Cinta Penuh Luka

Cinta Penuh Luka
bab 30


__ADS_3

Kevin yang kesal akhirnya memutuskan untuk bolos dan mengajak bertemu teman barunya yang tidak lain Ifan setelah janjian dengan Ifan , Kevin langsung pergi meninggalkan kampus .


di sebuah cafe Ifan sudah menunggu kedatangan Kevin , tidak lama menunggu akhirnya sosok yang ditunggunya datangan. Kevin yang melihat Ifan segera berjalan menghampiri Ifan yang duduk.


" sorry , gue telat ," ucap Kevin sambil menarik bangku dan mendudukan dirinya .


" santai aja ," jawab Ifan yang tidak keberatan karena Kevin telat datang .


" apa gue mengganggu waktu Lo ," tanya Kevin yang merasa tidak enak karena mengajak Ifan bertemu tiba- tiba .


" gak ko , lagian gue lagi gak sibuk ," sahut Ifan .


Kevin yang masih kesal dengan sikap Diandra bertambah kesal setelah melihat kalung yang di pakai Ifan bagaimana tidak dia kembali teringat dengan Diandra .


mereka mulai bercerita tentang kehidupan masing- masing , Ifan merasa nyaman mengobrol dengan Kevin begitu juga dengan Kevin , keduanya pun seperti sudah lama saling mengenal karena tidak ada kecanggungan antara keduanya .


" jadi Lo berniat pindah kuliah kesini ? " tanya Kevin .


" iya , gue lagi mengurus kepindahan gue kesini ," sahut Ifan .


" berarti nanti kita satu kampus ," ucap Kevin .


" iya kira- kira begitu , " sahut Ifan .


tanpa terasa karena asyik mengobrol mereka sudah menghabiskan waktu lama di cafe , Ifan yang baru ingat harus mempersiapkan barang- barang yang akan di bawa ke apartemen terpaksa harus pulang lebih dulu.


" jangan lupa kenalin cewek Lo ," ujar Ifan sambil melangkah pergi .


" oke , nanti gue kenalin ," jawab Kevin .


Kevin segera melangkah pergi juga dari cafe mengingat dia harus menjemput Diandra walaupun masih kesal tetapi Kevin tetap melakukan kebiasaannya , namun hari ini dia merasa lega dan senang karena kecurigaannya mengenai kalung yang dipake Ifan ternyata simbol untuk cinta lamanya .


Kevin yang sudah sampai kampus segera menepikan mobilnya dan bergegas turun untuk menunggu Diandra , setelah cukup lama dari kejauhan Kevin melihat Diandra yang sedang berjalan dengan Andi dan juga Riko kembali cemburu .


andi yang melihat Kevin berada di parkiran segera menghentikan langkahnya hingga membuat Diandra dan Riko ikut menghentikan langkah mereka .

__ADS_1


" kenapa ka ," tanya keduanya bersamaan .


" biasa , pawangnya Diandra udah nungguin tuh ," ucap Andi sambil melihat ke arah Kevin yang menyandarkan dirinya di pintu mobil .


Diandra dan Riko segera mengikuti pandangan Andi , seketika Diandra menghela napas berbeda dengan Riko yang tampak kesal karena Kevin seperti bayangan yang selalu mengawasi Diandra .


" kayanya bakalan ada perang ," celetuk Riko sambil memalingkan pandangannya ke arah Diandra .


" sepertinya begitu ," jawab Andi yang tau kalau kita akan marah karena Diandra dekat kembali dengan dirinya dan Riko .


" kalian apaan sih ," sahut Diandra yang mendengar perkataan keduanya .


" tapi memang benarkan ? " ucap Riko .


" udah kalian ngomongnya ngelantur aja ," ujar Diandra sambil melangkah pergi. karena melihat Kevin sudah menunggunya .


Andi dan Riko hanya menggelengkan kepala saat melihat Diandra melangkah menjauh dari mereka , keduanya pun memikirkan hal yang sama mengapa Diandra begitu takut dan patuh kepada Kevin membuat mereka merasa heran .


" ka , Lo ngerasa ada yang aneh gak sih sama diandra ," ucap Riko .


" kayanya pemikiran kita sama , apalagi Lo perhatiin gak sih badan Diandra kayanya sedikit berisi ," ucap Riko yang memerhatikan Diandra dari hari ke hari merasa Diandra sekarang sedikit gemuk .


