
Elaine sangat terkejut, dia hanya diam membatu. "Be.. belum ketemu."
Wajah Bruno langsung berubah drastis. "Ini sudah berapa hari, kenapa sampai sekarang masih juga belum ditemukan."
Elaine yang mendengar itu merasa disalahkan berkata "semua area yang ada di negara ini sudah di cari. Beberapa tempat keluar masuk ibu kota juga sudah kita cari. Namun mereka menghilang seperti menguap. Sama sekali tidak bisa ditemukan."
Wajah Bruno lalu berubah menjadi sangat serius. Matanya menyipit memperlihatkan aura kekejaman. "Apakah pihak Mike masih belum tahu kabar di dunia luar?"
"Aku berpesan kepada penjagaan disana agar jangan sampai ada berita yang masuk kedalam. Jadi aku meminta mereka menutup semua informasi."
"Suruh orang untuk memberitahukan kabar tentang keluarga nya. Aku ingin melihat reaksi dirinya."
Elaine mengangguk, lalu segera menghubungi orangnya untuk bergerak sesuai instruksi Bruno.
"Oh ya, aku dengar Mike masih memiliki seorang Tante yang ada di Amerika. Jika tidak bisa menemukan keluarga Lee di kota ini, kita cari saja tantenya. Aku yakin kakek tua itu tidak akan membiarkan putrinya mati."ada pancaran kebencian yang terlihat dari sorot mata Bruno.
"Aku mengerti."
Di hari berikutnya, berita sedang heboh, karena perusahaan Lee telah berganti direktur utama. Dan direktur yang baru dipegang oleh Bruno.
Eireen juga mendengar kabar ini, dia merasa marah dan geram kepada Elaine.
Masalah sudah seperti ini, dia sudah bisa menerka apa yang sebenarnya terjadi.
Orang yang tiba-tiba muncul dan menguasai grup Lee adalah orang di balik dalang semua ini. Bahkan kemungkinan besar adalah ayah dari anak Elaine.
Karena pernah sekali ia pergi ke perusahaan Lee, dia melihat Elaine dan Bruno keluar dari kantor dengan sangat mesra.
Hari ini dia sudah tidak bisa menunggu lagi. Dia lalu segera menelpon Jay.
"Kapan kamu bisa memberiku informasi?"
Jay tidak terkejut dengan panggilan Eireen. Dia menemukan hal yang sangat menyenangkan. Ia tersenyum dengan cerah dan berkata "untuk apa panik seperti itu. Beri aku waktu satu hari lagi. Kamu akan mendapatkan kabar yang sangat memuaskan."
Eireen tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah mendengar jawaban dari Jay, dia lalu mematikan ponselnya dan lanjut menunggu.
__ADS_1
Malamnya Jay sudah bisa memastikan hal yang sudah ia duga selama ini.
"Tuan muda, kami sudah menemukan tempat di mana Mike telah di tahan. Tapi anehnya ruangan nya hanya ada ruang kosong. Tidak ada orang dalam ruangan itu."
Bawahannya melaporkan semua yang mereka ketahui. Wajah mereka penuhi dengan rasa aneh.
Jay mengangkat alisnya. "Oh, jadi maksud kalian mike tidak berada di dalam sel?"
”tidak juga, waktu itu kami mengira salah informasi. Akan tetapi kami memastikan kembali. Ruang sel itu awalnya kosong. Tetapi ada seseorang yang ingin menemui Mike, tiba-tiba dia muncul dari dalam sel yang kami kira kosong."
Bawahannya bercerita dengan ekspresi terkejut.
Jay mengerutkan alisnya, lalu kemudian dia tertawa. "Hahahaha. Sepertinya kita sudah di tipu oleh Mike."
"Tuan muda, apa maksud ucapan anda?"
Bawahannya menatap Jay dengan bingung.
Jay meletakkan kedua tangannya dikepala dan bersender di sofa. Ia tersenyum dengan licik.
"Pernah tuan, lalu apa hubungannya?" Bawahan Jay bertanya kembali.
