Cinta Penuh Luka

Cinta Penuh Luka
bab 19


__ADS_3

" di kampus x ," jawab Riko dengan bangga sambil membusungkan dadanya .


seketika Ifan yang mendengarkannya dibuat tertawa mengingat kampus yang Riko sebutkan adalah kampus ternama dan bukan orang sembarangan yang bisa masuk ke sana , Riko yang melihat Ifan tertawa tentunya sudah menyangka bahwa sepupunya itu tidak mempercayainya .


" kenapa Lo tertawa ? Lo gak percaya gue bisa masuk kampus itu ," tanya Riko .


" tentu saja gue gak percaya ," ucap Ifan di sela tawanya . karena Ifan sangat tau betul tentang kampus yang di sebutkan Riko kepadanya .


" ya udah kalau Lo gak percaya , besok gue buktiin kalau gue memang kuliah disana ," Riko segera memberi tantangan kepada Ifan untuk membuktikan bahwa dirinya tidak berbohong .


" oke , besok gue ikut Lo ," jawab Ifan menyetujui ajakan Riko . tentunya itu salah satu alasan dirinya bisa keluar rumah mengingat kedua orang tuanya melarang dirinya pergi kemana pun sebelum acara pernikahan selesai.


sejenak Ifan terdiam mengingat lagi bahwa kampus yang dikatakan Riko sama dengan Diandra seketika raut wajah Ifan berubah membuat Riko yang sedari tadi di sampingnya menatap bingung melihat Ifan yang tersenyum sendiri .


" Lo gila ," tanya Riko sambil menepuk bahu Ifan.


" apa Lo bilang ," seketika raut wajah Ifan berubah kembali setelah mendengar perkataan Riko .


" lagian Lo aneh tersenyum sendiri ," jawab Riko sambil menautkan alisnya.


" memang ada yang salah ," tanya Ifan .


" gak ada sih ," jawab singkat Riko . " udah ah gue mau mandi malas gue lama- lama disini ," sambung Riko sambil berjalan ke arah pintu .


" dasar aneh ," gumam Ifan saat melihat Riko melangkah keluar kamar yang dia ditempatinya.


Ifan langsung menjatuhkan tubuhnya di tempat tidur sambil tersenyum dia sudah tidak sabar menanti esok hari dimana dirinya untuk pertama kalinya akan bertemu Diandra setelah lama mereka berpisah dan Ifan berharap jika Diandra masih setia menjaga barang pemberian darinya .


****

__ADS_1


Diandra yang masih tidak percaya bahwa apartemen mewah itu sengaja Kevin berikan untuk dirinya tinggali , seketika Diandra terharu tidak menyangka bahwa kevin akan memikirkan tentang dirinya yang ingin melihatnya hidup nyaman dan di tempat yang nyaman.


" kamu kenapa ? " tanya kevin saat melihat Diandra terdiam sambil meneteskan air mata .


" aku gak menyangka bahwa kamu begitu memperhatikan kamu ," ucap Diandra sambil menatap ke arah kevin .


" sayang , ini semua gak seberapa dibandingkan diri kamu yang begitu berharga buat aku ," jawab Kevin sambil mengusap air mata Diandra dengan kedua ibu jarinya .


" makasih ," ucap pelan Diandra .


" iya sayang , asal kamu bahagia aku akan melakukan apapun ," ucap Kevin sambil tersenyum .


Diandra segera membalas senyumnya yang diberikan Kevin , dirinya masih tidak menyangka bahwa kevin yang dulu awal pertemuan membuatnya kesal justru sekarang obatnya yang memberinya begitu banyak kebahagian yang belum pernah Diandra rasakan dalam hidupnya .


" ayo kita liat kamar kamu ," Kevin segera mengajak Diandra untuk melihat kamar yang sengaja Kevin siapkan untuk Diandra .


