Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 9


__ADS_3

Elaine yang mendengar perkataan Tommy, dengan tertawa meledek berkata "kalau soal ini belum tentu ya ayah. Bukannya saudaraku dari dulu sudah hidup miskin. Bagaimana kalau ia terbiasa hidup sebagai Nona muda dan menantu dari keluarga kaya, dan tidak mau pergi bagaimana?"


"Ya.... bukan haknya dia, jadi dia tidak akan merebutnya. Lagian papa akan selalu mengawasinya,dan tidak akan membiarkan dia merebut apa yang jadi milikmu. Sekali milikmu akan tetap menjadi milikmu. Tinggallah di luar negeri baik, bersenang-senanglah disana, setelah satu tahun baru kamu kembali dan semuanya akan kembali seperti semula." ucap Tommy menghibur dengan suara lembut, sangat berbeda jika dia berbicara bersama Eireen.


Elaine yang mendengar hal itu dari telepon lalu menghela nafas lega "kalau begitu baguslah pa, Oya pa tolong awasi Eireen. jangan sampai dia hamil. Apalagi Mike buru-buru pulang karena disuruh kakek untuk membuat cicit. Aku tidak mau merawat anak yang bukan darah dagingku. "


"Kamu tenang saja, papa bisa menjanjikanmu ha itu tidak akan pernah terjadi." kata Tommy. Saat Tommy masih menghibur Elaine, dia melihat Eireen masuk kedalam kafe, karena itu ia buru-buru bilang kepada Elaine "sudah ya, papa tutup dulu teleponnya. kamu baik-baik di luar negeri." Selesai bicara, teleponnya dimatikan.


Ia lalu berbicara pada Eireen dengan nada yang datar, "Duduk!"


Eireen yang melihat perubahan sikap Tommy yang begitu tiba-tiba serasa sangat terhina. Jelas-jelas dia dan Elaine adalah saudara kembar, tapi Tommy sangat memperlakukannya dengan sangat berbeda.


Tapi seperti biasa ia lalu menarik kursi dan duduk. Setelah duduk dengan nada dingin Eireen berkata "ada urusan apa mencariku?"


Nada bicaranya persis Elaine, tapi yang membedakan adalah tatapan mata mereka berdua.


Mata Tommy sekilas bersinar, lalu dia memberikan sebuah kantung putih kepada Eireen. Eireen melihat kantung tersebut dengan wajah masam.


"apa ini?" tanya Eireen.


"Mike kan sudah pulang. Namanya laki-laki pasti adalah kebutuhan di bagian itu. Ingat minum obat ini secara teratur, agar kamu tidak hamil. Kalau kamu berani hamil, kamu dan ibumu jangan harap bisa hidup dengan tenang." ucap Tommy dengan nada mengancam seakan-akan Eireen adalah alat dan bukan putri kandungnya.


Eireen lalu tertawa dengan nada mengejek "aku tidak kepikiran akan hal itu.bagaimana bisa kamu berpikiran sejauh itu."

__ADS_1


"Ini produk impor dari luar negeri, kamu bisa menggunakannya selama saru tahun ini." Tommy tidak menghiraukan celaan dari nada bicara Eireen, lalu lanjut berkata "menantuku kan baru pulang dari luar negeri, aku sebagai ayag mertuanya akan ikut kau pulang nanti untuk mengunjungi nya. kamu tau kan apa yang harus kamu lakukan?"


Alis Eireen lalu bergerak naik. Tommy betul-betul pilih kasih, demi Elaine dia mau melibatkan Eireen dan memperlihatkan bahwa dia ayah yang baik. apa ini karena khawatir soal Eireen?.....


Saat itu juga di perusahaan keluarga Mike, didalam ruang kerja direktur, Mike sedang sibuk mengurus berkas-berkas yang menumpuk di meja.


Hans yang masuk ruangan dan melihat kesibukan direkturnya lalu berkata "Direktur anda baru saja pulih, kenapa masih tidak pulang dan istirahat lebih awal?"


"Kesehataanku tidak terlalu bermasalah dan tidak butuh istirahat." Mike menjawab tanpa mengangkat kepalanya sedikitpun.


