
Bagaimana mungkin? Edward mencari Eireen hanya untuk membicarakan kerja sama. Tapi info dari Ira tidak mengatakan hal seperti itu.
Mereka yang mengira Elaine keluar untuk bermain gila. Merasa dirinya telah salah paham, nyonya martha merasakan sedikit panas di wajahny. Lalu dia menatap Eireen dengan penuh curiga.
Sejak kapan wanita ini memiliki kemampuan untuk di incar oleh perusahaan lain? Darimana kemampuan Elaine berasal.
Semua mata tertuju pada Eireen.
"Apakah kamu sudah menandatangani kontrak kerja itu?" Suara Mike terdengar datang dari satu sisi. Dia sudah lama tahu bahwa tujuan Edward untuk mencari Eireen adalah untuk kerjasama. Wajahnya yang tampan terlihat sangat tidak senang.
Megan tiba-tiba memotong kata-kata yang baru saja ingin di jawab oleh Eireen "aku tidak menduga kemampuan Elaine begitu tinggi. Mata tuan muda Tan sungguh sangat jeli."
Kata-kata yang keluar dari mulut Megan seperti sedang memujinya. Eireen merasa bahwa ada sesuatu yang salah setiap kali Megan memujinya.
Benar saja, detik berikutnya Megan kembali berkata "kak Mike, Perusahaan keluarga Tan di industri garmen cukup terkenal kak. Jika Elaine dapat masuk ke dalam perusahaan mereka dan berkembang dengan baik, aku pastikan kak masa depan Elaine pasti sangat bagus. Saya pikir, kak Mike harusnya menyetujuinya. Daripada dia selalu menyelinap keluar dan membuat kita semua salah paham."
Kata-kata Megan terdengar penuh makna dan terlihat ingin membantu Eireen.
Mike mengabaikan perkataan Megan lalu berjalan mendekat kepada Edward,mengambil surat kontrak itu lalu menekannya ke dada Edward." Tuan Tan, grup keluarga kami juga mendirikan perusahaan desain. Istri saya, tentu saja akan datang ke dalam perusahaan saya untuk membantu saya. Dan terima kasih atas apresiasi tuan Tan kepada bakat istri saya. Tetapi istri saya mungkin akan mengecewakan anda. Silahkan pergi."
Megan tidak menduga Mike akan melakukan hal seperti itu. Wajahnya panas seperti tertampar. Nyonya Martha memegang tangan Megan yang dingin. Dia ingin menghentikan Mike. Tapi melihat Mike sangat dingin, dia membatalkan niat itu.
Eireen tidak menduga, Mike akan membiarkan dia bekerja di perusahaan. Lagipula syarat yang dia minta sangat tinggi.
"Apakah kamu benar-benar tidak bisa mempertimbangkan nya lagi?" Edward mengambil kontrak itu dan menatap Eireen dengan wajah penuh harap.
Hampir pada saat yang sama, Mike menatap tajam ke arah Eireen. Alisnya terangkat dan matanya seolah-olah berbicara ”coba saja, kalau kau berani menerima tawaran itu."
Eireen juga tidak berani menatap Mike. Dia tersenyum kepada Edward dan berkata "terima kasih atas penghargaan mu. Tapi aku sangat khawatir aku harus menolak kebaikanmu. Aku benar-benar minta maaf."
__ADS_1
Edward mendengar permintaan tulus Eireen lalu berkata " benar-benar di sayangkan. Namun selama nona elaine suka, dan berubah pikiran. Pintu grup perusahaan kami akan selalu terbuka untuk anda kapan saja."
Ketika Edward selesai berbicara, dia merapikan pakaiannya, membawa berkasnya, mengucapkan selamat tinggal dengan sopan dan melangkah pergi.
Eireen yang melihat punggungnya dengan sangat gentle dan elegan.
Ketika nyonya Martha melihat ada yang salah dengan perkirannya dia segera pamit juga dengan berkata "aku masih ada urusan, aku pergi dulu."
"Hati-hati di jalan Tante," kata Megan dengan lembut. (Dasar Megan bermuka dua)
Mike kemudian menoleh ke arah Eireen dan berkata "sekarang kamu pulang dulu, dan kita akan bicara lagi nanti malam."
