
Tommy yang tidak siap di tolak oleh Mike dengan segera berkeringat dingin. Dia tidak berani menatap Mike. Dengan cepat dia di kalahkan oleh Mike.
Eireen juga tidak terpikir, kalau hasil diskusi mereka berbuah penolakan. Tanpa sadar dia menatap Mike.
Kemudian dia melihat Mike berjalan meninggalkan Tommy tanpa sepatah kata pun, dengan segera dia menyusul Mike. Eireen buru-buru mengikutinya dari belakang, wajah Mike yang terlihat suram membuat Eireen menjadi semakin gelisah.
Pemandangan di jalan sepanjang mereka pulang terlihat sangat indah, tapi Eireen tidak bisa menikmatinya. Ia duduk di kursi penumpang. Mike yang membawa mobil hanya terdiam sambil mengemudikan mobilnya. Dapat dilihat suasana hati Mike sedang tidak baik.
Baru saja sampai di rumah, Mike segera membuka pintu mobil dan keluar. Eireen terkejut, karena pintu mobil sebelahnya dibuka dan tangannya di tarik paksa oleh Mike.
Kekuatan Mike sangat kuat lalu dia berkata "Elaine.. setelah anakku lahir, kamu akan ku bebaskan." Dengan wajah dingin sambil menunduk Mike berkata seperti itu. Setelah mengatakan hal itu, dia langsung pergi.
Eireen terdiam, dia tidak bisa berkata-kata.
Apa yang dimaksud oleh mike. Jadi tugasnya dia adalah hanya tinggal melahirkan penerus dari Mike. Eireen sangat shock dan terluka.
Ujung bibirnya mengeluarkan senyum yang pahit. Dia hanya berjalan seorang diri. Mike dan Eireen masuk secara bergiliran. Dari emosi mereka terlihat tidak baik.
Para pelayan yang melihat mereka tidak berani menegur, karena mereka hari-hari bersama mereka. Jadi sangat tau jika ada perubahan mood dari majikan mereka.
Eireen kembali ke kamar dengan keadaan malas. Handphone yang di dalam saku tiba-tiba berdering.
Dia mengeluarkan handphonenya, dan dia melihat ternyata Tommy yang menelpon. Dengan rasa enggan dia mengangkat telepon itu "halo"
"Ada apa dengan kamu Eireen, kenapa hal sekecil ini saja kamu tidak bisa menanganinya dengan baik? Coba kamu dengarkan apa yang Mike bicara hari ini? Dia tidak menghargai saya sebagai mertuanya."
Tommy melampiaskan amarahnya kepada Eireen. Tommy tanpa merasa kasihan lalu berkata "bukankah kamu sangat pandai? Membuat harga diriku hilang di depan bocah seperti dia."
"Aku dari awal sudah memberitahu kepadamu, kalau itu hal yang tidak mungkin.. tapi kamu sendiri yang ingin memberi tahukan kepada Mike sendiri." Ucap Eireen dengan nada polos.
Tommy dengan dingin berkata ”masalah ini belum selesai, bagaimanapun juga aku harus menjadi pemegang saham di perusahaan Mike. Jangan lupa dengan keadaan mamamu."
__ADS_1
Mama.. mama dan mama lagi..
Bisakah Tommy tidak usah menggunakan mamanya untuk mengancamnya.
Badan Eireen gemetar, sambil duduk dia berjongkok dan menangis bersandar di pintu. Dia merasa sangat tidak berdaya saat ini.
….
Beberapa hari ini suasana di kediaman Mike sangat dingin. Mike dan Eireen sudah beberapa hari ini tidak tidur dalam satu kamar yang sama.
Pasangan suami istri ini sedang bersitegang. Para pelayan merasa ada yang tidak beres.
"nyonya muda?" Seorang pelayan melihat Eireen keluar dari kamar lalu menyapa dan memberi hormat.
Eireen hanya merespon kecil, semua pelayan mulai melihat dia dengan tatapan aneh. Eireen memegangi pegangan tangga, baru turun beberapa langkah dia mendengar suara bisikan dibawah.
