
Eireen sama sekali tidak mood menghadapi guyonan yang dilontarkan oleh Jay.
"Katakan padaku, sebenarnya apa yang terjadi pada keluarga Lee? Dan bagaimana kondisinya saat ini?"
Jay menyipitkan matanya, awalnya ekspresinya yang biasa tiba-tiba menjadi sangat serius. Karena sebenarnya dia pun sendiri tidak begitu tahu bagaimana kondisinya sebenarnya dari keluarga Lee.
Dia mau mengatakan kalau keluarga Lee dikacaukan oleh Elaine dan seseorang yang belum di ketahui siapa. Mengontrol Elaine dari belakang. Dia seperti akan berpindah tangan jika kemudian hari terjadi masalah.
Tapi dia menemukan ada sebuah kekuatan besar di belakang Elaine. Yang pelan pelan menyebar dalam rencana Elaine.
Terutama beberapa hari ini keluarga Lee tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Dari sini dia bisa menyimpulkan ada sesuatu yang aneh.
"Kondisinya aku juga tidak bisa mengatakan dengan jelas. Yang jelas kamu sebagai warga biasa tidak akan mendapatkan informasi apapun dari Internet. Karena seperti nya para pengusaha atas sedang bertarung."
Jay tidak mengatakan pemikirannya, dia dengan malas bersandar di sofa.
Eireen menjadi lebih tidak tenang. Dan juga tidak mempedulikan janjinya kepada Tommy. Lalu dia dengan tidak sabar berkata. "Aku ingin pulang ke ibukota. Kamu bisa membantuku tidak?"
Jay tersenyum jahat. Dia sudah tau pasti Eireen akan meminta bantuannya. "Kenapa aku harus membantumu?"
Eireen seperti wanita yang sangat tidak sabaran dan pemarah. Dengan tergesa-gesa dia berkata "Jay, bisa tidak kamu jangan cari ribut dengan ku?"
"Hey, Gadis bodoh. Kamu tidak seharusnya mengatakan hal seperti itu. Apa yang kamu maksud ribut denganmu? Kamu yang meminta bantuan, harusnya bersikap seperti seseorang yang memerlukan bantuan dengan memohon. Dan kamu juga wanita yang berubah-ubah dan tidak adil. Aku tidak ingin jadi orang yang setelah kamu pakai baru kamu buang. Harga diriku mau ditaruh dimana?"
Jay memperhitungkan masalah sebelumnya dengan Eireen. Membuat Eireen tidak bisa membantah kata-katanya.
Eireen terdiam sangat lama. Pipinya menjadi merah, entah karena marah atau malu di Siak mat oleh Jay. "Kamu adalah seorang pria, kenapa sangat pendendam? Kamu mau apa biar bisa membantuku?"
"Kamu pikir sendiri?"
Jay sedang berpikir untuk menarik perhatian Eireen,akhirnya Eireen menyerah untuk meminta bantuannya. "Sudahlah, kalau kamu tidak ingin membantuku. Aku juga tidak memaksa."
Setelah selesai mengatakan hal itu, dia lalu mematikan teleponnya.
Jay yang melihat teleponnya di tutup, tiba-tiba merasa sangat kesal.
Wanita ini bukannya sedang kuatir terhadap keluarga mike, bukannya membujuk lebih dalam. Malah dia langsung menyerah dan mematikan ponselnya, dan juga wanita ini jika bukan dia yang akan membantunya siapa lagi dia akan meminta pertolongan. Tidak masuk di akal.
__ADS_1
Jay ingin menelpon balik, tapi kemudian dia urungkan."aku malah ingin melihat, selain aku, siapa lagi yang bisa membawa mu?"
Setelah Eireen menutup teleponnya, dia lalu menyusun rencana agar bisa pulang ke ibukota.
"Eireen kamu membereskan koper apakah kita akan pindah lagi?" Tanya Tia melewati kamar Eireen. Dia melihat Eireen memasukkan baju dan bertanya dengan sangat penasaran.
"Eee.. Eireen sedang merapikan pakaian karena akan dinas keluar negeri ma, untuk berdiskusi dengan desainer Perusahan di sana."
Eireen sedikit berbohong kepada ibunya. Dia sama sekali tidak ingin mamanya mengetahui hubungannya terhadap keluarga Tan.
Tia juga tidak meragukannya dan berkata "rupanya begitu. Mama akan membantu mu untuk menyiapkan pakaian. Oh ya, berapa hari perjalanan bisnis ini. Kamu seorang diri di luar harus berhati-hati."
"Iya, saya tahu ma." Eireen menjawab dengan menganggukan kepalanya. Tetapi hatinya sedikit gelisah.
