Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 24


__ADS_3

Nyonya Martha dengan segera mengangkat tangan dan menepis tangan Mike yang akan memberikan gambar desain tersebut.


Sambil meremehkan dia berkata " ini mah yang katanya bakat alami, bagus dari mananya?"


Kemudian Nyonya Martha segera memberikan gambar tersebut kepada Megan. "Megan sini kamu lihat, apakah ini benar-benar bagus?"


Sambil bicara nyonya Martha menarik Megan yang berdiri di sebelahnya. Naskah desain atau apapun itu, ia sungguh tidak mengerti. Namun lain halnya dengan Megan. Megan adalah lulusan dari universitas terkenal. Dan kebetulan dia juga mengambil jurusan desain. Megan juga pernah meraih penghargaan. Nyonya Martha ingin membanggakan Megan di hadapan Mike.Jadi pastinya Megan sangat mengerti masalah ini.


Melihat naskah desain ada di tangan Megan, Eireen memiliki perasaan tidak senang, karena dia pasti tau Megan pasti akan mencari cara untuk menjatuhkan dirinya. Eireen tertawa dalam hati, jika Megan berkata baik tentang desainnya, mungkin tunggu matahari terbit dari barat.


Udara di dalam rumah mulai membeku. semua mata memandang Eireen dan menunggu penilaian dari Megan, seakan ingin tahu apakah penilaian bagus atau tidak.


Megan dengan tidak terburu-buru namun tidak terlalu lambat sambil melihat lembar perlembat berkata " memang lumayan bagus sih."


Apa? wajah Eireen yang dari tadi penuh kecurigaan, ia ragu apakah ia salah mendengar. wanita yang amat membencinya tiba-tiba memujinya. Sepertinya benar matahari telah terbit dari barat.


"Megan!" nyonya martha dengan sedikit emosi berteriak ke pada Megan, lalu menyenggol tangan Megan berharap apa yang dikatakan Megan tidak benar. Lalu salah hati berpikir kenapa Megan malah memihak orang luar. Malah raut wajah Mike terlihat tenang mendengar jawaban Megan.


"tapi ya!" Megan memonyongkan bibirnya, nada bicaranya tiba-tiba berubah. Orang-orang yang mendengar kata-kata Megan lalu melihat ke arahnya.


"tapi apa?"melihat ekspresi Megan yang kaku, Mike langsung mengeryitkan alisnya. dia merasa hasil karya desain Eireen sangat unik dan hampir sempurna.


"hanya saja cara desain seperti ini, rasanya sangat familiar. Seperti pernah melihatnya." Megan melirik Eireen lalu melanjutkan kata-katanya "seperti......Tiruan..."


"hah? tidak mungkin, aku beberapa hari ini melihat nona muda mengoreksinya sepanjang hari."


”sekarang kan semua serba canggih, apa-apa bisa di akses melalui internet."


"aku lihat nona muda sudah mulai berubah."

__ADS_1


"orang itu terlihat baik diluar tetapi dalam hati siapa yang tau."


Banyak para pelayan yang mengeluarkan pendapat mereka, Mike tanpa sadar segera mengambil desain tersebut lalu mulai melihatnya kembali lembar per lembar.


Mike melihatnya berulang kali, tetap tidak menemukan adanya sebuah tiruan. Ia juga sudah banyak melihat naskah desain, tapi yang seperti ini tidak pernah dia lihat dan benar-benar serupa.


"Megan apa kamu tidak salah lihat?" Mike bertanya agak tidak percaya, karena beberapa hari ini dia melihat sendiri kemampuan Eireen dalam menggambar desain.


Nyonya Martha segera menghela nafas ringan, "Megan ini kan belajar di jurusan desain, sudah pasti tidak akan salah. Mike, malah wanita seperti dia malah kamu akan masukkan ke perusahaan."


Dalam sekejap mata, ruangan jadi hening. semua mata memandang ke arah Eireen.


