kenapa? ingin memukulku?"
Rena melihat Elaine sudah seperti mayat hidup. Pada saat itu dia tidak lupa menatap Mike.
Mike tidak melihat kejadian dua orang itu, dia tanpa ekspresi hanya fokus memainkan korek di tangannya.
Rena menutup mulut, dia tahu tuannya tidak akan mengurusi masalah itu.
Dia mendengus pada Elaine, "Nona Elaine, jadi orang jangan terlalu sombong. apakah aku masih harus mengingatkan dirimu, kalau kamu bukanlah seorang nona muda yang punya posisi tinggi seperti dulu."
Wajah Elaine tiba-tiba kaku, kemarahan muncul dari dalam hatinya. "Bahkan jika aku bukan nona muda keluarga Tan lagi, aku masih nyonya muda keluarga Lee."
Dia melirik Rena, berbalik dan melihat Mike yang seakan-akan tidak peduli, mengancam dengan nada kasar dan berkata. "Mike, jika kamu berani menyuruh pengawalmu untuk menyentuhku sehelai rambut pun, percaya atau tidak aku akan membuatmu kehilangan harga diri, dan menyebarkan berita kekerasan dalam rumah tangga."
"Beraninya kamu!"
Rena tidak menunggu reaksi dari Mike. Dia sudah duluan marah dan berteriak, "Elaine, dengan kamu sendiri melakukan hal ini, kamu pikir bakal ada orang yang mempercayai kamu? kalau tuan tidak menyelamatkan kamu, mungkin kamu sudah sama seperti ayahmu membusuk di penjara."
Wajah Elaine berubah, sudah beberapa hari dia dikurung di sini, dia bahkan tidak mengetahui apa yang terjadi di luar sana.
__ADS_1
"Mike, apa yang kamu lakukan terhadap ayahku?"
Mike tidak memperhatikannya, dia lalu berkata kepada Rena dengan dingin. "Keluar."
Rena menyadari tatapan Mike, dan merasa tidak puas.
Dia melotot ke arah Elaine dengan rasa benci, lalu dia pergi dengan hati tidak senang.
Di dalam ruangan hanya tinggal Elaine dan Mike.
Mike menatap Elaine dengan tatapan dingin. Tatapannya membuat Elaine merasa tidak nyaman.
Elaine dengan tenang menghadapi Mike, dari perkataan Rena, Elaine bisa menebak sesuatu di dalam hatinya, "Mike, apakah kamu ingin tahu berita wanita itu dari aku?"
Karena Mike tidak memperlakukan dirinya seperti ayahnya, kemungkinan dia hanya takut akan hal ini.
Mike memicingkan matanya "kenapa? kamu ingin memberitahuku?"
"jika kamu bersedia melepaskan aku dan ayahku, bukan hal yang sulit untuk memberitahumu."
Tampaknya Elaine menemukan bahan untuk negosiasi kepada mike. Dia menenangkan pikirannya, matanya memandang tajam ke arah Mike.
Mike mencibir. "Elaine, apa yang membuatmu berpikir pasti, kalau aku akan pergi menemui wanita itu?"
Wajah Elaine terlihat kaku, "Kamu meninggalkan aku sendirian, bukannya untuk mencari berita tentang wanita itu?"
"Hah, seorang wanita yang membohongiku, apakah pantas untuk dicari?" Mike berkata dengan nada menghina.
Elaine semakin curiga, "jadi kenapa kamu menyembunyikan aku di sini?”
Mike menatapnya dengan dingin, "bagaimana kamu bisa mengenal Bruno?"
Elaine memalingkan wajahnya, tampak bahwa dia telah salah memahami pemikiran Mike.
Ternyata memang manusia tidak berguna, dia mengira Eireen akan bisa membuat Mike selalu mendukungnya. Akibatnya dia malah tidak di anggap sama sekali oleh orang lain..
Untuk sesaat, hatinya merasa marah dan cemas.
happy reading all ❤️❤️❤️
minta like, komen dan votenya ya..
__ADS_1