
"Vin bangun" Diandra segera membangunkan Kevin Saat sadar jika dirinya salah mengangkat telepon dari ponsel milik Kevin.
"apa sayang" Kevin yang merasa tergangu segera membuka matanya saat mendengar Diandra membangunkannya.
"Kevin cepet bangun" ucap Diandra dengan suara panik.
Kevin segera bangun walaupun dengan sedikit pusing dengan cepat dia melihat ke arah Diandra yang terlihat panik.
"ada apa?" tanya Kevin.
"ka Andi" ucap Diandra sambil meremas kepalanya.
"iya kenapa sama Andi" tanya Kevin yang masih bingung.
"aku tadi tidak sengaja mengangkat telepon dari ponsel kamu dan itu dari ka Andi" ucap Diandra sambil menoleh ke arah Kevin.
"apa?" Kevin seketika di buat kaget mendengarkan perkataan Diandra. "sial, kita dalam masalah sekarang" sambung Kevin sambil turun dari tempat tidur dan meraih memakai celana.
keduanya begitu panik apalagi Diandra yang sangat ketakutan pasti Andi akan tau tentang semua ini, Kevin yang sudah memakai bajunya kembali segera berjalan ke sisi tempat tidur dimana Diandra berada.
"aku takut" ucap Diandra dengan mata berkaca- kaca.
"kamu gak usah takut, ada aku" jawab Kevin sambil mendudukan dirinya di tepi tempat tidur seraya menenangkan Diandra.
"bagaimana kalau ka andi tahu pasti dia akan menceritakan semuanya kepada ibu" Diandra akhirnya menangis dirinya sangat takut kalau sampai ibunya di kampung mengetahui apa yang selama ini dia lakukan.
"tenang sayang, semua akan baik- baik saja" ucap kevin dan segera menarik tubuh Diandra kedalam pelukannya.
Kevin tentunya sudah tau bahwa cepat atau lambat Andi akan mengetahui tentang semuanya tapi Kevin tidak menyangka bahwa Andi akan mengetahuinya dengan cara seperti ini.
Diandra tentunya sangat ketakutan apalagi dia tidak bisa membayangkan kalau ibunya tau pasti ibunya akan sangat marah dan kecewa kepadanya, Kevin berusaha menenangkan Diandra yang terus menangis hingga cukup lama Diandra mulai tenang.
__ADS_1
"sekarang kamu tenang, aku akan mengurus semuanya jadi kamu jangan takut" ucap Kevin sambil melepaskan pelukannya dari Diandra.
"tapi-
"kamu gak usah berpikir macem- macem, kamu percaya kan sama aku" tanya Kevin sambil menatap kedua mata milik Diandra.
Diandra segera mengagukan kepalanya tentunya Diandra sangat percaya kepada Kevin melebihi apapun, Kevin dengan lembut mengusap air mata Diandra yang menetes di pipinya tidak begitu lama terdengar suara pintu di ketuk dengan begitu kencang Diandra semakin ketakutan sedangkan Kevin bersikap santai karena dia tau yang datang itu Andi.
"kamu tunggu di sini, jangan keluar sampai aku kembali" pinta Kevin sambil beranjak dari duduknya.
"jangan lama, aku takut" ucap Diandra.
Kevin mengangguk sambil tersenyum dia segera membalikan badannya dan melangkah. menuju pintu , Diandra yang melihat kepergian Kevin hanya menatap penuh harapan.
Andi yang sejak tadi menggedor pintu apartemen dengan penuh emosi, hingga tidak lama pintu terbuka memperlihatkan sosok Kevin tanpa bertanya apapun Andi segera menerobos masuk dan sedikit mendorong tubuh kevin yang menghalangi jalannya.
"Di, ada apa?" tanya Kevin yang seolah- olah tidak tau apa tujuan Andi datang kesana.
"Lo gak salah tempat? Diandra gak ada disini" ucap Kevin sambil berjalan ke arah Andi yang menatapanya penuh amarah.
"jangan Lo pikir gue bodoh, apa yang udah Lo lakuin sama Diandra" tanya Andi sambil menatap penuh kemarahan kepada Kevin yang berdiri dihadapannya.
