
Elaine tampaknya memiliki niat baik untuk mencari bantuan lagi. Tetapi dalam kalimatnya menegaskan kalau dalam saat ini sangat susah untuk mencari pinjaman dana.
Kakek mendeengarkan penjelasan Elaine dengan cermat. Setelah melalui banyak pertimbangan, akhirnya dia membuat keputusan.
"Elaine kamu tidak usah mencari masalah baru. Perusahaan asing ya Perusahaan asing. Sekarang waktu tidak bisa menunggu siapapun. Yang penting Mike bisa keluar dulu."
Elaine mendapatkan jawabannya yang dia inginkan. Dan mengangkat bibirnya dengan puas. "Jadi kakek, ingin bertemu orangnya sekarang atau nanti saja?"
"Sekarang saja."
Kakek hanya ingin menyelematkan Mike secepatnya. Elaine tidak mengatakan apapun lagi. Dia langsung mengeluarkan ponselnya dan menghubungi mitra asing yang dia maksud.
Satu jam kemudian,perwakilan perusahaan asing tiba di perusahaan Lee.
Karena Elaine telah "merencanakan dan mengatakan segalanya," kepada perwakilannya itu. Kakek akhirnya menandatangani surat perjanjian tersebut. Setelah dia memiliki pemahana baru dan menambahkan beberapa kondisi dalam perjanjian tersebut.
Setelah perjanjian di tanda tangani, kakek menerima pinjaman dana sebesar sepuluh miliar terakhir.
Kemudian dia meminta ayah Mike untuk mengeluarkan uang sebesar lima ratus miliar untuk segera menjamin Mike keluar.
David ayah Mike tahu kalau kakek meminjam uang kepada pihak asing. Dia tidak terlalu banyak bicara. Dia segera pergi mengeluarkan cek.
"Kakek, karena Mike sudah mau keluar, aku akan meminta pihak di rumah untuk menyiapkan makanan dan tempat tidur. Takutnya akhir-akhir ini Mike tidak bisa tidur dengan nyenyak dan makan dengan baik."
Kakek menjawab dengan senyum ringan dan lega. Selama ini dia sungguh sangat tertekan. Hari ini kakek terlihat lebih lega.
"Kamu memang perhatian, kamu pulang saja."
Elaine meninggalkan perusahaan tapi tidak pulang kerumah Mike, dia menuju kearah rumah Tommy.
Sekarang Elaine telah menerima saham sebesar dua puluh persen. Jadi dia tidak perlu menjadi menantu yang baik lagi.
Elaine pulang kerumahnya. Tetapi Tommy tidak berada di rumah. Elaine bermain bersama putranya sebentar, kemudian dia menelpon Bruno.
"Bruno, semua saham telah di tangan. Sekarang kamu telah menjadi pemegang saham tertinggi. Di perusahaan Lee. Kita sudah bisa mulai merencanakan tahap akhir dari rencana kita."
”baiklah kamu di sana bisa mulai dulu. Setelah aku menyelesaikan pekerjaan yang di sini, aku akan segera kembali kesana."
"Yah, aku akan menunggumu."
Kemudian kakek sedang Menunggu kepulangan Mike. Tetapi pada akhirnya dia kecewa karena David tiba kerumah sendirian.
Dalam sekejap kakek memiliki firasat buruk dan bertanya pada David yang murung " mana Mike? Kenapa kamu tidak menjemputnya Dav?
__ADS_1
"Ayah, Mike belum bisa di jemput dulu."
Kakek sangat terkejut,"kenapa tidak bisa di jemput? Bukankah sudah menutupi kekurangan yang di minta?"
"Tetapi mereka mengatakan bahwa kali inu situasinya sangat serius. Dan dunia luar sedang mengawasinya. Mereka ingin menahan Mike sementara untuk peringatan." Kata David terlihat sedih khawatir.
Kakek Albert tidak bisa menyembunyikan rasa paniknya."apa kamu tidak mencari bantuan orang dalam."
"Tidak ada gunanya kita memakai orang dalam. Kata mereka, sedang diawasi oleh atasan mereka."
Kakek terduduk lemas di sofa ”kalau Mike masih ditahan, untuk sementara waktu, tidak tahu apakah perusahan bisa bertahan atau tidak."
"Tidak bisa bertahan juga harus bertahan. Untungnya pajak telah lunas. Dan perintah larangan sudah di cabut. Besok kita adakan rapat pemegang saham untuk membahas masa depan perusahaan. Setelah itu kita adakan konferensi pers. Dan mengumumkan situasi yang terjadi."
David mengatakannya dengan wajah tenang.
Kakek tidak bisa menghentikan rencana David. Mereka mendiskusikannya sampai tidak terasa waktu sudah mulai malam.
Setelah beberapa saat mereka akan makan malam, kakek yang merasa Elaine sangat berkontribusi buat Perusahaan mereka, meminta nyonya Martha untuk memanggil Elaine agar makan malam bersama-sama.
