Cinta Penuh Luka

Cinta Penuh Luka
bab 61


__ADS_3

"Ifan" ulang Riko.


"iya" jawab singkat Andi sambil terus melihat ke arah dimana Ifan tadi pergi.


"tumben tuh anak datang malam- malam begini" ucap Riko yang merasa aneh karena Ifan datang malam- malam di tambah Andi ikut bersamanya membuat dirinya merasa penasaran.


tanpa bertanya lagi Riko segera beranjak dari duduknya tentu saja untuk mencari Ifan sepupunya seketika Andi ikut berdiri juga saat melihat Riko melangkah sedangkan Riko yang sadar segera menghentikan langkahnya menyadari Andi mengekor di belakangnya.


"Lo, mau kemana ka?" Riko segera bertanya dan membalik badannya menghadap Andi.


"ikutlah" jawab singkat Andi sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"ngapain Lo ngikut segala sih ka!" Riko mendengus kesal karena melihat tingkah Andi.


"iya kan! gue mau liat Diandra juga" ucap Andi.


Riko menatap bingung mendengar ucapan Andi tentunya dia heran mengapa Andi ingin melihat Diandra dirumahnya hingga cukup lama Riko terdiam hingga akhirnya dia menyadari apa mungkin Diandra berada di rumahnya tanpa menunggu lama dia segera berlari menuju ke kamar yang sempat di tempati Ifan dengan cepat Andi mengikutinya.


sedangkan di dalam kamar Ifan terus memandangi wajah Diandra yang terlelap tidur tentunya Ifan merasa terluka kecewa dengan semua yang terjadi tetapi dia tidak bisa berbuat apa pun kecuali sekarang mendukung Diandra yang sedang dalam keadaan terpuruk.


"aku janji, akan selalu di samping kamu apapun yang terjadi" Ifan berjanji kepada dirinya sendiri.


Riko yang sudah sampai depan kamar bergegas membuka pintu kamar dan seketika matanya menatap tidak percaya dengan apa yang dia liat sedangkan Ifan segera menoleh setelah mendengar suara pintu terbuka.


dia segera menoleh ke arah Andi yang berdiri di belakangnya sedangkan Andi yang mengerti arti tatapan Riko hanya menaikan kedua bahunya sedangkan Ifan yang kembali memalingkan wajahnya untuk melihat lagi ke arah Diandra.


"fan, kenapa dia ada di sini?" tanya Riko yang masih kaget melihat Diandra ada di sana.


dengan cepat Ifan memberi kode agar Riko tidak berisik dari tidak mengganggu Diandra yang sedang tertidur dengan cepat Ifan beranjak dari duduknya dan segera menghampiri Riko yang sudah berada di dalam kamar.


"maksudnya apa ini?" tanya Riko lagi yang masih melihat ke arah Diandra.

__ADS_1


"nanti gue jelasin, sekarang ayo kita keluar" sahut Ifan yang mendorong tubuh Riko agar keluar dari kamar agar sepupunya itu tidak membuat Diandra bangun.


Riko yang masih penasaran hanya pasrah ketika tubuhnya di dorong oleh Ifan keluar sedangkan Andi hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah keduanya.


"sekarang Lo jelasin! kenapa Diandra bisa ada disini? " Riko kembali meminta penjelas kepada Ifan setelah mereka sudah berada di luar kamar.


"ceritanya panjang! intinya sekarang gue titip Diandra di sini dan awas jangan macem- macem" pesan Ifan yang merasa dirinya sudah lelah dengan semua kejadian hari ini.


"tapi Lo belum jelasin" sahut Riko yang masih penasaran dengan apa yang terjadi sehingga Ifan membawa Diandra kerumahnya.


"besok gue jelasin, gue janji sekarang gue capek banget" jawab Ifan.


Riko tentunya kesal karena merasa Ifan telah membohonginya dengan segera dia memasang wajah kesal sedangkan Andi yang berdiri Diandra keduanya hanya melihat perdebatan keduanya tanpa mau ikut campur karena sekarang pikirannya hanya tertuju kepada Diandra.