Kevin segara memijat pelipisnya mendapatkan pertanyaan seperti itu tentunya dia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya kepada Andi tetapi dia juga bingung kalau berbohong tidak mungkin Andi percaya kepadanya.
"maksud Lo apa? gue gak ngerti" jawab Kevin.
"jangan pura- pura gak tau Vin, pasti Diandra sama Lo karena tadi gue telepon Lo dan Diandra yang mengangkatnya" ucap Andi dengan nada penuh kemarahan tentunya karena Andi takut jika pria dihadapannya sudah berbuat yang tidak- tidak kepada Diandra.
"jadi gara- gara itu" jawab Kevin sambil terkekeh geli.
Andi yang melihat itu menatap bingung mengapa Kevin malahan tertawa di saat dirinya sedang serius menanyakan keberadaan Diandra dengan cepat Kevin menghentikan tawanya sambil berjalan ke arah Andi.
__ADS_1
"apa Lo pikir gue seburuk itu" tanya Kevin sambil menepuk bahu Andi.
"gue lagi gak bercanda Vin" jawab Andi saat bahunya di tepuk Kevin dirinya semakin bingung dengan sikap Kevin yang terlihat santai saja.
"gue juga gak becanda, apa Lo liat gue lagi becanda" sahut Kevin sambil berjalan menuju sopa dan mendudukan dirinya.
"Vin cepet katakan di mana Diandra" Andi yang mencoba menahan amarahnya kembali menanyakan keberadaan Diandra.
"gue bilang Diandra tidak ada di sini, kalau masalah ponsel gue memang semalam tidak sengaja tertinggal di tempat Diandra" bohong Kevin sambil melirik ke arah Andi.
tentu saja penjelasan Kevin tidak begitu saja membuat Andi percaya hingga tanpa bertanya lagi Andi segera berjalan ke arah kamar, Kevin yang melihatnya segera beranjak dan mencoba menghentikan Andi yang ingin menuju ke kamarnya.
" Di, gue udah bilang kan Diandra gak ada disini" ucap Kevin sambil menahan tangan Andi yang hendak membuka pintu kamarnya.
"ya udah kalau memang gak ada, gue hanya ingin memastikan saja" jawab Andi sambil menepis tangan Kevin yang menahannya.
Kevin mulai ketakutan saat Andi mulai membuka pintu kamarnya Andi yang membuka pintu kamar Kevin dengan cepat Andi melangkah masuk sedangkan Kevin yang merasa gugup mengikuti langkah Andi tetapi saat berada di dalam kamar Kevin begitu terkejut karena Diandra tidak berada di sana.
Andi yang melihat kamar Kevin rapih hanya sedikit berantakan di atas tempat tidur, Andi terus memerhatikan sekeliling kamar Kevin hingga tujuannya menuju ke arah kamar mandi tidak begitu lama Andi segera membuka pintu kamar mandi ternyata di dalam pun kosong.
"gimana apa Lo percaya?" tanya Kevin yang merasa lega karena Diandra tidak ada di sana tetapi di lain sisi Kevin merasa bingung kemana perginya Diandra.
"iya gue percaya, lalu dimana Diandra" jawab Andi yang merasa lega karena apa yang dipikirkannya itu tidak terjadi.
"di kosannya,gak mungkin dia di sini" bohong Kevin.
"anterin gue ke kosannya" pinta Andi, dirinya belum merasa tenang jika belum bertemu dengan Diandra.
sontak Kevin bingung karena kebohongannya kini dirinya terjebak oleh permintaan Andi hingga Kevin segera berpikir agar bisa mengukur waktu karena dirinya bingung mengingat selama ini Diandra tinggal dengannya.
"jangan sekarang, gue masih ngantuk Di" tolak Kevin yang sengaja ingin mengulur waktu ditambah dia bingung kemana perginya Diandra.
__ADS_1
Andi sejenak terdiam sambil memerhatikan wajah Kevin memang terlihat masih mengantuk tentunya Andi tidak tega jika mengajak Kevin sekarang karena sudah merasa tenang dan lega karena Diandra tidak di sana akhirnya memutuskan untuk kembali ke kampus.