Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 78


__ADS_3

Eireen kemudian teringat kepada Jay, Jay sudah pulang ke negaranya dua Minggu yang lalu. Kemudian dengan segera dia menghubungi Jay. Dia mengambil ponselnya dan memencet nama Jay.


"Halo gadis kecil. Ada apa kamu menghubungiku? Pasti kamu barusan membaca berita mengenai Mike ya."


Eireen tidak ada waktu meladeni Jay, dia bertanya tanpa basa basi "apa yang sebenarnya terjadi kepada keluarga Lee? Kenapa bisa Mike sampai ditangkap?"


"Bukankah di berita sudah di beritahu karena tidak membayar pajak."


"Tidak mungkin. Keluarga Mike bukan orang yang Seperti itu. Mereka tidak mungkin tidak patuh pajak." Eireen lalu menepis kata kata Jay.


Jay menyipitkan matanya dari ujung telepon.


"Kamu sangat percaya pada Mike. Kamu harus tahu kalau semua bukti mengarah pada Mike. Kalau grup Lee tidak membayar pajak. Bahkan para pemegang saham satu persatu mulai meninggalkan Perusahaan Lee."


"Mike bukan orang yang seperti itu!" Eireen berikeras.


"Hah, apa yang kamu katakan tidak ada guna."


Tawa sini Jay, membuat pikirannya menjadi tenang


Benar apa yang Jay katakan, dia juga tidak bisa berbuat apapun untuk membantu Mike.…


Tiba-tiba Eireen terdiam.


"Kenapa? Kehabisan kata-kata? Apakah kamu tidak ingin membantu Mike?"


Jay berganti posisi dan berbaring di sofa.


"Apa yang bisa aku lakukan?" Eireen kembali dari lamunannya. Ia sama sekali tidak mempedulikan ucapan Jay sebelumnya.


Dia sadar diri, dia hanya wanita biasa yang tidak punya kekuasaan apapun untuk membantu Mike.


Mengingat kali ini, ia tiba-tiba teringat akan keluarga Tan. ”lalu bagaimana dengan keluarga Tan? Apakah mereka tidak membantu?"


"Keluarga Tan? Apakah menurutmu keluarga Tan akan mau membantu atau mengeluarkan uang lima ratus miliar?"


Pertanyaan yang di lontarkan balik oleh Jay, membuat Eireen terdiam.


Karena tidak ada yang lebih memahami keluarga Tan selain Eireen. Takutnya sekarang mereka sedang mencari cara untuk melepaskan diri dari Mike. Namun ia tidak tahu kalau kondisi sekarang justru sebaliknya.


Keluarga Tan, begitu mengetahui Mike di bawa oleh pihak penyidik untuk di investigasi kemudian dia berkata kepada Elaine.

__ADS_1


"Sayang, sekarang Mike telah ditangkap. Apakah sebaiknya kita mengumumkan kepada media bahwa kita tidak memiliki hubungan apapun kepada media."


"Siapa yang ingin putus hubungan?" Elaine tersenyum dengan wajah picik. "Sekarang Mike di tangkap. Ini merupakan kesempatan emas bagi kita untuk mendapatkan kekuasaan di dalam keluarga Lee."


Tommy mengkerut kan alisnya "kamu memanfaatkan kesempatan kali ini untuk merampas Grup Lee, namun hal ini akan membuat nama baikmu rusak."


"Pa, kamu tenang saja, aku punya rencana. Dan ini tidak akan berpengaruh padaku. Yang nama baiknya akan hancur adalah keluarga Mike."


Elaine berdiri dengan wajah percaya diri,”aku sekarang mau kembali dulu ke keluarga Lee, tapi aku memerlukan bantuan mu papa. Untuk membantuku melakukan beberapa hal,"


Dia mendekati tommy dan berpesan beberapa hal, lalu pergi dari rumah Tommy.


Di kediaman keluarga Mike. Kakek dan ayah yang mendengar bahwa Mike dibawa oleh penyidik mulai merasa khawatir. Nyonya Martha yang mendengar berita itu lalu segera menghubungi teman-teman terdekatnya. Namun tidak ada satupun yang mengangkat telepon nyonya Martha,


Nyonya martha menjadi sangat geram. "Dasar semua materialistis. Mike belum dinyatakan bersalah, tetapi mereka semua mulai menjauhiku."


Nyonya Martha yang sangat emosi kemudian membanting handphonenya lalu disaat itu dia mendengar pelayan berkata. "Nyonya, nyonya muda sudah pulang."


Begitu laporan ini disampaikan, Elaine tiba dengan wajah khawatir.


"Mama, kakek dimana? Aku mendengar Mike di bawa oleh penyidik. Apakah hutang lima ratus miliar itu benar adanya?"


