Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 98


__ADS_3

Keesokan harinya, EIreen bangun pagi-pagi, setelah menunggu dia selesai sarapan, dia memperkirawakn waktu, ia mengambil teleponnya untuk menelpon mamanya, "Mama, apakah mama sudah sampai? Apakah Dony menjemput mama?"


Tia mengambil ponselnya dengan malu, tidak tahu harus bagaimana menjawabnya.


Karena yang berdiri di depannya bukan Dony, melainkan Mike sendiri.


Ternyata di saat Mike berencana ingin pergi mencari Eireen, pengawal Morgan melapor kepadanya kalau mama Eireen pulang kembali ke ibu kota.


Setelah itu, Mike berencana melepaskan ide untuk bertemu Eireen, rencananya berubah dengan membiarkan Eireen yang inisiatif datang menemuinya sendiri.


Eireen tidak tahu semua ini, lama dia tidak mendengarkan mamanya berbicara, dia kemudian mengerutkan keningnya, "Mama, kenapa mama tidak bicara?"


"Aku..."


Tia tidak menjawab dengan ragu, akan tetapi di saat dia baru mengatakan satu kata, ponselnya langsung di rebut oleh Mike.


Eireen merasa bertanya dengan mamanya sendiri, kenapa mama tidak berbicara sepatah kata pun, "Mama, sebenarnya ada apa ma? Apakah ada masalah?"


"Bibi tidak ada masalah, tetapi, Eireen.. Hutang di antara kita bukankah masih ada yang harus di perhitungkan."


Suara dingin Mike melalui telepon mencapai pada telinga Eireen, dia terkejut sehingga tangannya meregang. Ponsel yang telah dia pegang terjatuh di atas lantai.


Kebetulan keadaan seperti ini terlihat oleh Jay yang baru bangun, dia lalu menghampiri Eireen dan bertanya-tanya, " Hei wanita bodoh, pagi-pagi ada apa kamu bengong, sampai menjatuhkan ponselmu?"


Jay bertanya sambil memungut ponsel yang telah jatuh di lantai.


Di telepon, Mike mendengar suara lelaki yang tidak di kenalnya, wajahnya menjadi sangat gelap menakutkan.


Dengan tatapan dia melihat Morgan. Morgan terkejut oleh tatapan Mike, bulu kuduk di seluruh badannya berdiri.


Mengapa bos memandang dia begitu, apakah dia melakukan kesalahan?


Pada saat yang sama, EIreen yang berada di negara K juga kembali kesadarannya setelah mendengar kata-kata Jay.


Dia tidak menghiraukan ekspresi Jay yang bertanya-tanya, dia merebut kembali ponselnya, melihat ponselnya masih tersambung, dia tiba-tiba merasa gugup dan khawatir.


"Mike, kamu jangan menyakiti mamaku, dia sama sekali tidak tahu masalah yang sebelumnya!"


Mike menyipitkan matanya dengan tatapan berbahaya, "Aku tidak peduli dia tahu atau tidak, aku memberimu waktu tiga hari, jika dalam waktu tiga hari aku tidak melihatmu, aku akan menagih hutangmu dengan ibumu."

__ADS_1


Setelah selesai bicara, Mike langsung menutup teleponnya.


Eireen merasa sangat kacau, dia memegang ponselnya dengan erat, "Mike, kamu tidak boleh begini."


Sayangnya sambungan telepon sudah di tutup, suara rendahnya sama sekali tidak terdengar oleh Mike.


Dan Jay yang di sampingnya juga menebak beberapa masalah, dia bertanya-tanya dengan wajah serius, "Apakah telepon barusan adalah Mike?"


Eireen mengangguk, "Dia menculik mamaku, memintaku pulang dalam waktu tiga hari. JIka tidak, dia akan membuat perhitungan dengan mamaku."


Jay memutar alisnya, "Apakah kamu ingin kembali?"


Eireen menarik nafas dalam-dalam, "AKu harus kembali,itu adalah mamaku, aku tidak mungkin tidak peduli."


Setelah dia selesai bicara, dia kembali ke kamar untuk beres-beres.


..............


Kediaman keluarga Lee, Rena sebenanrya berencana membunuh Eireen diam-diam, pada akhirnya setelah melewati satu hari, dia mengetahui dari bawahannya bahwa tuan menculik ibu Eireen, dan memaksa Eireen pulang kembali."


"Sialan, kenapa wanita murahan ini selalu menyusahkan."


