Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 14


__ADS_3

Keesokan harinya, pada saat sore menjelang malam, matahari senja bersinar dengan warna keemasannya. Perlahan lahan mulai tenggelam di ufuk barat. Terlihat Mike dan Eireen sedang makan malam bersama. Jarang sekali mereka bisa makan bersama, dikarenakan kesibukan pekerjaan Mike yang selalu membuatnya pulang malam.


Suasana makan malam ini sangat sunyi, tetapi mereka berdua merasakan kehangatan yang tidak bisa di ungkapkan. Eireen sangat suka dengan situasi ini. Eireen beberapa malam ini selalu menahan diri, dia sangat tidak tahan makan sendiri. Ia sangat senang jika makan malam ada yang menemani.


Eireen yang sedang bergumam sendiri, kemudian melihat seseorang masuk lalu mendengar para pelayan memberi hormat. "baru jam berapa ini? kalian sudah makan malam?!" tanya Megan.


Megan yang baru datang lalu segera menarik kursi di meja makan dan duduk di meja tengah di antara Eireen dan Mike. Sepertinya ia memang dikhususkan untuk duduk di situ.


Eireen yang tanpa sadar memandang Megan. ia memperhatikan Megan sepertinya suasana hatinya sedang sangat baik. Megan berdandan dengan sangat cantik. Matanya sedikit-sedikit melirik ke arah Mike dengan tatapan penuh cinta. Mike nampaknya sama sekali tidak memperhatikan, dan tetap melanjutkannya makan malamnya.


Eireen yang merasa was-was karena setiap kali ada Megan pasti tidak ada hal yang baik terjadi, lalu Eireen segera meletakkan alat makannya. Menunggu cukup lama, tapi Megan ternyata tidak berniat cari masalah dengannya. Pandangan Megan dari awal tiba hanya tertuju pada Mike.


Mike bertanya dengan nada dingin "ada perlu apa kemari? apa ada masalah?"


"Ya." jawab Megan.


Megan yang melihat Mike akhirnya berbicara kepadanya, sangat senang. Lalu dia mulai mengeluarkan sebuah undangan yang sangat indah dari tasnya. Menaruhnya di depan Mike, dan menganggap Eireen seperti tidak ada disana.


"apa ini?" tanya Mike. Mike melirik undangan yang berwarna putih tersebut tanpa terlalu peduli.


Melihat Mike mulai meresponnya, Megan lalu berkata " Universitas kak, dalam waktu dekat akan mengadakan reuni, acara kumpul-kumpul alumni kita kak. Pada saat itu Professor Ben juga akan ikut serta. Kakak tahu kan kalau profesor sangat mengakui potensi kakak, tapi pada tahun kedua kakak pergi ke luar negeri.. Malahan ia mempercayakan Megan khusus untuk memberikan undangan spesial ini kepada kakak. Ia ingin melihat murid kesayangan dia dulu hadir pada acara tersebut."


Megan sengaja berbicara panjang lebar untuk menunjukkan pada Eireen bahwa dia dan Mike sangat dekat. sambil berbicara sambil sesekali dia melirik Eireen.


Mike yang mendengar kata-kata Megan lalu bertanya "kapan acaranya diadakan?"

__ADS_1


"Besok malam kak." Jawab Megan dengan sangat antusias.


Dengan pemikiran besok Megan dan Mike akan pergi acara reuni bersama, matanya berharap jawaban Mike yaitu akan pergi bersamanya. jadi kesempatan Megan untuk mendekati Mike semakin terbuka lebar.


Mike mengangguk dan menjawab "kalau begitu aku juga akan ikut besok." seumur-umur Mike sebenarnya tidak suka pergi ke acara seperti ini. tetapi karena Profesor Ben adalah seseorang yang sangat baik dan bijaksana, serta selalu menjaga junior-juniornya dengan baik. Dalam lubuk hati terdalam, bagi Mike profesor Ben adalah profesor yang paling dia hormati.


