Cinta Eireen

Cinta Eireen
Bab 23


__ADS_3

Ira yang terburu-buru untuk menemui Megan karena dia takut akan kejadian kemarin yang dia lupa melapor. membuat Megan menjadi sangat marah besar dan kehilangan tugas sebesar ini. Ia dengan buru- buru berkata "nona Megan aku datang karena ada hal penting."


Megan yang terbangun melihat Ira segera berkata "ada hal apa?"


"malam ini tuan muda dan nona muda setelah makan malam berada di ruang kerja cukup lama, dan baru kembali ke kamar tidur mereka." Suara Ira semakin lama semakin kecil.Dia sambil melihat ekspresi dari nona nya.


Di hati ira dia merasa Nona Megan dan Tuan Mike adalah pasangan yang sangat serasi. Sekarang tuan muda hanya di butakan oleh nona Elaine, si penggoda itu. Apalagi wanita penggoda itu sudah berpengalaman dengan banyak pria. Karena terpikirkan hal itu, Ira jadi menaruh simpati kepada nona Megan.


Mendengar Ira berkata seperti itu, Megan langsung berwajah muram dan merasa rasa ngantuknya hilang "Kak Mike, tanpa di sangka membiarkan wanita itu masuk ke dalam ruang kerjanya?" tanya Megan.


"saya melihat dengan mata kepala saya sendiri."kata Ira menambahkan.


Megan yang sangat marah mengepalkan tangannya, dia aja yang sudah lama bersama Mike, sampai sekarang belum pernah melihat dan masuk ke ruang kerja Mike. Biasanya hanya pengurus rumah yang boleh masuk.Pelayan saja tidak di perbolehkan masuk, Sekarang Elaine tanpa disangka malah masuk ke sana bersama dengan Mike selama itu. Atas dasar apa? Semua ini harusnya jadi milikku. Jadi hak aku, kenapa Elaine malah merebutnya. Megan yang sekarang merasa sangat benci lalu berteriak "Elaine!"


,........


Keesokan harinya, langit bewarna biru dengan cuaca yang cerah, Megan yang habis berolahraga segera mandi. setelah keluar dari kamar mandi, pelayan mengetuk pintu kamarnya "nona megan, sarapannya sudah siap, nyonya besar sedang menunggu anda" lalu pelayan tersebut undur diri.


Megan berjalan menuju ruang makan, melihat Tante Martha sedang menunggunya, lalu menyapanya "kenapa kamu hari ini olahraganya sangat lama?" nyonya Martha yang sedang membaca majalah segera meletakkan di atas meja lalu menyuruh pelayan menyiapkan alat makan.


"cuacanya lumayan bagus, jadi aku lari dua keliling... Tante hari ini saladnya lumayan enak dan jus lemon ya segar." kata Megan lagi.

__ADS_1


Mendengar pujian dari Megan, Tante Martha lalu menyunggingkan senyumnya. "Memang kamu anak yang cocok dengan kesukaanku. Mike dan papanya tidak suka sarapan yang sedikit kebarat-baratan.”


"Bukannya itu lebih Tante, jadi tidak akan rebutan sama kita kan jadinya?" ucap Megan sambil bercanda.


"Tante Martha, aku mendengar belakangan ini..... Elaine mau masuk dan kerja di perusahaan kak Mike. Kak Mike juga sepertinya sudah menyetujuinya." kata Megan.


Baru saja Megan selesai berkata-kata, terdengar bunyi suara nyaring yaitu alat makan yang dipegang oleh nyonya Martha jatuh dari genggaman.


"omong kosong! Elaine ini benar-benar keterlaluan!" dada nyonya Martha bergerak naik turun oleh amarah.


Elaine itu adalah orang seperti apa, nyonya Martha sangat tahu. kerjanya hanya berfoya foya menghabiskan uang dan bersenang-senang. Jika dia sampai masuk perusahaan apa yang akan terjadi, pasti putranya Mike akan semakin repot dibuatnya.


Terlihat kemarahan di ekspresi wajah nyonya Martha, Megan yang melihat berpura-pura khawatir dan berkata " Tante, apa aku ada salah bicara?"


