
" kayanya kepala Lo harus diperiksa ," jawab Kevin saat mendengar perkataan Andi . dirinya tidak merasa telah merubah Diandra sama sekali karena Diandra sendiri yang merubah dirinya bukan karena dia .
" bukan gue yang harus diperiksa tapi Lo , ingat Vin Diandra itu masih polos jangan buat dia memilih jalan yang salah ," ucap Andi .
" Lo pikir gue gila apa , gue tau Diandra masih polos dan gue gak pernah memanfaatkan kepolosan dia lo denger itu ," tegas Kevin yang tidak terima dengan tuduhan yang ditunjukan Andi kepadanya .
Andi yang sudah habis kata untuk membuat Kevin mengerti akhirnya memutuskan pergi karena dia tidak mau jika nantinya yang ada dia tersulut emosi , sedangkan Kevin yang melihat kepergian Andi hanya menatap bingung mengapa Andi menuduhnya membuat Diandra berubah .
****
Riko yang melihat Diandra saat jam kuliah selesai akhirnya memutuskan untuk berbicara karena sudah cukup lama keduanya tidak pernah mengobrol atau hanya untuk bertegur sapa dari jauh Diandra yang melihat Riko tersenyum saat sahabatnya berjalan ke arahnya .
" Hay Diandra apa kabar ," tanya Riko yang sudah berada di dekat Diandra .
" aku baik-baik saja , gimana kabar kamu ," jawab Diandra .
" kamu sekarang kayanya sibuk banget ," ucap Riko sambil terus memerhatikan gerak gerik Diandra yang melihat seperti sedang mencari sesuatu .
" gak biasa aja , cuma kamu kan tau sekarang aku sibuk mencari kosan baru ," ucap Diandra
" memang kenapa di kosan lama kamu ," tanya Riko yang penasaran mengapa tiba- tiba Diandra ingin pindah .
" gak apa- apa , cuma gak enak aja itu kan kosan ka Andi ," sahut Diandra .
" oh begitu ," ucap Riko .
tanpa mereka sadari dari kejauhan Kevin yang melihat keduanya merasakan cemburu apalagi Diandra yang sesekali tersenyum kepada Riko , dengan langkah cepat Kevin berjalan ke arah Diandra serta Riko yang sedang asyik mengobrol .
" sayang ," ucap Kevin sambil meraih pinggang Diandra .
__ADS_1
sontak Diandra merasa kaget begitu juga dengan Riko yang mantap tidak percaya dengan apa yang dilakukan Kevin ,karena selama ini Riko tau Diandra selalu menjaga jarak kepada setiap pria tetapi berbeda dengan sikap Diandra kepada Kevin yang seperti tidak merasa risih saat pinggangnya di sentuh Kevin .
" ih kamu bikin kaget aja ," sahut Diandra saat Kevin tiba- tiba menarik pinggangnya .
" tentu saja kamu kaget , kamu kan terlalu sibuk mengobrol sama dia ," ucap sinis Kevin sambil melirik ke arah Riko tentunya dengan tatapan tidak suka .
" Riko namanya Riko ," tegas Diandra yang tidak suka jika Kevin selalu menekankan kata dia setiap bertemu Riko .
" iya terserah siapa namanya ," jawab Kevin .
" Rik , aku duluan iya ," pamit Diandra kepada Riko yang terdiam karena masih merasa bingung dengan sikap Diandra saat ini yang menurutnya telat banyak berubah.
" iya Di , " jawab singkat Riko yang tersadar dari lamunannya namun tatapan matanya masih tertuju kepada tangan Kevin yang melingkar di pinggang Diandra .
setelah berpamitan Diandra segara mengajak Kevin pulang apalagi mengingat dirinya harus mencari kosan baru untuk dirinya karena sudah merasa tidak enak sudah tinggal terlalu lama di tempat Andi , awalnya Andi tidak setuju dengan permintaan Diandra untuk pindah namun Diandra bersikeras akhirnya Andi dengan terpaksa menyetujuinya .
*****
" Ifan ," panggil seorang pria langsung melambaikan tangannya ke arah Ifan yang baru keluar dari bandara .