Terdengar sebuah suara yang berkata "nyonya muda menyedihkan sekali, aku dengar akhir-akhir ini tuan muda tidak menghiraukan nya. Saya melihat tuan muda tidur di kamar tamu."
"Kamu salah kali ini, kukatakan padamu ya, karena itu semuanya jadi kacau. Dia secara tidak terduga memaksa tuan muda untuk memberikan saham kepada ayahnya." Suara yang ini bicara dengan sedikit merendahkan.
"Ya Tuhan, aku pikir dia sudah bertobat. Beberapa hari ini terlihat kalem,tapi ternyata bau busuknya tercium juga."
....
Suara-suara itu terdengar penuh dengan nada yang merendahkan dan mengejek. Eireen turun ke lantai bawah, dan seketika mereka yang tadi berbisik menjadi tenang. Semuanya berubah menjadi tenang dan patuh.
Eireen tidak memperhatikan mereka dan menganggap dia tidak mendengar hal tadi sama sekali.
"apakah nyonya muda ada di dalam?" seorang wanita setengah baya masuk ke dalam mencari Eireen.
"ada apa bibi?"beberapa pelayan langsung memberi hormat karena bibi adalah orang kepercayaan ibu Mike.
__ADS_1
Bibi tersenyum tipis dan melihat ke arah Eireen yang sedang duduk di ruang tamu. Dia berjalan kearah Eireen lalu berkata ”Nyonya muda, anda di panggil oleh nyonya Martha. Dia ingin bertemu anda."
Eireen mengerutkan keningnya, menutup buku yang dia baca lalu berdiri "baiklah."
Ibu Mike memanggilnya pasti bukan untuk hal yang baik yang akan di bicarakan.
Eireen mengikuti bibi menuju ke rumah utama. Ketika dia masuk, dia merasa suasananya tidak benar.Para pelayan berdiri menjauh.
Bahkan nyonya Martha sendiri duduk di ruang tamu, sambil memegang gelas di kedua tangannya. matanya menatap tajam ke arah Eireen. Seolah ingin menguliti Eireen hidup-hidup.
Nyonya Martha terus menatapnya, lalu Eireen berkata" mama, ada apa mencari saya?"
"Kamu masih ada muka bertanya kepadaku?" Suara nyonya Martha terdengar dingin dan penuh amarah.
”aku tidak mengerti, apa yang di katakan oleh mama. aku selalu di dalam rumah akhir-akhir ini. bahkan aku tidak ada keluar sejengkal jari pun ma. Aku tidak tahu dimana letak kesalahan yang aku perbuat?"
Begitu Eireen berkata seperti itu, para pelayan semakin melangkah mundur. Karena Eireen begitu berani menyanggah kata-kata nyonya Martha.
Nyonya Martha mendengus dingin "saya sudah tahu kenapa kamu begitu baik kepada Mike. Dan membantunya. Itu karena kamu mempunyai siasat tersembunyi, elaine.”
Eireen memutar alisnya seketika dia tidak menyangka bahwa segala sesuatu yang terjadi kemarin menyebar dengan begitu cepatnya. Dia pergi menemui Tommy bersama Mike, dan hal ini sudah tersebar hingga ke telinga mertuanya.
Melihat Eireen yang terdiam, membuat nyonya Martha semakin gemas " Elaine, ketika kamu menikah dengan Mike. kami memberi banyak keuntungan yang tidak terhitung jumlahnya kepada keluargamu. Tanpa di duga ayah dan anak sangat serakah."
Berbicara tentang hal yang membuat nyonya Martha marah, dengan segera dia beranjak dari kursinya,lalu selangkah demi selangkah menujunke arah Eireen "apa kamu anggap Mike adalah ATM berjalan?" nyonya Martha bicara dengan penuh kebencian.
Eireen tidak bisa mengatakan sepatah kata pun. Akhirnya dia tahu kenapa dia di panggil kerumah utama.
Para pelayan pun melihatnya dengan pandangan mata merendahkan. Tidak disangka rumor tersebut cepat menyebar.
Jelas menurut mereka, Elaine ini sudah mendapat banyak keuntungan, tapi masih belum puas juga, dan masih ingin mengeruk keuntungan lebih banyak lagi.
__ADS_1
happy reading all