Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 52


__ADS_3

Megan berjalan ke arahnya. Tersenyum dan berkata "ternyata kamu tidak tau ya cara mengatur pelayan. Jika kamu membiarkan mereka, nanti mereka akan kacau."


Lalu Megan mulai mengatur pelayan yang satu untuk membersihkan rumah, yang lainnya bagian dapur dan sebagian membersihkan kamar. Dia mengatur seolah-olah dia adalah nyonya di rumah itu.


Eireen tidak tahu menahu mengenai Megan yang telah di usir oleh Mike.


Selesai mengatur semua pelayan, Megan lalu berkata ”maaf, aku belum mendapat persetujuan dari mu, tapi aku sudah mengatur semuanya. Kamu pasti tidak keberatan kan?"


Melihat Megan yang seperti tidak merasa bersalah, membuat Eireen tersenyum dingin.


Megan merasa bangga, karena pekerjaan mudah seperti ini pun, Eireen tidak bisa melakukannya. Melihat Eireen tidak menjawabnya, Megan bertanya lagi "apakah kamu marah?"


Eireen melihat Megan sambil tersenyum lalu berkata "bagaimana mungkin aku marah, aku sangat berterima kasih padamu."


Megan lalu memandang rendah Eireen, dengan senyum penuh licik Eireen berkata "malam ini makan bersama kami saja, aku akan memujimu di depan Mike. Dia pasti sangat senang."


Nada suara manja dari Eireen membuat Megan menjadi cemburu.


Megan menarik nafas dalam menahan rasa cemburunya. "Aku akan membantu kak Mike, karena itu buat kak mike, dan tidak ada hubungannya sama sama sekali denganmu."


Eireen tetap tersenyum "aku berterima kasih sekali lagi kepadamu."


Megan mengedipkan matanya, wanita ini sangat pandai bersandiwara. Jika Elaine yang dulu, ia akan memarahinya dengan menunjuk dirinya dan bukan berterima kasih padanya. Megan masih berpikir, bagaimana kak Mike bisa dengan mudah tertipu oleh wanita ini.


Memikirkan hal ini membuat Megan tidak bisa menahan diri "Elaine, kakak Mike tidak ada,buat apa kamu terus menerus bersandiwara?"


Eireen mengangkat tangannya lalu berkata "benar juga."


Megan terlihat sangat semangat. Dia tidak sabar ingin menunjukkan sifat asli dari Elaine. Eireen yang tidak tahu maksud dari megan, ekspresinya terlihat senang.


"Bagaimanapun, aku harus tetap berterima kasih padamu Megan. Lagipula aku yang tidak mengerti masalah ini."


Eireen berkata lagi dengan senyum jahat "adik Megan bersedia bekerja secara gratisan, bagaimana mungkin aku menolak?"


Perkataan Eireen yang mengatakan kalau Megan adalah pekerja gratisan,membuat wajahnya semakin memburuk. Kemarahannya muncul, dan dia dengan segera menaikkan tangannya untuk menampar Eireen.

__ADS_1


Eireen langsung merespon. Dia segera menghindar dan membuat Megan jatuh kebelakang dengan terduduk.


"Kamu bahkan berani mendorongku?"


Eireen hanya mengerutkan keningnya. Sungguh jahat tingkah laku wanita ini, pikirnya lagi.


Eireen yang tidak merespon kata-kata Megan, lalu Megan berteriak "darah."


Melihat dahi Megan berdarah, sekeliling orang hanya terbengong.


Setelah Eireen melihatnya, ia hanya merespon dengan acuh tak acuh. Dia tidak menyangka tenaga lemahnya, tidak hanya membuat Megan terjatuh, tetapi juga terluka.


Belum sempat dia menggerakkan dirinya, pelayan kecil masuk lalu mendekati Megan.


Siti melihat nona Megan terluka di lantai, tiba-tiba marah pada Eireen dan berkata ” nyonya Elaine, kenapa anda memukul nona Megan kami?"


Eireen ingin menjawab, tapi sudah di potong kembali oleh megan."Siti jangan katakan itu, Elaine juga tidak sengaja."


Siti mendengar hal ini dan berkata kembali "nona kamu sudah berdarah."


