Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 16


__ADS_3

Megan lalu berteriak "sakit... sakit.."


Nyonya Martha yang tampak khawatir lalu berkata " ini sakitnya yang mana Megan? sudah tidak usah keluar dari rumah sakit dulu. lebih baik minta dokter untuk mengecek semuanya dulu."


Mike yang terlihat khawatir melihat mamanya sangat menghawatirkan keadaan mamanya. oleh sebab itu Mike berjaga di belakang mamanya, takutnya mamanya jatuh pingsan.


Eireen berdiri di satu sisi, dan mengamati dengan dingin. Di ruangan ini semua anggota keluarga Mike mengelilingi dan mengkhawatirkan Megan. Sedangkan Eireen hanya orang luar saja, ia merasa sangat kesepian dan tidak dianggap.


Megan yang melihat Eireen tidak di hiraukan berkata dalam hati 'Elaine, kamu masih berani melawan aku?'


Eireen yang melihat sandiwara Megan yang berpura-pura kesakitan, untuk menipu seluruh anggota keluarga Mike hati kecilnya berkata 'pintar sekali'. Kemampuan sandiwaranya bisa mengalahkan para pemenang Oscar.


Megan terus-menerus memegang kepalanya, berpura-pura kesakitan. Nyonya Martha yang melihat Megan kesakitan jadi sangat khawatir.


Mike yang melihat Megan kesakitan, lalu mengerutkan alisnya. Dia segera mengurus prosedur rawat inapnya. Setelah mengurus semuanya Mike menyuruh Megan " semua sudah ku urus, kau berisitirahatlah dengan baik."


Megan jadi sangat gembira mendengar kata-kata dari Mike yang menurut dia sangat perhatian. Setelah mengatakan hal itu Mike lalu berbalik kepada Eireen "ayo pulang, aku antar kamu dulu. Nanti sore suruh pelayan yang ke sini untuk melihat kondisi Megan."


Dalam sekejap Megan yang senang dengan perhatian Mike lalu menjadi kecewa, ia mengira Mike akan menginap dan merawatnya di rumah sakit.


Megan yang melihat kepergian Mike dengan Eireen wajahnya semakin lama semakin buruk. Kenapa? kenapa kak Mike tidak tinggal di sini dan menjagaku. Tadi saja dia merawat lukaku dengan sangat perhatian. Bukannya Mike sangat khawatir padaku.

__ADS_1


Megan terlihat menahan emosinya dengan gemetar, ia tidak berani memberitahu pada Nyonya Martha kalau dia pura-pura sakit. Megan hanya bisa terdiam menahan amarahnya melihat kepergian Mike dan Eireen sambil bergandengan tangan.


Setelah sampai dirumah, wajah Mike dan Eireen tampak sangat mengantuk. Eireen segera melepas jaketnya, membuatnya merasa sangat nyaman. Mike lalu berkata "istirahatlah dengan baik."


Saat ini kelopak mata Eireen sangat tidak bisa di ajak kompromi. Ia sudah berusaha keras menahan kantuknya, ia hanya menjawab Mike dengan mengangguk.


Meskipun kamar utama sudah dibersihkan tetapi Eireen sangat malas kembali ke kamar utama. Ia segera menuju ke kamar tamu.


Belum lama ia tidur, ia merasa ranjang yang ditidurinya tertekan kebawah, segera setelahnya ada sebuah tangan yang menjulur dari belakang, memeluk dirinya dengan nafas yang hangat. Membuatnya merasa sangat nyaman. Eireen mendekap dalam pelukannya. dan kembali tidur.


Mereka berdua bertahan dalam posisi itu cukup lama. Malam ini dilalui dengan tentram dan tidak ada masalah sama sekali.


Keesokan paginya. Kakek Albert menyuruh pelayan untuk membangunkan Mike dan Eireen untuk sarapan pagi bersama. Tidak berani membuat kakek menunggu lama, Mike dan Eireen buru-buru membersihkan diri dan bersiap diri lalu segera turun menemui kakek.