Alis Eireen pun dia naikkan dan dia tertawa dingin pada Megan dan berkata " nona Megan, baru melihat beberapa lembar kok bisa bicara Seperti itu? baru melihat sekilas sudah bisa menilai kalau itu tiruan."


"Elaine, aku bukannya sengaja memfitnah, hanya saja memang terlalu mirip. Kalau tidak percaya kamu lihat saja." sambil bicara Megan membuka forum desain luar negeri dari smartphone nya.


Kali ini Megan bisa menangkap sisi buruk Elaine. Dia merasa sangat senang dan ingin meledak rasanya.Megan yang berbicara dengan nada sangat meyakinkan membuat Mike dan Nyonya Martha juga ikut melihat.


Para pelayan melihat Eireen dengan raut wajah penuh kekecewaan. Mereka merasa beberapa hari ini perilaku nona muda sangat baik. Banyak juga mereka mengira nona muda sudah bertobat. Mana terpikir kalau kebiasaan buruknya susah untuk di hilangkan. Nyonya Martha terlihat marah, tetapi juga senang karena berhasil membuka topeng dari Elaine di hadapan Mike.


Jari tangan Megan tidak berhenti berayun di smartphone nya. Akhirnya ia baru berhenti ketika menemukan uploadan sekitar satu sampai dua bulan lalu.


"ketemu" ucap Megan dengan girang.


Megan mengklik link yang ada di gambar tersebut. lalu muncul kata-kata dan komentar dari para pengusaha dan ahli desain.


"Desainer jenius yang menggemparkan dunia desain modern."


"Wah cara berpikir ini sungguh sangat keren."

__ADS_1


"aku mau merekrutnya."


"Memang mempunya bakat alami."


Sebagian orang di forum itu ingin mencoba merekrut desainer muda tersebut. dan ingin membuatkan brand mode dia punya sendiri.


"kalau tidak percaya kak Mike lihat saja, cara desain dia sangat mirip dengan yang Elaine buat atau tidak." sambil bicara Megan lalu mendorong Eireen dan memberikan smartphone nya pada Mike.


Mike baru saja melihat sekilas gambar desain itu, wajahnya terlihat muram. Memang desain yang dibuat oleh Eireen sangat mirip.


Megan mengamankan ekspresi Mike dan berkata "kak Mike, nama desainer ini namanya Ren. Sudah banyak perusahaan yang berusaha menghubungi dia dan ingin mengontraknya."


Setelah memastikan beberapa kali, Mike tak bisa menahan diri dan berkata kepada Eireen "apa yang sebenarnya terjadi? Gambar desain ini bukan hanya sama, tetapi sama persis." tangan Mike dengan penuh kemarahan menggenggam kertas gambar itu.


Para pembantu juga saling berpandangan tak berdaya, beberapa hari ini mereka dapat melihat nona muda mereka mendapat pengakuan dari tuan muda mereka mengenai kemampuan nona muda dalam hal desain.


Eireen membuka mulutnya ingin berbicara, baru saja ingin berbicara sudah dipotong oleh nyonya Martha.


"apanya yang aneh dari hal ini Mike."


Nyonya Martha sambil tertawa dan mengejek "apalagi yang mungkin terjadi, wanita ini tidak punya bakat alami. yang dia punya hanya bisa meniru." Lalu nyonya Martha menambahkan "kamu juga tahu, waktu kuliah dia jurusan keuangan. Tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba dia bisa gambar desain, dan itu juga terlihat profesional."


"iya, ya.. Elaine.. bukannya kamu lulusan jurusan keuangan, kenapa tiba-tiba kamu bisa jago desain." Megan berkata menambah kata-kata Nyonya Martha.


Kata-kata ini sudah jelas membuat eireen tersudut. Mereka memang bersikeras menyalahkan Eireen atas perbuatannya meniru gambar desain.


Happy reading all.❤️❤️


Maaf author baru update.. banyak kerjaan.❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2