"ternyata Lo gak berubah ," jawab Ifan sambil berjalan ke arah sepupunya yang sudah berdiri tidak jauh darinya .
" tentu saja , Lo tambah ganteng aja semenjak kuliah di USA ," ucap pria itu tidak lain adalah Riko sepupu Ifan .
" Lo baru sadar kalau gue ganteng , udah dari lahir kali ,"jawab Ifan dengan bangga .
" aduh nyesel gue puji Lo , " celetuk Riko dia sungguh sangat lupa kalau Ifan mempunyai kadar kepedean yang cukup tinggi.
" udah ayo , " Ifan segera mengajak Riko pergi karena penerbangan yang cukup jauh hingga membuatnya merasa kelelahan .
__ADS_1
Riko yang tidak lain sahabat Diandra merupakan sepupu Ifan namun karena tinggal di kota yang berbeda wajar saja jika Riko tidak tau bahwa pria yang selalu diceritakan Diandra tidak lain adalah Ifan sepupunya sendiri .
" tumben Lo gak bawa pacar Lo ," ucap Ifan yang sudah berdiri di dekat mobil yang dibawa Riko .
" kalau gue bawa dia , yang ada Lo ngoceh gak jelas ," sahut Riko . karena mengingat kejadian dulu saat Ifan datang berkunjung ke rumahnya dirinya menjemput Ifan memakai motor kesayangan dia dan di saat itu Ifan marah karena keduanya hampir kecelakaan akibat cara Riko membawa motor.
Ifan langsung terkekeh geli ternyata ingatan sepupunya masih cukup tajam mengingat dirinya sempat marah akibat ulahnya itu ,tanpa berkata lagi keduanya segera masuk kedalam mobil namun kali ini Ifan yang membawa mobilnya karena dia tidak mau kejadian dulu kejadian lalu terulang kembali.
" Lo tumben mau ikut acara keluarga ? " tanya Riko yang penasaran karena biasanya Ifan tidak pernah hadir di acara keluarga .
" sebenarnya gue bukan mau datang ke acara ka putri tapi gue pulang karena gue ingin bertemu seseorang ," jawab Ifan yang masih fokus menatap jalanan .
" hah , gak salah jadi Lo bela- belain pulang cuma mau nemuin seseorang ," sahut Riko yang tidak percaya mendengarkan jawab yang sepupunya lontarkan .
" tentu saja , kalau bukan karena dia ada di kota ini gue gak akan pulang ," tegas Ifan yang sesekali melirik ke arah samping dimana Riko berada.
" terserah Lo , yang penting gue berharap Lo kali ini hadir di pernikahan ka putri ," jawab Riko .
" liat aja nanti ," jawab singkat Ifan .
seketika suasana didalam mobil menjadi hening Riko sibuk dengan pikirannya tentang Diandra yang sudah banyak berubah dan Ifan memikirkan hal yang sama namun Ifan memikirkan apakah Diandra merindukannya apakah Diandra masih seperti yang dulu apa sudah berubah tentunya dia sudah tidak sabar bertemu dengan wanita yang begitu dia rindukan.
Ifan segera menepikan mobilnya saat sudah sampai dirumah Riko , dia segera turun menyusul Riko yang sudah terlebih dulu turun keduanya segera disambut kedua orang tua Riko dan juga kedua orang tua Ifan yang sudah tiba lebih dulu kesana .
" ponakan Tante apa kabar ," ucap sekar yang tidak lain ibu Riko .
" seperti yang Tante liat , aku makin tampan ," jawab Ifan sambil tersenyum.
" ternyata ponakan om gak berubah ," ucap Miko sambil memeluk tubuh Ifan .
__ADS_1
" gak lah om , aku tetep Ifan ponakan om yang tampan ," jawab Ifan kembali dengan bangga .
sedangkan Riko serta kedua orang tua Ifan hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Ifan yang dari dulu tidak berubah sama sekali , akhirnya mereka segera melangkah masuk kedalam mengingat Ifan pasti sangat Lelah setelah perjalanan panjangnya .