Eireen menjawab dengan mengangguk.
Melihat Eireen setuju, Mike menoleh ke arah partner kerjanya tadi yang tidak bersuara." Presiden direktur Lu, ayo kita lanjutkan kembali."
Megan menatap Eireen seperti ingin menelannya hidup-hidup. Eireen tidak terlalu peduli dengan Megan. Dia segera membereskan barang-barang nya di atas meja, lalu pergi keluar dari kafe.
Setelah meninggalkan kafe, Eireen segera pulang. Dia segera masuk ke kamarnya, dan melanjutkan rutinitasnya seperti biasa yaitu bersembunyi di kamar dan menggambar desain.
Di malam hari ketika dia masih terlarut dalam aktifitas nya. Tiba-tiba terdengar suara pintu dari luar. Eireen mendongak dan melihat Mike masuk dengan membawa tas arsip di tangannya.
Begitu dia masuk, dia melemparkan tas itu ke arah Eireen lalu berkata "lihatlah sendiri."
"Apa ini?" Eireen tanpa sadar mengambil tas itu dan melihat ke arah Mike dengan wajah bingung.
"Hak saham yang kamu mau, tiga puluh lima persen." Suara Mike terdengar biasa saja, wajahnya masih terlihat sedikit lelah
Eireen sedikit terpana, dan mengeluarkan dua kontrak yang terikat. Semua klausa tertulis jelas termasuk pembagian deviden.
__ADS_1
Eireen melihatnya sebentar lalu melihat ada halaman terakhir klausa tambahan.
Dia memperhitungkan segala sesuatu yang mungkin akan terjadi. Jelas itu untuk menjaga jarak dari Tommy. Eireen menutup kontrak saham itu dan terdiam cukup lama.
Tommy sangat sulit di hadapi. Dan dia tidak tahu , apakah dia bisa lolos dengan kontrak seperti ini.
Melihat wajah Eireen yang terlihat ragu-ragu dan diam, Mike berkata"ini adalah otoritas terbesar yang bisa ku berikan kepadamu. Pikirkan sendiri. Jika kamu tidak mau, tetaplah di rumah dan jadi istri yang baik. Jangan pernah berpikir untuk keluar dan pamer lagi."
Singkatan ini adalah konsekuensi yang besar dibuat oleh Mike. Otak Eireen segera berputar cepat dan berpikir tentang keputusan apa yang akan dia ambil.
Dalam hatinya, Tommy sangat mencintai Elaine. Jika nama Elaine yang tertera di kontrak ini, dia pasti setuju saja.
Dengan cara ini, dia telah menyelesaikan misi yang diberikan oleh Tommydan Elaine juga pasti senang. Dengan segera Eireen mengambil pena dan berkata "aku setuju."
Mike menyeka bibirnya dan melihat dengan cepat Eireen menandatangani dua surat kontrak tersebut.
Ketika Eireen sudah selesai menandatangani, segera Mike mengambil surat kontrak itu dan ikut menandatangani nya juga. Eireen melihat dari samping bagaimana Mike menuliskan namanya dengan kuat dan indah.
setelah menandatangani dia memberikan satu surat kontrak kepada Eireen. dan berkata "ambil dan simpan sendiri dengan baik. sedangkan untuk jabatanmu, nanti kita mulai dengan menjadi desainer biasa dulu. ini adalah tradisi keluarga,apakah kamu keberatan?"
"tidak. aku tidak keberatan sama sekali." jawaban dari Eireen adalah dia ingin memulai dari awal, agar jika nanti dia sudah tidak menjadi Elaine lagi, dia bisa mengembangkan karirnya.
Selain itu dia juga sangat tahu, orang yang berbakat seperti dirinya sangat banyak. jadi dia ingin bersaing secara sehat. kita semua bekerja keras. jika ingin mendapatkan promosi harus berjuang sendiri.
happy reading all ❤️❤️❤️❤️
minta like, komen dan votenya ❤️❤️❤️
semoga suka ya❤️❤️
__ADS_1