Cinta Penuh Luka

Cinta Penuh Luka
bab 42


__ADS_3

Diandra segera membalikan badannya menghadap ke arah Ifan dan juga Riko, seketika Ifan menatap tidak percaya melihat wanita yang kini berdiri di hadapannya badannya langsung terasa lemah sedangkan Riko terdiam sambil menundukkan kepalanya karena merasa tidak tega melihatnya.


"kenapa kalian bengong" Kevin segera memecah keheningan yang terjadi disana.


Ifan masih tidak percaya dengan apa yang dia liat tanpa berkata apapun Ifan melangkah mundur sambil sambil menggelengkan kepalanya hatinya begitu sakit mendapati kenyataan ini.


Ifan segera pergi dari sana tanpa berkata apapun, Kevin merasa bingung dengan sikap Ifan sedangkan Diandra yang melihatnya mulai menatap nanar karena kini Ifan mengetahui hubungannya bersama Kevin dengan cara seperti ini.


"fan, tunggu" ucap Riko yang sadar Ifan telah pergi dari sana.


Riko segera mengejar Ifan yang terlebih dahulu keluar restoran, Diandra yang melihat keduanya pergi merasa bersalah di sisi lain dia tidak mau kehilangan kedua sahabatnya tanpa menunggu lama Diandra segera berlari menyusul keduanya. Kevin yang melihatnya merasa bingung.


Ifan menjatuhkan dirinya di parkiran hatinya begitu sakit melihat wanita yang di cintai nya ternyata telah bersama orang lain bahkan Ifan tidak mempedulikan menjadi pusat perhatian orang-orang disana, Riko yang baru saja sampai menghentikan langkahnya.


"fan, apa yang Lo lakuin" ucap Riko yang berjalan ke arah Ifan yang masih terduduk di bawah.


"kenapa sesakit ini" jawab Ifan sambil menyentuh dadanya.


"ayo berdiri" Riko segera membantu Ifan berdiri tentunya dia merasa tidak tega melihat Ifan dengan keadaan seperti ini.


"apa salah gue? mengapa dia melakukan ini" ucap lirih Ifan sambil menatap nanar ke arah Riko.


"sudah fan, Lo harus ikhlasin mungkin dia bukan jodoh Lo" jawab Riko.


Diandra yang baru sampai di sana di susul Kevin yang berada di belakangnya, dengan langkah pelan Diandra mulai berjalan mendekati keduanya sedangkan Kevin yang masih tidak mengerti hanya melihatnya dari tempatnya berdiri.


"fan" panggil Diandra saat sudah sampai di dekat Ifan.


Ifan segera menoleh ke arah suara itu begitu juga dengan Riko, Diandra kembali melangkah semakin mendekat tentunya dia merasa bersalah karena tidak memberi tahukan semuanya kepada Ifan lebih awal.

__ADS_1


"fan, maafin aku" ucap lirih Diandra sambil menundukkan kepalanya di hadapan Ifan.


"tidak ada perlu kamu minta maaf harusnya aku yang minta maaf karena bersikap seperti itu" jawab Ifan sambil membalikan badannya menghadap Diandra yang masih menundukkan kepalanya di hadapan Ifan.


"maafin aku, seharusnya aku memberi tahu kamu tentang ini" ucap Diandra yang merasa bersalah karena tidak menceritakannya kepada Ifan.


"gak apa-apa aku ngerti, kalau begitu maaf aku harus pergi" pamit Ifan. " ayo" sambung Ifan sambil melirik ke arah Riko.


tanpa menunggu jawaban Riko dengan cepat Ifan melangkah melewati Diandra karena jika semakin lama di sana dia akan semakin terluka, Riko yang hendak menyusul Ifan sejenak menghentikan langkahnya tepat di hadapan Diandra.


"selamat karena Lo udah hancurkan hati sepupu gue" ucap Riko dengan bahasa yang tidak bisa seperti biasa lagi.


Diandra terpaku di tempatnya sambil mencerna perkataan yang Riko lontarkan, Kevin yang melihat kepergian dua pria itu segera mendekat ke arah Diandra setelah mendengar pembicaraan mereka Kevin sadar jika selama ini Diandra dan Ifan saling mengenal jadi kecurigaan Kevin ternyata terbukti sekarang di depan matanya.


