
Kevin sudah memutuskan selama orang tuanya pergi dia akan tinggal bersama Diandra dan akan kembali ke rumah sebelum orang tuanya kembali dan akan menceritakan semuanya tentang hubungannya dengan Diandra .
" sayang bangun ," ucap Kevin yang melihat Diandra masih tertidur pulas .
" bentar lagi sayang ," sahut Diandra sambil menarik selimutnya .
" jadi gak mau bangun , apa mau aku lanjutin lagi ," goda Kevin .
Diandra yang mendengar itu tentu saja langsung bangun , bahkan badannya masih terasa lemas karena permainan Kevin semalam dia tidak bayangkan jika Kevin melakukannya lagi .
" iya aku bangun ," ucap Diandra .
" nah gitu dong , udah kamu mandi aku tunggu diluar ," Kevin segera beranjak dari duduknya dan berjalan keluar kamar .
Diandra segera turun dan melangkah menuju kamar mandi setelah selesai mandi Diandra segera merapihkan dirinya sebelum berangkat ke kampus Diandra segera keluar kamar .
" ayo sarapan dulu ," ajak Kevin sambil tersenyum melihat Diandra yang berjalan ke arahnya .
Diandra segera mendudukan dirinya di hadapan Kevin , hidupnya begitu sempurna karena memiliki Kevin dalam hidupnya walau dia masih ragu mengingat Kevin belum pernah sekalipun mengenalkannya kepada orang tuanya .
sesampainya di kampus seperti biasa Kevin mengantar Diandra , berbeda dari biasanya Kevin hari ini memutuskan untuk tidak masuk kampus karena ada barang yang harus dia ambil di rumah .
saat hendak menuju parkiran kevin kembali lagi melihat Ifan pria yang membuatnya penasaran tempo hari , demi menghilangkan rasa penasarannya Kevin segera berjalan menghampiri Ifan .
" Lo yang tempo hari itu kan ? " tanya Kevin saat sudah berada di dekat Ifan .
" maaf apa kita pernah bertemu ," jawab Ifan karena dia lupa jika pernah bertemu Kevin.
" Lo ingat , tempo hari Lo gak sengaja nabrak gue di parkiran ," ucap Kevin kembali mengingatkan Dimana mereka pertama kali bertemu.
Ifan terdiam sejenak sambil mengingat - ingat kapan dirinya bertemu dengan pria dihadapannya cukup lama akhirnya Ifan ingat .
" sorry gue baru ingat , " sahut Ifan yang baru mengingatnya.
" sepertinya Lo bukan mahasiswa sini ," ucap Kevin karena dia tidak pernah melihat Ifan sebelumnya .
" bukan , karena sepupu gue disini makanya gue mampir kesini ," jawab Ifan mengingat hari ini dia dan Riko akan pergi bersama jadi mau tidak mau Ifan harus menjemput Riko ke kampus .
__ADS_1
" pantas saja wajah Lo asing ," ucap Kevin ,namun tetap saja pandangan Kevin tertuju kepada kalung yang dipake Ifan karena mengingatkannya kepada Diandra .
Ifan hanya membalas ucapan Kevin dengan senyuman .
" kenalin gue Kevin ," Kevin memperkenalkan dirinya .
" gue Ifan ," sahut Ifan .
"siapa tau kita bisa jadi teman ," jawab Kevin .
" tentu saja , lagian gue baru di kota ini ," sahut Ifan yang menyetujui pertemanan yang di berikan Kevin padanya .
sebenarnya Kevin menawarkan berteman kepada Ifan tidak lain ingin mencari tau tentang kalung yang dipakai Ifan karena sangat sama dengan yang dipakai Diandra kekasihnya , sedangkan Ifan tentu saja menyetujui itu karena dirinya memang senang bisa mempunyai teman baru .
" kalau gitu gue duluan ," pamit Kevin .
" oke , " jawab Ifan singkat .
" oh iya nanti kalau Lo butuh teman jalan jangan lupa telepon gue ," ujar Kevin sambil melangkah meninggalkan Ifan .
Andi yang sudah hampir seminggu tidak bertemu Diandra merasa senang karena dia bisa bertemu Diandra , dengan cepat Andi menghampiri Diandra yang sedang duduk di kantin .
" boleh kakak duduk ," tanya Andi kepada Diandra .
" boleh ka , ayo duduk ," Diandra segera mempersilahkan Andi untuk duduk .