Melihat persetujuan dari Mike, megan semakin bangga dan menunjukkan kesombongannya pada Eireen.


Eireen tampak sama sekali tidak peduli dan terpancing dengan yang dilakukan Megan. Ia tidak tertarik dan tidak ingin mencampuri urusan pribadi Mike.


Namun di mata Megan, dia melihat Eireen sedang berpura-pura bersikap tenang. membuat Megan semakin merasa bangga.


.....,..,.


Keesokan harinya, sore menjelang malam di acara perkumpulan tersebut. Mike dan Megan masuk ke Gedung tersebut secara bersamaan. Sudah banyak orang yang duduk di ruangan VIP tersebut. Para murid unggulan berkumpul dan mereka sudah menjadi orang berpengaruh di ibu kota, mereka saling bercengkrama satu sama lain karena lama tidak berjumpa.


Megan tertawa tanpa berbicara sepatah kata pun, hatinya sangat senang karena banyak yang menyadari kalau dia dan Mike sangat cocok dan sepadan. Mike hanya diam karena terlalu malas menjelaskan.


Bahkan Ben yang melihat mereka berdua pun sambil menganggukkan kepala berkata " benar-benar pasangan yang sangat cocok."


Semua orang sangat iri, Megan bisa mendapatkan pacar yang sangat tampan dan berpengaruh seperti Mike. Ada juga orang yang menanyakan kondisi hubungan Mike dan Megan saat ini.


Megan merasa sangat senang, lalu dia mulai minum banyak. Melihat Megan berjalan sempoyongan, Mike segera pamit undur diri dan dengan terpaksa segera mengantar Megan pulang kerumah.


"Megan, sadarlah kita sudah sampai di rumah."

__ADS_1


Tangan Mike membopongnya keluar dari mobil, sedangkan tangan satunya lagi menghalangi tangan Megan yang meraba-raba tubuhnya. jika bukan karena Megan mabuk, mungkin dia akan meninggalkan Megan saat ini.


Megan sepanjang perjalanan sudah ribut minta dibawa ke hotel. Melihat sudah sampai pintu gerbang utama, Megan makin menjadi-jadi. membuat para pembantu yang membuka pintu melihat dengan tatapan aneh.


"Tidak kak, aku tidak mau pulang, ayo kita nginap di hotel kak, di hotel." teriak Megan.


Keributan yang ditimbulkan Megan semakin parah. Mike melihat rumah utama lampunya sudah dimatikan. jika dia memulangkan Megan sekarang pasti akan bertambah kacau. Jadi Mike membawa Megan pulang kerumahnya.


Eireen yang sedang tidur dengan nyenyak tanpa sadar terbangun karena mendengar suara keributan dan gedoran pintu yang sangat keras.


Eireen lalu memakai jaket dan keluar untuk melihat, siapa sangka sekalinya ia membuka pintu tercium bau alkohol yang sangat kuat.


Megan sedang ribut di depan kamar tidur Eireen lalu berkata "tidak,.. aku maunya tidur di kamar ini, kak Mike jangan usir aku ya."


Kamar Mike adalah kamar utama. Kamar Mike dan Eireen.


"kamu sudah cukup buat keributan." kata Mike berdiri di depan Megan dengan wajah kesal.


" kak Mike, kamu jahat padaku." ucap Megan dengan penuh emosi.


Megan tiba-tiba menjadi tersalahkan lalu matanya melihat ke arah Eireen. "siapa kamu? kenapa kamu ada di kamar kak Mike? keluar kamu... keluar..."


Eireen yang tidak siap di dorong oleh Megan beberapa kali dengan segera terjatuh ke sisi lain. Mike yang melihatnya dengan segera menjulurkan tangannya dan menyanggah tubuh Eireen.


Disaat pikiran mereka tidak fokus, Megan dengan segera merebahkan tubuhnya di kasur Mike. lalu nafasnya terdengar sangat teratur..

__ADS_1


happy reading all ❤️😀❤️


__ADS_2