"ayo kita balik" ajak Ifan sambil melirik ke arah Andi.


"gue balik dulu" pamit Andi sambil menepuk bahu Riko.


****


pagi harinya Diandra yang terbangun segera merentangkan kedua tangannya dan mulai membuka matanya seketika dia menatap bingung karena terbangun di ruangan yang begitu asing dia segera melihat sekeliling dengan penuh tanya karena begitu sangat asing.


"aku dimana" gumam Diandra sambil turun dari tempat tidur.


saat bersamaan pintu kamar terbuka sehingga membuat Diandra kaget dan segera membalikan badannya melihat ke arah pintu yang memperlihatkan seorang wanita yang masih terlihat cantik yang memberikan senyum kepadanya.


"kamu sudah bangun" tanya sekarang yang melangkah masuk sambil membawakan baju ganti untuk Diandra.


Diandra yang masih bingung hanya mengagungkan kepalanya sebagai jawaban.


Sekarang yang berjalan ke arah Diandra tentu saja begitu terpesona dengan kecantikan alami yang di miliki oleh Diandra sedangkan Diandra tampak kikuk mengingat dia berada di tempat asing dan sekarang ada wanita yang datang kesana.

__ADS_1


"kamu mandi dulu, ini Tante bawakan baju ganti mudah-mudah cocok buat kamu" ucap Sekar sambil meletakan baju yang dibawanya di atas tempat tidur.


"maaf nyonya ini siapa? terus saya ada dimana?" Diandra memberanikan diri bertanya kepada wanita yang berada di sebrang tempat tidur.


Sekar baru sadar kalau dirinya belum memperkenalkan diri kepada Diandra tentunya wajar jika Diandra bertanya seperti itu kepadanya.


"oh iya Tante lupa memperkenalkan diri, nama Tante Sekar dan kamu berada dirumah Tante" jelas Sekar sambil memperkenalkan dirinya.


Diandra masih bingung karena dia tidak mengenal wanita dihadapannya dan mengapa dirinya berada di rumah itu sedangkan yang terakhir dia ingat itu terakhir bersama Ifan dan juga Andi sedangkan sekarang yang melihat Diandra melamun tentunya menyadari bahwa gadis itu masih bingung mengapa bisa sampai di rumahnya dengan cepat Sekar berjalan ke arah Diandra yang masih sibuk dengan pikirannya sendiri.


"kamu pasti bingung kenapa bisa ada disini!" tebak Sekar yang sudah berdiri di hadapan Diandra.


"i- ya " jawab Diandra dengan sedikit ragu.


"semalam Ifan yang membawa kamu kesini" jawab Sekar.


"Ifan" ulang Diandra.


"iya Ifan, dia itu keponakan Tante dan semalam dia membawa kamu kesini" sahut Sekar sambil tersenyum karena melihat wajah gadis dihadapannya yang memasang wajah bingung.


"maaf nyonya saya jadi merepotkan" ucap Diandra yang merasa tidak enak.


"jangan panggil nyonya, panggil Tante Sekar" pinta Sekar yang tidak nyaman saat Diandra memanggilnya seperti itu.


"iya Tante" jawab Diandra.


Sekar yang sudah tau siapa Diandra tentunya merasa senang karena sekarang keponakannya itu sudah bisa mendapatkan cinta pertamanya, sedangkan Diandra yang masih agak bingung mengapa Ifan malahan membawanya ke rumah tantenya hingga membuat dirinya merasa tidak enak seperti sekarang.


"ya udah kamu bersihkan diri kamu dulu setelah itu kita sarapan" ujar Sekar sambil membalik badannya dan melangkah pergi dari sana tanpa menunggu jawaban dari Diandra.


Diandra segera segera berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya yang sudah merasa lengket karena kemarin akibat kejadian di rumah Kevin membuatnya melupakan segalanya.

__ADS_1


__ADS_2