Begitu nyonya Martha melihat Elaine, wajahnya penuh dengan emosi. Sebelum dia melontarkan kata-kata kejam dia teringat ada bahwa dia harus menahan emosinya.


"Ma, kenapa mama berkata seperti itu. Terjadi masalah yang sangat besar dirumah. Bagaimana mungkin aku hanya diam saja. Bagaimana kondisi nya sekarang? Apa perlu minta bantuan ayahku? Ayahku sekarang sedang mulai mencari dana,"


Ekspresi nyonya Martha mulai membaik, kemudian dia berkata tapi dengan nada tajam "bantuan apa yang bisa kalian berikan? Kamu lebih baik diam dirumah saja. Jangan membuat masalah baru untuk Mike."


"Apa yang mama katakan benar. Jika butuh bantuan harus segera bilang padaku."


Nyonya Martha mulai melambaikan tangannya dan berkata "sudah kamu pulang saja sana."


Elaine kemudian mengangguk lalu berbalik dan pergi. Setelah berbalik senyumnya penuh dengan maksud jahat.


Dia meninggalkan rumah utama, dia tidak pergi kerumahnya. Melainkan dia pergi ke perusahaan Lee. Di perusahaan ada kakek dan ayah mertuanya. Mereka berdua sedang menenangkan para pegawai.


Ketika Elaine tiba di kantor, perusahaan sudah mulai tenang. Dia menyipitkan matanya melihat sekeliling tapi tidak ada kehebohan yang terjadi.


"Nyonya muda."


Pelayan senior memberi hormat kepada Elaine.

__ADS_1


"Apakah kakek ada di dalam?" Elaine bertanya dengan sopan dan pura-pura menurut.


"Tuan ada di dalam, silahkan ikuti saya."


Setelah kepala pelayan berkata, dia mengantar Elaine menemui kakek. Ia lalu mengetuk pintu kaca ruangan kakek. "tuan besar, nyonya muda datang."


"Masuk"


Kepala pelayan membawa Elaine masuk.


"Elaine kenapa kamu datang kemari?"


"Aku melihat berita kalau Mike mendapat masalah dan di tahan oleh penyidik. Aku merasa tidak tenang. Kakek jika ada yang bisa aku bantu. Apa yang bisa aku bantu?"


Kakek memijat alisnya lalu tersenyum "kamu sudah berniat membantu. Untuk sementara kakek tidak memerlukan bantuan mu."


"Kakek tidak perlu sungkan padaku. Sekarang Mike dibawa oleh penyidik. Perusahaan hanya mengandalkan mu dan ayah mertua. Aku takut kalian berdua akan kecapekan sehingga berniat membantu kalian. Masalah penting aku tidak akan mengurusnya. Hanya masalah kecil saja. Lagian aku tidak punya kesibukan."


Kali ini Elaine datang dengan tujuan sendiri. Kakek tidak mengetahuinya maksud kedatangan dirinya. Mendengar ucapan dan perhatian Elaine rasa sayangnya semakin bertambah.


Akhirnya dia tidak lagi menolak Elaine, kemudian dia berkata "baiklah aku akan mengatur kan beberapa pekerjaan untukmu. Aku ingat kamu pernah belajar di keuangan. Kamu bantu Mike mengurus kantor. Aku dan ayah mertuamu akan keluar mencari koneksi. Siapa tau bisa membuat Mike keluar lebih awal,"


Mata Elaine lalu berkilauan kemudian dia berkata "baik, jika ingin mengeluarkan Mike lebih cepat apakah kita perlu membayarkan sebagian pajak yang dibebankan?"


Kakek mengangguk. "Benar seperti itu."


"Lalu apakah dana likuiditas kita cukup? Lima ratus miliar bukanlah hal yang kecil?" Tanya Elaine dengan pura-pura khawatir.


"Dana itu pasti tidak cukup, tetapi aku dan mertuamu sedang mencari dana. Kamu tidak usah khawatir. Yang penting kamu jaga saja Perusahaan ini."


Kakek sangat jelas tidak ingin mengatakan lebih banyak tentang masalah dana. Jadi dia mengatakan dengan acuh tak acuh.


"Oke, kalau membutuhkan dana dari keluarga kami, beritahu saja padaku kek. Kami pasti akan membantu kekurangan dananya."


Elaine sengaja berpura-pura baik. Membuat kakek makin menyayangi dirinya.


Elaine tidak menduga bahwa kakek langsung mendukungnya untuk masuk ke perusahaan utama. Dia sudah menyuruh kepala pelayan untuk mengantar Elaine keperusahaan utama bertemu hans. Karena dia di tunjuk untuk menggantikan Mike sementara.


Hans yang melihat kedatangan Elaine mempunyai firasat tidak baik.


happy reading all ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2