Nyonya Martha terlihat sangat tidak suka kalau ayah mertuanya terlihat lebih memperhatikan Elaine. Baru dia ingin membantah, tetapi segera di potong oleh kakek.
"Menantuku, nanti kau Elaine datang tolong jangan buat masalah dengannya."
Nyonya Martha menarik nafas dan berkata "baiklah. Aku mengerti."
Kakek menghela nafas "Mike harus ditahan untuk sementara waktu."
"Kenapa? Bukankah kita sudah membayar kekurangan itu. Berarti Mike harusnya sudah bisa keluar." Wajah nyonya martha terlihat shock.
"Karena dampak serius dari masalah ini, jadi ada peringatan dari atas."
Kakek sedang dalam kondisi tidak mood membicarakan tentang ini.
Reputasi dan nama baik perusahaan Lee yang bertahun-tahun dia kelola dengan jujur dan baik. Pada saat yang sama dia merasa bingung dan heran kenapa bisa ada kelalaian pembayaran pajak.
.,....
Kemudian tiba waktu makan malam. David dan kakek turun kebawah ke ruang makan. Betapa herannya dia menantunya hanya duduk sendiri di ruang makan tanpa ada Elaine di ruangan itu.
"Mana Elaine? Bukankah aku menyuruhmu memanggil nya." Kata kakek duduk sambil bertanya.
Nyonya Martha menjawab dengan tidak peduli " tadi aku bertanya pada pengurus rumah,dan dia berkata kalau Elaine dari tadi belum pulang dari rumah ayahnya. Ayah mari kita makan dulu. Aku sudah berpesan kepada orang dapur untuk meninggalkan makanan untuk Elaine."
__ADS_1
Kakek mengerutkan keningnya, dia merasa sangat aneh. Tetapi dia tidak mengatakan apapun, kemudian pergi makan.
.,......
Pada hari berikutnya ruang rapat, para pemegang saham yang masih tinggal mulai memenuhi ruangan.
"Direktur utama, mengapa Presdir Mike masih belum di bebaskan? Bukankah kita harus membayar pajak lima ratus miliar tersebut. Maka orangnya pasti di bebaskan?"
"Apa yang terjadi sekarang? Apakah pejabat atas ingin menghukum dan melikuidasi Perusahaan Lee?"
"Direktur, anda harus memberikan penjelasan kepada kami. Apakah perusahaan Lee group masih memiliki harapan untuk di selamatkan?"
Para direktur satu persatu bertanya kepada kakek Albert dan David.
"Tenanglah semuanya, kita memang ada di sini untuk membahas masalah ini."
David di bawah isyarat ayahnya kemudian berkata mencoba menenangkan para pemegang saham. "Meskipun Mike belum dibebaskan, tetapi perusahaan kita sudah membatalkan pemblokiran. Perusahaan akan bergerak stabil kembali."
"Jadi apakah maksud direktur anda telah melunasi pajak tersebut?"
"Sudah lunas? Uang lima ratus miliar sangat banyak. Direktur dari mana anda dapatkan dana sebesar itu?"
"Jumlah hutang pajak itu sangat besar, apakah anda tidak menjual Perusahaan ini direktur?"
Wajah kakek terlihat agak buruk mendengar berbagai pertanyaan para pemegang saham.
Dia tidak ingin memberitahu kalau dia sudah menjual saham sebesar dua puluh persen. Jika sampai tahu maka perusahaan Lee tidak akan menjadi milik kakek lagi.
"Semuanya harap tenang, uang yang kami dapat tanpa menyentuh proyek apapun dari perusahaan ini."
Kakek berusaha menenangkan para pemegang saham. Kemudian berkata " jika kalian tidak percaya, kalian bisa memeriksakan di departemen keuangan."
Para direktur saling memandang satu sama lain, mereka tampak tidak percaya,
Tepat ketika mereka akan memanggil asisten untuk memeriksanya. Pintu ruang rapat terbuka dan Elaine masuk sambil tersenyum dan berkata "kakek, kamu jangan begitu membohongi para direktur disini."
Kakek mengerutkan kening, entah kenapa ketika melihat Elaine masuk perasaannya timbul rasa tidak enak. Dan merasa sesuatu hal buruk akan terjadi.
"Elaine apa yang kamu lakukan disini? Apakah kamu tidak lihat kami sedang mengadakan rapat bersama para direktur?" David melihat Elaine dengan sangat tidak suka. Tetapi tidak marah karena tau Elaine sedikit membantu perusahaan.
"Ayah, kamu salah mengadakan rapat pemegang saham tanpa diriku. Harus diakui bahwa pemegang saham terbesar Perusahaan Lee Group adalah diriku."
Happy reading all ❤️❤️❤️.
__ADS_1
bentar lagi bakal tamat. maaf ya jika ceritanya penuh problem., bagi yang tidak suka alurnya kelambatan, Silahkan di skip..
novel ini buat hiburan.