Rena tidak bisa menuduh tuannya sendiri, hanya bisa mengarahkan ujung tombaknya ke arah Eireen.


Di dalam hatinya dia tahu, sesuai penilaian tuan pada perempuan itu, mereka berdua paling lama bertengkar beberapa hari dan akan berbaikan seperti sebelumnya.


Setelah masalah sebelumnya, dari hasil penyelidikan Rena, Eireen juga tidak akan mudah lepas dari Mike.


Tapi ini juga tidak bisa membuat dia menerima fakta bahwa Eireen akan kembali.


TIdak, dia tidak bisa membiarkan perempuan itu merebut tuannya.


Rena berpikir dengan keras, sejak dia tidak bisa menghentikan tuannya mencari kembali perempuan itu, dia mencoba cari cara untuk bisa menghentikan kedatangan wanita itu.


Pada saat itu, dia melepaskan semua masalah yang ada di tangannya, berbalik dan pergi ke rumah utama.


Di rumah utama, nyonya Martha sedang beristirahat, dia mendengar pelayan mengatakan kalau Rena sudah datang, Nyonya Martha berpikir Mike sedang ada masalah yang mau di katakan kepadanya, dia bangkit dan turun.


"Rena, apakah Mike ada masalah dan memintamu memberitahukannya kepadaku?"

__ADS_1


Rena menggelengkan kepalanya, "Nyonya, kali ini aku mencarimu karena keinginanku sendiri, tuan muda tidak mengetahuinya."


Dia berkata, wajahnya dengan sengaja menampilkan ekspresi yang bingung, "Ada suatu masalah, menurutku ini tidak bisa membiarkan tuan tidak menyadari kesalahannya, ini bisa melukai tuan, saya ingin meminta nyonya untuk membantuku membujuk Tuan Muda."


Setelah nyonya Martha mendengar masalah Mike, wajahnya mulai tegang, dia lalu bertanya, "Ada masalah apa? Seberapa serius?"


Rena juga tidak berusaha menyembunyikannya, dia memberitahu masalah tentang MIke yang mencari tau tentang Eireen.


"Apa! Mike mencari ****** itu, mengapa kamu tidak segera memberitahukannya kepadaku?"


Nyonya Martha sangat marah, sebenarnya dia mengira Mike dengan perempuan itu sudah bercerai. Sudah tidak ada hubungan apapun, siapa yang tahu ternyata anak ini diam-diam mencarinya, untungnya beberapa hari in dia masih ingin membantu Mike mencari seorang istri yang cocok di keluarganya.


Rena mengatakannya dengan polos, "Masalah ini tuan tidak memintaku bertanggung jawab, aku terhadap masalah ini juga baru mengetahuinya."


Wajah nyonya Martha terlihat sangat marah, Rena melanjutkan, "Nyonya, sekarang tuan sudah menemukan perempuan itu, ku dengar perempuan itu dua hari lagi akan kembali."


"Aku tidak mengijinkan dia masuk, beraninya Mike membiarkan dia kembali!" Nyonya Martha berkata dengan suara keras.


Rena tidak berpikir begitu, "Apa yang tuan inginkan, saya khawatir tidak ada orang yang bisa menghentikannya, Nyonya."


Nyonya Martha menatap Rena dengan marah, membuka mulut dan mulai mengomel, perkataan Rena itu bahkan dia sendiri juga merasa masuk akal.


Lagipula Mike dari kecil sampai besar ingin melakukan apa, bahkan jika menentangnya, anak ini tetap akan melakukannya.


Tapi dengan membiarkan orang yang membuat bencana pada keluarganya kembali, bagaimana dia bisa setuju.


"Kamu panggilkan Mike untuk datang kemari."


Rena mengangguk, berbalik dan pergi memberitahu Mike.


Sedangkan nyonya Martha setelah dia pergi, segera meminta Bibi untuk memanggil kakek dan ayah Mike datang ke ruang tamu.


"Menantuku, apa yang ingin kamu lakukan sehingga memanggil kita dengan tergesa-gesa seperti ini?" kakek ALbert melihat nyonya Martha dengan aneh.


David juga ikut berkata "Martha, ada apa denganmu? Wajahmu terlihat tidak bagus?"


happy reading all ❤️❤️❤️


beberapa episode lagi akan tamat..

__ADS_1


sll minta like, komen dan vote.❤️❤️❤️


__ADS_2