" gimana kabar kamu ? " tanya Andi yang telah duduk di hadapan Diandra .
" aku baik- baik saja ka , kalau kabar kakak ," jawab Diandra sambil menanyakan kabar Andi . mengingat semenjak berpacaran dengan Kevin dirinya selalu dilarang dekat dengan pria lain termasuk Andi .
" seperti yang kamu liat ," sahut Andi sambil sesekali memperhatikan Diandra yang kini sudah jauh berubah.
" syukurlah , maaf aku iya ka karena selama ini aku selalu menghindar kalau bertemu kakak ," ucap Diandra dirinya merasa tidak enak dengan sikapnya kepada Andi .
" gak apa - apa , kakak ngerti ko ," sahut Andi yang mengerti mengapa Diandra bisa bersikap seperti itu. " oh iya sekarang kamu tinggal dimana ? " sambung Andi yang penasaran dimana Diandra tinggal .
" tidak jauh dari sini ka ," bohong Diandra . tentunya tidak mungkin dia mengatakan bahwa dirinya tinggal dengan Kevin .
__ADS_1
" apa boleh kakak bicara sesuatu ? " tanya Andi . karena dirinya sudah sangat kenal Diandra jadi dia tau bahwa Diandra menyembunyikan sesuatu darinya .
" kakak mau bicara apa ? " Diandra sedikit takut kalau arah pembicaraannya Andi tertuju kepada Kevin .
" sudah sejauh apa hubungan kamu sama Kevin , maaf kakak tidak bermaksud ikut campur urusan kamu ," ucap Andi yang takut jika perkataannya di salah artikan oleh Diandra .
Seketika Diandra terdiam mendengar perkataan Andi , apa yang harus dia katakan kepada Andi tentang hubungannya dengan Kevin yang bahkan sudah melewati batas Diandra sangat takut jika berkata jujur tentang itu Andi akan memberi tahu ibunya. sedangkan Andi masih memerhatikan wajah Diandra yang berubah pucat saat Andi bertanya seperti itu.
" hubungan aku masih hanya sebatas pacaran biasa kakak , kakak gak usah khawatir ," jawab Diandra sambil berusaha bersikap tenang .
" syukurlah kakak senang dengernya karena kakak takut kamu salah jalan ," ucap Andi setidaknya dia merasa lega mendengar jawaban Diandra . " dan ingat pesan kakak kamu datang kesini untuk mengejar cita - cita kamu jadi kakak harap kamu bisa menjaga diri kamu ," sambung Andi .
" iya ka ," sahut singkat Diandra sambil menundukkan kepalanya .
Ifan yang menunggu Riko merasa kesal karena telah di kerjain sepupunya bagaimana tidak Ifan sudah menunggu hampir tiga jam namun Riko belum muncul juga , akhirnya Ifan berniat pulang namun saat membalikan badannya Ifan tidak sengaja melihat Diandra .
" Di , " panggil Ifan sambil melambaikan tangannya ke arah Diandra .
Diandra terkejut saat melihat Ifan berada di kampusnya , Diandra takut jika Kevin melihatnya akan salah paham dengan cepat Diandra berlari ke arah Ifan .
" kamu ngapain di sini ," tanya Diandra sambil menarik tubuh Ifan dan memerhatikan sekeliling takut jika tiba- tiba Kevin melihatnya.
" kamu kenapa kaya panik gitu ," Ifan yang tangannya di tarik Diandra merasa heran dengan tingkah Diandra .
" siapa yang panik , terus ngapain kamu di sini ? " Diandra kembali bertanya kepada Ifan mengapa dia bisa berada di kampus tempatnya kuliah.
" aku jemput sepupu aku ," jawab Ifan sambil memerhatikan tingkah Diandra yang seperti panik dan ketakutan .
" sepupu ." Diandra tentu kaget mendengar Ifan mempunyai sepupu yang kuliah di sana .
" iya sepupu dan kebetulan dia satu fakultas sama kamu ," sahut Ifan .
" yang benar ? siapa namanya ," tanya Diandra . dia masih kaget mendengar Ifan mempunyai sepupu disana di tambah lagi ternyata satu fakultas dengannya semakin membuat Diandra takut.
" Riko , pasti kalian kenal bukanya Riko sahabat kamu disini . " ucap Ifan yang mengingat bahwa Riko berteman dengan Diandra .
" jadi Riko sepupu kamu ," Diandra bagaikan di sambar petir mendengar nama Riko keluar dari mulut Ifan .
__ADS_1