Kakek yang sekarang ini tampak seperti anak kecil yang sedang membujuk anak kecil. wajah kakek juga terlihat sangat baik dan suaranya terdengar hangat. Eireen yang merasa kelembutan dari kakek, merasa kehangatan kasih sayang orang tua yang tidak pernah di berikan oleh Tommy.


Sejak ia tinggal di kediaman Mike, baru kakek saja yang sangat memperlakukannya dengan sangat baik.


Eireen yang menatap Mike, tapi Mike tidak memberi tanda-tanda apapun lalu segera duduk disebelah kakek. Kakek menarik tangan Eireen lalu berkata "aku sudah mendengar soal kejadian semalam. Itu bukan salah kamu kok. kamu anak yang baik." sambil bicara, kakek juga menepuk-nepuk punggung tangan Eireen. Matanya menatap Eireen dengan tatapan sayang.


Eireen tidak menyangka, kakek memanggilnya pagi-pagi untuk menghiburnya. seketika mata Eireen berkaca-kaca dengan terharu berkata "Kakek tenang saja, aku tidak memasukkannya ke dalam hati."

__ADS_1


Mendengar Eireen berkata seperti itu dengan ekspresi wajah yang tidak di buat -buat. Kakek jadi semakin gembira , hatinya jadi lebih lega "ayo kita mulai sarapan dulu. Eireen suka yang mana, ambil dan makan yang banyak."


Eireen melihat meja yang penuh dengan makanan, penuh dengan makanan yang dia sukai lalu berkata kepada kakek" kakek juga makan yang banyak ya."


Eireen membalas kebaikan kakek, lalu mengambilkan lauk untuk kakek dan berkata " kakek makan yang ini ya. ini dapat mengurangi kadar lemak di darah."


Melihat Eireen sangat mempunyai tata krama, kakek sangat senang lalu tertawa besar, tatapannya ingin sekali memanjakan cucu menantunya itu. Mike yang melihat hal itu hanya diam tanpa bersuara, mike sambil menyunggingkan senyumnya tanpa ada yang menyadari dia sedang tersenyum, melihat keakraban kakek dan istrinya. Sarapan pagi ini terasa sangat menyenangkan.


"Kakek aku masih ada kerjaan dikantor., Mike pergi dulu ya." pamit Mike setelah sarapan pagi bersama. Selama ia makan pagi bersama, asistennya sudah banyak mengirim pesan.


Pelayan yang melihat Mike beranjak dengan segera mengambilkan jaket Mike. Mike yang sedang mau meraih jaket tersebut terdiam saat kakek berteriak dan menghentikannya. "Berhenti!! perusahaan itu sehari saja tidak ada kamu, tidak akan bangkrut. Sudah susah payah kakek membujukmu untuk pulang, kamu malah tidak punya waktu untuk menemani Elaine jalan. Mana ada suami dan kepala keluarga seperti kamu." ucap kakek yang tidak ingin di bantah.


Ia menarik tangan Eireen dan protes demi dirinya. sebelum Mike menjelaskan, kakek sudah mengangkat tangannya dan memotong kata-kata Mike "sudah, cukup, hari ini kamu ditugaskan untuk menemani Elaine jalan.Kamu tidak di ijinkan untuk pergi ke kantor." sambil bicara kakek mengedipkan satu matanya ke arah Eireen.


Hati Eireen terasa hangat, tapi karena berpikir Mike buru-buru pergi ke perusahaan pasti ada yang sangat penting lalu berkata " aku tidak masalah sendiri, kamu urus perusahaan saja. sepertinya sangat penting." meskipun kakek melakukannya demi Eireen, tapi Eireen tidak ingin menghambat kerjaan Mike.


Mike yang mendengar perkataan Eireen lalu berkata " ya sudah, kita jalan-jalan saja.” Mike lalu memakai jaketnya.


Eireen yang mendengar kata-kata Mike hanya terkaget lalu menatap kakek lagi. Kakek menganggukkan kepalanya kepada Eireen, lalu Eireen keluar dan mengikuti Mike


Happy reading all.❤️❤️❤️

__ADS_1


semoga suka.❤️❤️❤️


__ADS_2