"Elaine mengira dia adalah belalang sembah. Dan Mike adalah burungnya. Kelihatannya Elaine memegang kendali atas semuanya. Namun ia tidak mengira kalau setiap langkahnya merupakan jebakan yang dibuat oleh Mike. Dan jurus ini sama saja memancing ular keluar dari sarangnya." Kata Jay dengan penuh penjelasan. Setelah mengatakannya dia menghela nafas panjang.
"Pantas saja Mike disebut sebagai jenius di dunia bisnis yang sulit di temukan. Rencana dan trik ini sepertinya dia sudah menyadari ada yang tidak beres dengan keluarga Tommy Tan." Lanjut Jay lagi.
Bawahannya terlihat sangat bingung. Belum sempat mereka bertanya dengan jelas. Jay sudah memberi perintah. "Perintahkan orang untuk berjaga di perusahan Lee grup. Siapa tahu bisa menemukan Mike."
"Baik!"
Setelah menerima perintah, bawahannya lalu berbalik dan pergi.
Mike tidak tahu kalau rencananya sudah terbaca.
Sekarang ia sedang duduk di depan apartemen, wajahnya terlihat begitu tegas dan menakutkan.
__ADS_1
Tadi sore ia mendapatkan kabar dari orang yang menggantikan dirinya di sel. Berani-beraninya Elaine menyuruh orang untuk memberi kabar buruk mengenai keluarga nya.
Kali ini nyali Elaine sangat besar, sehingga menggunakan keluarganya untuk mengancam dirinya.
Dan tentu saja yang membuatnya lebih marah adalah dalang di balik semua ini adalah keturunan dari bawahan kakeknya dua puluh tahun yang lalu.
Mike tidak begitu tahu jelas kejadian dua puluh tahun lalu. Karena ketika itu ia masih kecil. Namun beberapa masalah muncul dalam perusahaan yang pernah ia dengar dari kakeknya. Kakeknya lalu turun tangan menyelesaikan masalah itu. Setelah bertahun-tahun masalah itu mulai perlahan-lahan di lupakan.
Namun kemunculan Bruno serta informasi yang dia dapatkan semuanya. Membuatnya menyadari siapa dalang di balik semua ini. Dan mengingatkan kembali hal yang sudah lama dilupakan.
”Presdir apakah sudah waktunya untuk menangkap mangsa?" Hans menatap Mike dengan sangat hati-hati.
Mike kembali dari lamunannya. Ia melirik Hans dengan dingin. "Sementara ini tidak perlu buru-buru. Antarkan aku menemui kakekku."
Hans mengangguk, ia lalu membawa Mike ke villa dimana kakek dan keluarga Mike berada.
Di dalam taman vila, nyonya Martha, David dan kakek baru saja akan masuk untuk beristirahat.
Di halaman yang tenang, suara mesin mobil masuk terdengar sangat jelas.
"Bocah ini akhirnya datang juga." Kakek berkata dengan senyum paksa.
Ketika mereka dijemput waktu Hari mereka di usir, kakek sudah menduga bahwa di belakang semua ini adalah pekerjaan Mike.
Hanya saja kakek tidak begitu tahu pasti apa yang dikerjakan Mike. Jadi dia masih tetap bersama nyonya Martha dan David. Dibawah tekanan mereka berdua. Mereka menunggu Mike untuk mencari mereka.
David dan Martha yang melihat kedatangan putra yang mereka tunggu, mulai tersenyum.
Khususnya nyonya Martha, dia sudah menyiapkan rentetan komplain yang akan dia adukan kepada putranya.
"Bocah nakal, akhirnya kamu muncul juga.,"
meskipun kakek tahu bahwa ini semua rencana Mike, dia memperhatikan Mike dari atas sampai bawah. dia khawatir terjadi perubahan dari mike. setelah melihat keseluruhan, kakek lebih merasa tenang.
Mike yang melihat kakek tidak terkejut sama sekali, dan sudah menyadari kalau kakek sudah tahu rencananya. Dia sedikit malu. "Sebelumnya waktunya belum tepat. Aku khawatir akan mempengaruhi keseluruhan rencana. Jadi aku selalu menyembunyikan nya. Kakek jangan menyalahkan aku."
__ADS_1
happy reading all ❤️❤️❤️