Mike adalah orang yang terkenal dengan sebutan gila kerja.


Mike memang sudah tidak kenapa-kenapa lagi. meskipun kadang kambuhnya parah, tapi malah kali ini tidak ada efek yang timbul kembali setelah dia kambuh.Hal inipun sepertinya berkaitan erat dengan Eireen.


Masih mengingat saat ia tidak sadarkan diri, berusaha menggapai di sekitarnya. Berada pada pelukan Eireen membuatnya merasa sangat tenang. Perasaan tentram yang dia rasakan belum pernah dia jumpai sebelumnya. apakah itu sebuah kebetulan, apa ditubuh Elaine ada semacam benda yang bisa membuatnya tenang?


.... Jam 7 malam, Eireen telah tiba dirumah, dan baru saja habis selesai mandi. Terdengar suara ketokan pintu dari luar pintu kamar. Dengan segera ia membuka pintu kamar,dan dia melihat Mike sedang berdiri di depan pintu.


Ia nampak baru pulang kerja, masih mengenakan jas dengan dasi yang sudah mulai longgar. Dia masih membawa tas kerjanya. Mike terlihat sangat menggoda.


Eireen tanpa sadar terdiam, agak kaget "kamu sudah pulang?" tanya Eireen.


"Ya," Mike menjawab dengan hanya sepatah kata. Tatapannya tertuju pada tubuh Eireen. Eireen baru saja selepas mandi, rambutnya yang basah Sangat menggoda pemandangan, walau bajunya sangat tertutup tetapi leher putih mulusnya dapat terlihat oleh Mike. Ditambah aroma tubuh Eireen sangat wangi sehabis mandi. Wanginya merambat dan memasuki penciuman Mike.

__ADS_1


Mike tanpa sadar teringat kembali saat malam pertama ia dan Eireen. Ikatan di malam itu, ditambah aroma tubuhn Eireen, tanpa sadar Mike menatap Eireen dengan sangat dalam. Ia lupa menutup pintu kamar, lalu segera meraih pinggang Eireen, kemudian mendorongnya ke tembok.


Karena sangat tiba-tiba, Eireen tanpa sadar sudah menyender di tembok. dada bidang Mike segera berada di depan wajah Eireen. Eireen segera berkata "apa... yang mau kamu lakukan..?"


Eireen merasa agak gugup berhadapan dengan Mike. Mike tidak bersuara, ia hanya diam sambil merasakan kelembutan dan ketentraman yang dirasakan tangannya. Sepertinya tidak ada ketentraman yang dia pikirkan dari tadi. jangan bilang harus matikan lampu dulu? Mike sambil terus berpikir dan terlihat cemberut.


Eireen yang melihat Mike dari tadi hanya diam dan tidak bergerak, jantungnya mulai berdetak kencang.


Kejutan di malam pertama mereka masih terukir jelas di otak Eireen. Jangan bilang.... saat Eireen masih terbawa pikirannya,lampu di kamar kemudian mati. seketika jadi gelap.


Membuat Eireen sangat terkejut, dia lalu teringat Mike bisa kambuh karena keadaan ruangan yang gelap.


"hei...." mulutnya yang gugup ingin bersuara, tapi ia malah dipeluk erat oleh Mike. Nafas Mike berubah menjadi cepat. Eireen saking kagetnya sampai jantungnya terus berdebar kencang.


"Mike.. kamu gak apa-apa kan?"


Mike tidak bicara tapi kesadarannya masih penuh. kegelapan yang ada didepan matanya seperti pusaran hitam. Pusaran itu seperti ingin menelannya hidup-hidup. panggilan dari Eireen yang khawatir segera terdengar dengan jelas. Suhu tubuhnya yang hangat tersampaikan dengan baik. Membuat Mike menjadi sangat nyaman.


"cklek," saat itupun lampu kamar menjadi terang..


Eireen nampak gugup, lalu mendorong Mike takut terjadi masalah." Mike apa kau baik-baik saja? tolong jangan menakutiku?"


Muncul keringat dingin dari tubuh Mike, tapi tidak ada keanehan dari ekspresinya " tidak apa."

__ADS_1


Happy reading all..


Semoga sukaa❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2