Ibunya di sini kesehatannya baru saja membaik. Dia malah karena orang lain pergi meninggalkan mamanya sendiri. "Ma, kamu sendiri dirumah juga harus jaga-jaga. Sebelum aku pergi, aku akan meminta suster untuk menjagamu. Kalau ada apa-apa segera hubungi eireen."
"Tenang saja, mama akan menjaga diri dengan baik." Tia menepuk tangan Eireen.
Keesokan harinya. Eireen naik pesawat kembali ke ibu kota.
"Tuan muda, perlu aku untuk menjemput nona Eireen?"
Jay terkejut melihat orang kepercayaannya langsung menebak maksud dari dalam hatinya. Lalu dia tertawa mencibir "tidak usah ikut campur. Kamu hanya perlu melaporkan padaku setiap gerakannya. Tidak ada perintah jadi tidak usah bergerak."
Asistennya hanya diam tercengang. Tapi tetap berbalik mendengar perintah.
Malam harinya Eireen tiba di bandara.
Karena alasan Elaine, jadi Eireen menutup wajahnya dengan topi. Dia tidak boleh diketahui orang, jangan sampai ada yang melihatnya dan mengira dia adalah Elaine.
Diluar bandara Dony sedang menaikan kepalanya mencari seseorang yang mungkin dia kenal. Sampai akhirnya dia melihat seseorang keluar dan tersenyum kepadanya.
"Akhirnya bertemu denganmu. Sini aku bawakan barangmu."
Dony dengan yakin membawakan barang milik Eireen. Dia mengambil koper Eireen dan membawakan nya ketempat parkiran.
Asal tahu saja, Dony adalah cinta pertama Eireen. Tapi sebelum sempat Eireen menyatakan perasaannya, dia sudah disuruh menggantikan Elaine menjadi istri Mike. Dony juga mengetahui mengenai penyamaran yang di lakukan oleh Eireen. Dia juga tidak sengaja mengetahui kalau Eireen dan Elaine adalah kembar.
__ADS_1
Eireen awalnya sedikit tertegun dan berkata kepada Dony. "Dony bagaimana kamu bisa mengenalku?"
Hatinya sangat khawatir, karena Dony saja langsung mengenalinya, apalagi jika Tommy dan Elaine yang melihatnya ada di negara ini. Ini benar-benar bukan hal yang ingin dia hadapi sekarang.
Dony melihat wajah Eireen yang cemas, kemudian berkata "tenang saja tidak ada masalah dengan penyamaranmu. Aku hanya bisa mengatakan mungkin aku terlalu mengenalmu. Jadi membuatku langsung tahu kalau itu dirimu."
Dia menatap Eireen dengan mata bersinar.
Eireen mengerti dengan pandangan ramah Dony. Tapi itu membuatnya sangat tidak tenang. "Baik kalau tidak ada masalah dengan samaran, kali ini aku pulang maaf merepotkan dirimu untuk menjemputku."
Dony yang mendengar pengalihan dari Eireen kemudian berkata dengan sedikit kecewa."kamu tidak usah begitu sungkan kepadaku. Kita bukannya teman baik?kamu… kali ini pulang apa karena masalah keluarga Lee?"
Dia terpikir dengan masalah yang akhir-akhir ini dialami oleh keluarga Lee. Terutama saat dua hari terakhir masalah keluarga Lee terjadi. Dia kemudian menghubungi kediaman keluarga Lee, di situ dia tahu kalau Eireen sudah tidak berada disana lagi.
Awalnya dia berpikir, dia tidak akan pernah berjumpa dengan Eireen lagi. Tapi siapa sangka Eireen menghubungi dirinya semalam.
"Iya aku merasa tidak tenang.aku ingin melihat keadaannya."
Eireen tidak menyangkalnya. Dia selama berada di luar negeri melihat berita tentang keluarga Lee, membuatnya kepikiran dan tidak tenang. Dia lalu bertanya kepada Dony.
"Dony kamu tahu kondisi akhir-akhir ini keluarga Lee tidak? Bisa beritahu aku tidak? Berita yang kudengar di luar negeri tidak begitu lengkap?"
Dony tersenyum dengan terpaksa. Kemudian dia menguatkan hatinya dan memberitahu apa yang dia ketahui kepada Eireen.
Eireen dari Dony mengetahui kalau Perusahaan sudah di kontrol oleh Elaine. Dan keluarga Lee tidak tahu hilang kemana. Mike pun sedang di tahan. Hatinya sangat bergejolak.
"Bagaimana bisa begitu?"
"Aku juga kurang jelas dengan kondisi sebenarnya. Maaf tidak bisa membantu mu."
Eireen menggelengkan kepalanya. "Sudah tidak apa, lagian juga kamu tidak ada urusan dengan ini."
happy reading all ❤️❤️❤️
malam ini updatenya satu bab dulu ya.
author ya tidak enak badan..
__ADS_1