"Apakah ada gunanya mengatakann hal itu Sekarang? Cepatlah bawa nona mu untuk membersihkan lukanya. Ambillah kotak P3K," Eireen menatap Siti dan berkata dengan sangat dingin.


"Tidak perlu, aku akan membersihkannya sendiri." Kata Megan sambil memberikan petunjuk kepada Siti agar mengikuti arahannya.


Kata Siti lagi "memang habis memukul nona, berpura-pura kasihan. Nona kami tidak memerlukan hal itu. Nyonya Elaine, kasihani diri sendiri saja. Nona Megan ayo kita pulang."


Selesai berkata dia menopang Megan lalu meninggalkan tempat itu. Ketika mereka pergi para pelayan baru mulai berbisik "emosi nyonya Elaine sangat buruk.kita harus berhati-hati melakukan sesuatu."


"Tidak sangka, aku pikir menemukan tuan rumah yang baik."


"Sesuai dugaan ku, tidak semudah itu mendapat gaji yang tinggi. Aku hanya berharap ke depannya baik-baik saja."


Eireen mendengat percakapan mereka, dan akhirnya dia tahu maksud Megan melakukan drama tadi, membuat para pelayan mengira Megan adalah wanita lemah yang dianiaya oleh dirinya.


Megan ingin membuat Eireen terlihat buruk di hadapan para pelayan baru.

__ADS_1


Saat berpikir, Eireen melihat ke arah pelayan tadi. Lalu mereka tidak ada yang berani bernafas saking ketakutannya.


"Baiklah, ikuti saja pembagian tadi. Dan bubarlah."


Selesai berkat, para pelayan membubarkan diri mereka. Eireen segera pergi ke kamarnya tanpa mengatakan hal apapun lagi.


Megan sampai di rumahnya, Siti dengan segera mengambil kotak p3k, kemudian membalut lukanya. Melihat Megan meringis, Siti lalu berkata "nona, kenapa kamu menghalangi ku untuk memberi pelajaran kepada wanita itu? Buat apa anda menanggung kesakitan seperti ini."


Siti melihatnya dengan penuh kesakitan, ia merasa sakit hati lalu cemberut. Megan berkata kembali "kamu tidak akan mengerti, bersihkan saja kembali lukanya."


Megan menatap Siti sambil menghela nafas. Bagaimana Megan membiarkan wanita itu bebas begitu saja.dia ingin merebut kembali kepercayaan Mike kepadanya. Dan membuat Eireen jadi buruk di mata Mike. Jika satu kali gagal, dia akan melakukannya lagi, dan lagi.


Sedang berpikir kemudia Megan berkata lagi "sisakan sedikit darah ya." Dia dengan penuh kelicikan juga memerintah Siti untuk melakukan sesuatu.


"Nona paling mahir dalam hal ini "


Siti sangat tahu rencana licik dari nonanya. Di satu sisi dia sangat menyanjungnya, satu sisi dia mengikuti perintah.


Sore hari itu, Megan datang berkunjung kerumah nyonya Martha. Baru saja masuk ke ruang tamu, nyonya Martha memperhatikan dahi Megan dan bertanya "Megan, kenapa dengan kamu?"


Megan yang merasa berhasil lalu berbicara dengan nada sedih, dan menceritakan semuanya. Versi dari Megan. Dengan kaget nyonya Martha berkata "kenapa tidak ada satupun yang memberi tahukan padaku?"


"Hanya sedikit luka kecil Tante."Megan berkata dengan berpura-pura.


Siti yang mendengarnya kembali wajahnya cemberut. "Nona ini anda bilang luka kecil. Padahal tadi darahnya banyak sekali keluar. Dan anda masih ingin melindungi Elaine."


Nyonya Martha yang mendengar semakin terkejut "luka seperti ini, kamu bilang tidak apa-apa. Dan kamu masih ingin melindungi Elaine. Mentang-mentang Elaine di lindungi oleh Mike. Dia jadi bisa seenaknya sendiri."


Nyonya Martha marah lalu berkata "hari ini aku akan memberi dia pelajaran."


Happy reading all ❤️❤️❤️❤️


minta like, komen dan votenya ❤️😀❤️😀


maaf jika ada salah kata dalam penulisan.❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2