Cinta Penuh Luka

Cinta Penuh Luka
bab 11


__ADS_3

Diandra segera diantar pulang Andi ke kosan , selama perjalan pulang Andi memikirkan sampai kapan di akan menyembunyikan Diandra dari kevin entah mengapa hatinya merasa takut jika Kevin berhasil mendekati Diandra , sedangkan Diandra masih menikmati pemandangan diluar jendela .


mobil pun sampai depan kosan Andi dengan cepat menepikan mobilnya , mengingat di kosannya tidak ada apapun maka Andi berinisiatif untuk membelikan perlengkapan Diandra untuk memasak jikalau malam merasa lapar , mereka berdua segera turun dari mobil dan keduanya segera berjalan menuju kamar kos .


" Di , apa kamu nyaman tinggal disini ," tanya Andi saat mereka sudah di depan kamar kosan milik Andi .


" aku nyaman ka , tapi ini kosan kakak ," sahut Diandra sambil membuka pintu.


" gak apa- apa , nanti kamu tetep disini biar kakak yang pindah ," ucap Andi sambil mengikuti Diandra masuk kedalam .


" gak ka , biar aku aja nanti yang cari kosan baru ," tolak diandra tentunya dia tidak mau terus menerus membebani Andi .


" ya udah tapi untuk sementara kamu disini dulu ," pinta Andi yang merasa tenang jika Diandra di kosannya mengingat di sana ada ibu kos jadi dengan mudah Andi menitipkan Diandra kepada ibu kos .


" kalau aku di sini terus lalu bagaimana dengan kakak ," tanya Diandra sambil menaruh tas di atas meja.


" kamu gak usah pikirin kakak , kakak kan laki- laki beda sama kamu ," sahut Andi sambil terkekeh geli mendengar perkataan diandra ." ya udah kakak pergi dulu , nanti malam kakak anterin perlengkapan buat masak buat kamu ," sambung Andi .


" iya kakak hati - hati ," jawab Diandra .


Diandra segera mengantar Andi sampai depan pintu kosan , Andi segera melangkah menuju mobilnya sambil sesekali menoleh ke arah diandra yang masih berdiri di depan pintu , mungkin orang yang melihatnya akan berpikir Keduanya sebagai sepasang kekasih tapi Andi sudah menganggap Diandra sebagai adiknya sendiri .


setelah melihat mobil Andi menjauh dari kosan diantar segera menutup pintu dan berjalan ke arah meja untuk mencari ponselnya , baru dua hari diandra sudah sangat kangen dengan ibunya mungkin karena dia belum terbiasa jauh dari ibunya , setelah mendapatkan ponselnya Diandra segera mendudukan dirinya di tepi tempat tidur dan sambil menghubungi ibunya .


" assalamualaikum ," ucap wanita diseberang sana tidak lain Bu Rahma .


" wassalamu'alaikum Bu ," jawab Diandra .

__ADS_1


" gimana kabar kamu , apa sudah bertemu dengan nak Andi ? " Bu rahma segera menanyakan keadaan Diandra karena dia sangat khawatir.


" aku baik- baik saja , ibu gimana kabarnya ? Bu Diandra kangen ,,, aku sudah bertemu ka Andi bahkan aku tinggal di kosannya Bu . " balas Diandra .


" alhamdulilah kalau gitu ibu seneng dengarnya , ibu juga kangen , inget nak disana kamu harus bisa jaga diri dan jangan nyusahin nak Andi ." pinta ibu Rahma .


" iya Bu , diandra janji akan menjaga diri Diandra dan Diandra gak akan bikin susah dan repot ka Andi ," jawab Diandra .


" jangan lupa kalau libur kamu pulang ," ucap Bu Rahma .


" iya Bu , kalau kuliah Diandra libur pasti pulang ," jawab Diandra .


" ya udah ibu tutup dulu , ingat pesan ibu ya nak . assalamualaikum ," ucap Bu Rahma .


" iya Bu , wassalamu'alaikum ," Diandra menjauhkan ponselnya . jujur Diandra merasa kesepian apalagi dirinya belum terbiasa dengan lingkungan baru dan juga kota baru .


karena mempunyai kunci akses kamar Kevin Andi dengan bebas bisa masuk kedalam apartemen milik sahabatnya itu , Andi segera melangkah masuk berniat untuk membersihkan diri sebelum pergi membelikan keperluan untuk Diandra , namun betapa terkejutnya Andi saat membalik badannya Kevin sudah duduk di sofa sambil melipat kedua tangannya di atas dada.