"jadi kalian saling mengenal" tanya Kevin yang sudah berdiri di belakang Diandra.


"iya kami saling mengenal, maafin aku karena tidak memberi tahu kamu tentang Ifan sebelumnya" jawab Diandra.


"ternyata selama ini kecurigaan aku benar" sahut Kevin sambil tersenyum getir. dia tidak menyangka bahwa wanita di hadapannya begitu masih banyak menyimpan rahasia.


"kamu jangan salah paham dulu, aku sama Ifan hanya sahabat gak lebih" ucap Diandra yang mematahkan semua kecurigaan Kevin kepada dirinya.


tanpa menjawab perkataan Diandra Kevin segara melangkah menuju mobilnya sedangkan Diandra yang mengerti arti dari sikap Kevin segera menyusul Kevin.


****


keduanya sudah sampai di apartemen Ifan, selama perjalanan Ifan hanya terdiam tanpa berkata apapun, Riko hanya mengikuti langkah sepupunya masuk kedalam apartemen.


Ifan yang hatinya begitu hancur mengetahui jika Diandra telah bersama orang lain andai saja Diandra mengatakannya di saat mereka pertama kali bertemu lagi mungkin Ifan tidak akan merasakan sakit seperti ini.

__ADS_1


"fan, Lo baik- baik saja kan?" tanya Riko.


Ifan hanya menganggukkan kepalanya.


Riko yang mendapatkan jawaban dari Ifan tentu saja mengerti apa yang di rasakan Ifan saat ini tetapi lebih baik Ifan mengetahuinya sekarang dari pada nanti justru akan membuat Ifan semakin hancur.


"maafin gue fan" ucap Riko karena dirinya begitu menyesal dan merasa bersalah kepada Ifan.


"kenapa Lo harus minta maaf" jawab Ifan sambil melirik ke arah Riko yang duduk di sampingnya.


"sebenarnya selama ini gue dan ka Andi sudah tau tentang hubungan Diandra dan Kevin" sahut Riko dengan nada penuh penyesalan.


sontak Ifan kaget bukan main saat mendengar apa yang di ucapkan Riko kepadanya, Ifan segera membalikan posisi tubuhnya sambil menatap tidak percaya bahwa pria di hadapannya tega menyembunyikan tentang kebenaran ini darinya.


"apa? jadi Lo tau dan Lo malahan diem aja tanpa memberi tahu gue" ucap Ifan dengan nada penuh kekecewaan.


"fan, bukan gitu maksud gue" sahut Riko.


"cukup, gue gak mau denger apapun lagi sekarang lebih baik Lo pergi biarkan gue sendiri" Ifan segera mengusir Riko dari apartemennya tentunya Ifan begitu kecewa karena sepupunya sudah tau tetapi dia hanya diam saja melihat kebodohan dirinya.


Riko yang mengerti dengan kemarahan Ifan segera beranjak dari duduknya tentunya dia sadar karena kesalahannya dengan menyembunyikan semuanya justru membuat Ifan semakin terluka tanpa menunggu lama Riko melangkah pergi meninggalkan Ifan.


Ifan yang masih begitu hancur segera beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah kamar tentunya dia ingin membuang semua kenangan dengan Diandra wanita yang telah menorehkan luka begitu dalam di hatinya.


setelah berada di dalam kamar dia segera melangkah menuju meja dia mana terdapat foto dirinya dan Diandra terpajang, dia segera meraih foto itu sambil mendudukan dirinya di tepi tempat tidur.


"kenapa kamu melakukan ini?" ucap Ifan sambil menyentuh wajah Diandra di dalam foto itu dengan tatapan nanar.


dengan hati yang begitu hancur dan kecewa Ifan segera membanting foto itu ke lantai hingga membuat bingkai foto itu hancur berserakan di lantai, ternyata penantian dirinya selama ini sia-sia bahkan di saat dirinya ingin menyatakan perasaannya justru dirinya terlebih dulu mendapatkan kejutan dari Diandra yang begitu membuatnya hancur.

__ADS_1


__ADS_2