Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 58


__ADS_3

Didalam kamar, Eireen sedang mandi. Dia mendengar suara ketukan pintu, dia lalu melihat ternyata adalah bibi dari rumah utama yang datang, tidak menunggu responnya, bibi kemudian berkata " nona muda anda di tunggu oleh nyonya besar untuk pergi ke rumah utama."


Mendengar kata-kata itu, Eireen merasa ada sesuatu hal yang sedang terjadi.


Dan bibi yang tidak menunggu respon dari dia langsung masuk kamar, membuatnya sangat tidak senang. Dia lalu menjawab dengan acuh, "baiklah, aku sudah tahu. Bibi pergilah saja dulu. Nanti aku akan menyusul."


Eireen berkata, tetapi dia belum bergerak. Bibi juga masih berada di kamar Eireen tanpa bergerak sedikit pun. Bibi memandang pintu, dan berkata lagi "nona muda, nyonya besar menyuruh saya untuk menunggu dan pergi bersama anda."


Mendengar kata-kata itu Eireen lalu menaikkan alisnya dan berkata "kemungkinan bibi akan menunggu lama. Karena aku baru saja mulai mandi."


Bibi berkata dengan polosnya "tidak apa-apa, saya bisa menunggu nona Elaine."


Melihat situasi ini,Eireen lalu berkata dengan nada penuh sarkasme "baiklah kalau begitu, bibi bisa terus menunggu."


Habis berbicara Eireen lalu mulai meletakkan air hangat secara perlahan-lahan tanpa takut terburu buru.


Bibi yang menunggu lama di luar mulai mengerutkan alisnya. Mendengar suara air di kamar mandi tidak hentinya bersuara, seperti belum ada tanda akan selesai ritual mandinya.


Bibi yang melihat Eireen sangat lama selesainya, tidak mendesaknya dan segera pergi kembali ke rumah utama.


Di ruang tamu rumah utama.


"Kenapa bibi ini lama sekali kembalinya?"


Nyonya Martha semakin emosi karena melihat bibi kembali dari kediaman Mike sangat lama tapi tidak juga membawa Eireen bersamanya.


"Dimana Elaine? Bukankah aku menyuruhmu untuk memanggil dia kemari?" Kata nyonya Martha penuh emosi.


"Aku sudah menyampaikan pesan nyonya kepada nona muda dan menyuruhnya untuk datang. Tapi nona muda masih mandi. Dan mengatakan akan datang setelah ia selesai mandi."

__ADS_1


Bibi mengatakan semua dialog yang tadi dia dan Eireen Katakan. Membuat nyonya Martha semakin marah.


Di samping itu Megan juga menjadi kompor, biar nyonya Martha memberikan hukuman yang lebih berat lagi kepada Eireen.


Tidak tahu sudah berapa lama, Eireen berjalan perlahan-lahan menuju ke rumah utama. Dia melirik keruang tamu, dia melihat Megan ada di sana. Dan lalu melihat mertuanya dengan wajah yang sangat tidak enak dilihat.


"Ada apa mama mencari Elaine?"kata Eireen dengan nada lembut dan penuh sopan.


Nyonya Martha melihatnya dan berkata " Elaine, kamu membiarkan aku menunggu lama. Beraninya kamu? Apa karena ada Mike yang selalu membela kamu, jadi kamu tidak menghormati saya sebagai mertua kamu?"


Eireen tahu dengan kondisinya yang mandi terlalu lama, membuat mertuanya menjadi sangat marah "ma, mama telah salah paham. Tadinya Elaine sedang mengoles obat di bak mandi. Mama juga tahu kan lutut Elaine habis terluka sebelumnya. Dokter meminta Elaine untuk merawat baik-baik lutut Elaine."


Mendengar kata-kata dari menantunya, membuatnya tidak bisa membalas perkataan Eireen, dadanya serasa tersumbat dan membuat dia semakin tidak nyaman."yah, aku tidak akan memperdebatkan masalah ini. Mama ingin bicarakan masalah lain."


Nyonya martha menarik nafas dalam-dalam, dan berkata kembali "aku mendengar bahwa hari ini kamu telah membuat banyak masalah di kantor. Meskipun kamu adalah nyonya muda di rumah ini, tetapi saat di kantor identitas kamu sudah berbeda. Apakah kamu mengerti? Kedepannya kamu harus lebih disiplin lagi dalam perusahaan. Jika aku mendengar kamu buat ulah lagi di perusahaan, jangan harap kamu dapat kerja lagi."


Mendengar kata-kata dari mertuanya, Eireen sangat marah. Dia lalu melihat Megan di samping mertuanya. Dan tahu lah dia biang keladi dari kemarahan mertuanya karena wanita ular ini. Dia lalu terlihat seperti wanita lemah yang tidak berdaya. Melihat Nyonya Martha membelanya, dia lalu menyombongkan pandangannya.