" Vin , bikin kaget gue aja ," ucap Andi yang merasa kaget melihat Kevin .


" Lo pikir gue hantu ," sahut Kevin sambil menatap tajam ke arah Andi .


" habis Lo tiba- tiba ada disitu ," ucap Andi sambil berjalan ke arah Kevin .


" apa Lo lupa ? ini apartemen gue iya suka - suka gue lah ," jawab Kevin dengan menaikan kedua alisnya mendengar perkataan Andi .


Andi segera mendudukan dirinya di sebrang Kevin , sedangkan Kevin masih menatap tajam ke arah Andi tentunya dia masih penasaran dengan wanita yang tadi pagi dia liat , apa sekarang sahabatnya itu sudah mempunyai kekasih dan dirinya tidak diberi tahu , sedangkan Andi uang membenarkan posisinya merasa risih dengan tatapan yang Kevin berikan padanya.

__ADS_1


" Vin jangan liatin gue kaya gitu , serem tau ," ucap Andi .


" Lo anggap gue sahabat Lo kan ," tanya kevin .


" pake nanya lagi , ya tentu aja Lo sahabat gue ," jawab Andi sambil terkekeh geli mendengarkan pertanyaan konyol yang Kevin berikan.


" siapa cewek tadi ," tanya kevin yang masih menatap tajam ke pada Andi sedangkan Andi yang mendengar itu seketika menghentikan tawanya dan wajahnya seketika berubah menjadi panik.


" cewek ? " Andi bertanya kembali seolah- olah tidak mengerti perkataan kevin , dilain sisi Andi berpikir apakah Kevin sudah melihat Diandra tapi dimana itulah yang ada di pikiran Andi .


" iya cewek yang gue liat di kosan Lo ,jadi itu alasan Lo menginap disini ," tebak Kevin .


" Lo salah liat kali , Lo kan tau gue sedang fokus kuliah tidak mungkin gue pacaran ," bohong Andi sambil berusaha menutupi rasa takutnya jika Kevin tau.


Kevin yang memerhatikan wajah Andi yakin bahwa sahabatnya itu sedang berbohong tapi percuma bertanya kepada Andi karena Kevin yakin ada sesuatu hingga membuat Andi berbohong kepadanya , di sisi lain Andi memikirkan tidak mungkin menyembunyikan Diandra lebih lama apalagi mereka akan satu kampus seketika membuat Andi menggerutu atas kebodohannya sendiri.


" udah lah gak usah dibahas , oh iya Minggu depan gue balik ke rumah , apa Lo masih mau tetep di sini ? " tanya kevin sengaja mengalihkan pembicaraan mereka.


" Lo yakin ? gue gak salah denger ," ucap Andi sambil mencondongkan badannya ke depan Kevin .


" iya gue yakin , mami sama papi gue dah janji gak akan ikut campur urusan pribadi gue lagi ," tegas Kevin .


" bagus lah , karena gue hanya takut kejadian dulu terulang lagi ," ucap Andi . karena masih jelas di ingatannya bagaimana kedua orang tua Kevin .


Kevin terdiam mendengar perkataan Andi andai saja dulu dirinya mendengarkan Andi mungkin dia tidak akan membuat gadis yang dia sukai diperlakukan tidak adil oleh kedua orang tuanya , namun kali ini jika itu terjadi lagi Kevin tidak akan diam saja karena dirinya pun punya hak untuk masa depannya , Andi memerhatikan wajah Kevin yang berubah saat membahas masa yang pernah di alami oleh sahabatnya itu.


Andi yang teringat akan membelikan keperluan untuk Diandra segera berdiri dan melangkah menuju kamarnya , sepeninggalnya Andi , Kevin segera menyandarkan tubuhnya di sofa sambil memikirkan bagaimana caranya membuat orang tuanya mengerti jika segala sesuatu bukan di liat dari materi atau dari statusnya tapi dari hati sebab itu Kevin berniat merubah cara pandang dan pola pikir kedua orang tuanya.

__ADS_1


__ADS_2