"Tante tunggu aku dong." kata Megan.


Nyonya Martha segera berlari dengan penuh amarah. Ia juga tidak bisa duduk diam saja, dengan segera ia mengejar nyonya Martha, menuju kediaman Mike.


Mike dan Eireen juga baru selesai menyantap sarapan mereka bersama. Mereka berdua sedang berbincang-bincang dengan akur dan penuh tawa. Nyonya martha yang masuk secara tiba-tiba membuat mereka berdua terkejut.


"Ma, ada apa pagi-pagi sudah ke sini?" Mike yang melihat kedatangan mamanya lalu segera berdiri. Eireen pun berinisiatif berdiri dan menarik kursi untuk ibu mertuanya.

__ADS_1


Nyonya Martha malah mendorong dan menyingkirkan tangan Eireen lalu ia menatap putranya."Mike apa benar kamu berencana membuat wanita ini bekerja di perusahaannmu?" ia berkata sambil melirik ke arah Eireen. Mike yang masih dalam akal sehatnya tidak akan mungkin membiarkan Elaine masuk ke perusahaannya. Pasti wanita itu menggunakan akal busuknya untuk membujuk Mike.


Wajah Eireen tampak tidak bersalah, mendengar kata-kata itu Mike segera melihat ke arahnya dengan bingung dan bertanya "Ma dari mana mama bisa tahu soal ini?"


"tidak penting aku tahu dari mana?" jawab nyonya Martha.


Nyonya Martha dengan penuh emosi dan rasa marah lalu berkata "Mike, mama kasih tahu kamu sekarang juga. itu hal yang tidak boleh terjadi. Apa Elaine punya kemampuan? Atas dasar apa Elaine masuk ke perusahaan. apa kamu masih mementingkan reputasi perusahaan. Kalau dia masuk aku takut dia hanya akan menyusahkan mu saja." Nyonya Martha melontarkan semua kata-kata itu dengan satu tarikan nafas, cara bicaranya membuat para pelayan yang ada di sana mundur kepinggir dan terdiam.


Semua orang mendengar dan memandang Eireen sebagai menantu yang tidak punya kemampuan oleh mertuanya. Sungguh sangat memalukan.


"Mike, mama itu memikirkan itu untuk kebaikanmu. Kamu harus dengar kata-kata mama. Masalah ini sungguh tidak boleh terjadi." melihat raut wajah Mike yang tidak terlalu baik. nyonya Martha menahan emosinya dan berkata lembut pada putranya.


"Masalah ini, baru kami bicarakan dan diskusikan." Mike menjawab dengan nada datar Tanpa ekspresi. Yang mengusulkan Eireen untuk bekerja kan adalah Mike sendiri. Sampai sekarang juga Eireen masih pikir-pikir dan belum menjawabnya. Apalagi Eireen punya bakat di bidang desain.


"apa lagi yang harus kalian diskusikan? perusaan hanya membutuhkan orang yang punya kemampuan, intinya Mama tidak akan mengijinkan ada orang yang masuk ke dalam perusahaan hanya untuk memenuhi kuantitas saja." Nyonya Martha berkata dengan nada yang menekan.


Kalimat yang dilontarkan oleh mertuanya, membuat Eireen jadi pusat perhatian dari para pelayannya. Dulu nona muda orang seperti apa, semua orang juga sudah tahu. Wajah Eireen merasa panas merasakan tatapan itu.


"Ma, sebenarnya ini salah paham. sebenarnya kemampuan desain Elaine sungguh sangat bagus." Mike bangkit berdiri, segera setelahnya ada pelayan yang memberikan naskah desain kepada Mike.


Selama ini Mike sangat teliti dan detail untuk masalah pekerjaan. Karena mamanya merasa keberatan, Mike dengan segera memperlihatkan hasil desain dari Eireen.

__ADS_1


"mama lihat, semua ini Elaine yang mengerjakannya sampai larut malam. Elaine punya bakat, jadi otomatis harus dipertimbangkan." kata Mike.


Happy reading all


__ADS_2