Eireen berkata dan memandang megan. Mendengar Eireen berkata seperti itu, dia takut Eireen akan menceritakan semuanya yang terjadi di perusahaan kepada tantenya.


"Ma, saya juga paham, Mike membiarkan Elaine masuk ke dalam perusahaan, untuk membantu membuat desain produk. Bukan untuk menjalankan tugas sebagai asisten. Kemudian, saya tidak pergi mencari Mike. Tapi mike dan saya kebetulan bertemu, saat Elaine mau keluar untuk menukar kain. Mike melihat Elaine terkejut dan bertanya apa yang sedang Elaine lakukan, tentu saja Elaine tidak mungkin berbohong kepada Mike. Jadi elaine menceritakan apa yang terjadi semuanya kepada mike."


Berkata sampai di sini Eireen berhenti, untuk melihat ekspresi dari mertuanya.


Dia melihat wajah nyonya Martha seperti tidak percaya, kemudian Eireen melanjutkan kata-katanya lagi "jika mama tidak percaya, mama boleh menanyakan kepada Mike, apakah saya berbohong atau tidak?"


Nyonya Martha tidak menyangka, bahwa yang sebenarnya terjadi seperti itu. Dia mulai meragukan apa yang Megan ceritakan tadi. Dia menyampingkan kepalanya memandang Megan diam-diam. Dalam hati dia bertanya sebenarnya apa yang terjadi.


Megan agak panik, tetapi dia memaksakan diri untuk tenang. Dia takut Tante martha tidak akan percaya lagi kepadanya "Tante saat, itu aku melihat orang-orang pada sibuk dengan kegiatan mereka. Hanya Elaine sendiri yang terlihat menganggur dan terlihat bosan. Baru aku memberinya tugas sebagai asisten."

__ADS_1


Dia berkata dengan sangat hati-hati, dia takut merusak imagenya sebagai wanita baik dan berpendidikan tinggi di hadapan Tante Martha jatuh.


Nyonya Martha mulai meragukan Megan. Lalu dia berkata kepada Eireen dengan lembut "karena masalah ini adalah kesalahan Megan, jadi Megan kamu minta maaf lah kepada Elaine. Karena kamu sudah salah paham kepadanya."


Megan yang tetap ingin terlihat baik di hadapan nyonya Martha lalu berkata kepada Eireen "Elaine aku meminta maaf karena telah salah paham kepadamu."


Eireen melihat wanita ini penuh tipu muslihat tetap ingin terlihat sebagai wanita yang patuh hanya senyum dengan sinis dan berkata "tidak apa-apa megan, lain kali lebih baik langsung tanyakan pada yang bersangkutan sebelum kamu mengadu yang tidak-tidak."


Megan yang mendengar ucapan Eireen hanya bisa menahan kesalnya dan tetap tersenyum kepada Eireen dengan terpaksa.


Nyonya Martha lalu berkata kepada Eireen "ya sudah Elaine. Sudah malam. Maafkan mama atas kesalah pahaman ini. Kembalilah untuk beristirahat. Dan juga kamu Megan, pulanglah. Besok kalian pasti kembali berkerja kan."


Setelah berkata seperti itu, nyonya Martha lalu segera naik ke atas kembali ke kamarnya. Meninggalkan Megan dan Eireen di bawah berdua.


Eireen lalu pergi meninggalkan Megan di ruang tamu. Sesampainya di rumah, Mike melihat kedatangan Eireen lalu berkata "kamu dari mana?"


Eireen lalu berkata "tadi aku habis dari rumah utama, mama memanggilku."


"Ada apa mama memanggilmu?"kata Mike dengan penuh tanya.


"Mama memanggilku karena Megan mengadu kepada mama, kalau aku mengadu kepadamu, aku bekerja sebagai asisten. Padahal tadi kita bertemu secara tidak sengaja di lift." Eireen menjelaskan secara singkat kepada Mike.


Mike sudah bisa menangkap maksud dari kata-kata Eireen. "Jadi apa yang terjadi?"


Eireen memjawab Mike "aku hanya mengatakan apa adanya. Lalu mama meminta maaf kepadaku karena telah salah paham."


Mike lalu bergumam "sepertinya Megan harus kularang untuk beberapa waktu menemui mamaku. Setiap ada Megan pasti mama akan mencarimu untuk memarahimu."


Eireen hanya mengangkat bahu dan masuk kedalam rumah. Tidak perlu di jelaskan Mike juga sudah bisa menilai sendiri. Wanita bernama Megan adalah wanita yang seperti apa.

__ADS_1


Happy reading all ❤️❤️❤️


__ADS_2