" iya mungkin Diandra terlalu banyak makan makanya dia menjadi gemuk ," sahut Andi yang berpikir positif saat mendengar perkataan Riko .


berbeda dengan Riko karena dia yakin ada yang tidak beres dengan sahabatnya itu , hingga keduanya sampai di parkiran Andi pamit terlebih dahulu sedangkan Riko terdiam sejenak karena masih memikirkan kecurigaannya .


****


" apa tidak sebaiknya kamu tinggal disini ," ucap Sekar .


" iya benar fan yang dibilang Tante kamu ," timpal Miko yang sedikit tidak setuju dengan niat Ifan yang ingin tinggal sendiri .


" Ifan bukan tidak mau om , Tante , tapi Ifan sudah terbiasa sendiri ," jawab Ifan . karena semenjak kuliah di luar negeri tentunya membuat Ifan terbiasa tinggal sendiri dan membuatnya mandiri .


" ya sudah kalau itu keputusan kamu ," ucap Sekar . dirinya tidak mungkin memaksa Ifan tinggal dengan mereka .

__ADS_1


"gue gak setuju ," Riko yang baru datang tentu saja tidak setuju dengan keputusan Riko yang akan pindah dari rumahnya .


" memang gue minta persetujuan Lo , lagian om sama tante ngizinin ," ucap Ifan yang tidak peduli dengan penolakan yang Riko berikan .


" mama , papa , bujuk Ifan agar tetap tinggal disini ," rengek Riko kepada kedua orang tuanya .


" kamu itu seperti anak kecil saja , sebelum kamu minta papa dan mama sudah membujuk Ifan tapi dia kekeh pada pendiriannya terus kita harus apa," ucap Miko yang sudah membujuk Ifan tetapi Ifan tetap ingin pindah .


Riko yang tidak hilang akal segera mendekat ke arah Ifan yang duduk di hadapan kedua orang tuanya tentunya dia berharap agar Ifan mengurungkan niatnya .


" fan , Lo jangan pindah iya ! gue janji ikutin apa pun permintaan Lo ," bujuk Riko sambil memegang lengan Ifan seperti anak kecil .


" apaan sih Lo ? geli tau ," Ifan tentunya risih saat Riko memegang lengannya dengan cepat Ifan menjauhkan tangan Riko darinya .


Miko dan Sekar hanya menatap tidak percaya dengan tingkah anak mereka , mungkin karena selama ini Riko anak tunggal hingga membuatnya kesepian setelah Ifan tinggal dengannya tentunya Riko tidak kesepian lagi . sedangkan Ifan tentu saja tetap pada pendiriannya apalagi dia ingat bahwa Diandra tinggal di apartemen yang sama dengannya .


" ayolah fan , Lo jangan pindah ," Riko masih saja membujuk Ifan agar tetap tinggal .


" lo kenapa jadi cerewet gini ? " sahut Ifan sambil merapihkan bajunya ke dalam koper .


" terserah Lo mau ngatain gue apa , yang penting Lo jangan pindah ," ucap Riko .


" kenapa ? supaya Lo bisa kerjain gue terus dan bisa masuk ke kamar gue seenaknya ," jawab Ifan tentunya dia sudah tau apa yang dipikirkan sepupunya itu .


" lagian apa salahnya kita kan sepupu ," sahut Riko santai .


" itu menurut Lo , tapi gue risih tau gak ," tegas Ifan . karena mereka bukan anak kecil lagi tentunya apa yang biasa dilakukan Riko dulu sekarang membuat Ifan merasa risih .


Riko yang sudah lelah membujuk Ifan agar tidak pindah akhirnya menyerah , karena Riko juga tau kalau Ifan bukan tipe orang yang akan merubah keputusannya .


" apa Lo gak sayang ninggalin kuliah Lo di sana dan pindah kesini ?" tanya Riko yang sebenarnya tidak mau kalau Ifan pindah kuliah di sini karena sama saja itu akan membuat hati sepupunya hancur karena pasti Ifan akan mengetahui tentang hubungan Kevin dan Diandra .


" gak , lagian sama saja kan gue kuliah di sana atau di sini gak ada bedanya ," jawab Ifan .


karena terpenting baginya sekarang adalah bisa lebih dekat dengan Diandra .

__ADS_1


__ADS_2