Diandra segera mengagungkan kepalanya , Kevin segera menggandeng tangan Diandra menuju kamar dengan cepat kevin membuka pintu kamar dan keduanya segera melangkah masuk seketika Diandra kembali takjub melihat kamar yang begitu luas dan mewah .


" aku suka banget , makasih sayang ," ucap Diandra .


" aku seneng kalau kamu suka ," jawab Kevin .


Diandra segera berjalan melihat sekeliling kamar sedangkan Kevin masih berdiri di ambang pintu sambil memerhatikan tingkah Diandra yang seperti anak kecil yang baru dapat mainan baru , Diandra yang begitu senang segera membuka gorden balkon dengan pemandangan yang begitu indah di luar sana .


" mulai hari ini kamu tinggal disini ," ucap Kevin sambil berjalan ke arah Diandra .


" tapi aku belum bawa baju dan barang - barang yang lain ," jawab Diandra yang kaget karena Kevin memintanya pindah hari ini juga sedangkan dia belum membawa apapun.


" besok baru kita ambil , lagian udah larut malam ditambah aku juga capek ," sahut kevin sambil memasang wajah lelah di hadapan Diandra .

__ADS_1


" ya udah , terus kau malam ini pakai baju apa ? " tanya polos Diandra mengingat dia tidak mempunyai baju ganti .


" iya aku lupa , disini juga gak ada baju yang ada cuma baju aku , kalau kamu gak keberatan kamu bisa pakai baju aku ," kevin pun baru tersadar jika Diandra tidak membawa baju ganti .


" gak apa - apa dari pada aku pakai baju ini buat tidur ," ucap Diandra . tentunya dia tidak mungkin tidur menggunakan celana jeans karena itu sama saja membuatnya tidak akan bisa tidur semalaman .


" sekarang kamu mandi dulu , aku akan siapkan makanan untuk kita pasti kamu udah lapar ," ucap kevin .


Diandra yang malu hanya mengagukan kepalanya sebagai jawaban kevin yang mengerti segera melangkah keluar kamar dan membiarkan Diandra untuk membersihkan dirinya sebelum mereka makan malam , Diandra segera menaruh tasnya di atas meja dan segera berjalan ke arah kamar mandi . cukup lama Diandra telah selesai mandi dan melangkah kuat kamar dan langsung berjala menuju lemari baju.


Diandra sibuk memilih baju yang cocok dia pakai namun semua tidak ada yang membuatnya nyaman Diandra segera membuka pintu lemari sebelahnya dimana terlihat kemeja milik Kevin yang tersusun rapih tanpa pikir panjang Diandra mengambil salah satu dan memakainya .


" aduh kenapa pendek sekali ," ucap Diandra saat melihat dirinya di pantulan cermin tentunya kemeja yang dipake dirinya begitu minim .


karena merasa tentunya sudah lapar Diandra sudah tidak memikirkan apa yang dipakainya sekarang , dia segara melangkah keluar kamar hanya menggunakan kemeja dan rambut yang terurai sedikit basah , Kevin yang sibuk mempersiapkan makan untuk mereka belum menyadari kedatangan Diandra .


" kamu masak apa ? " tanya Diandra .


Kevin yang sedikit kaget segera menoleh ke arah suara itu dan matanya langsung tidak berkedip saat melihat Diandra berdiri dengan memakai kemeja miliknya membuat Kevin begitu terpesona , sedangkan Diandra yang masih berdiri di tempatnya segera memerhatikan penampilannya takut jika ada yang salah.


" kamu marah aku pakai ini ? " tanya Diandra polos .


" aku tidak marah tapi kamu sudah berhasil menggoda aku ," ucap Kevin sambil berjalan ke arah Diandra .


" aku menggoda kamu ," jawab Diandra bingung padahal dirinya tidak sama sekali menggoda Kevin .


tanpa menjawab perkataan diandra, Kevin segera menarik pinggang Diandra hingga tubuh Diandra masuk kedalam pelukannya seketika Kevin berhasrat apalagi setelah mencium aroma tubuh diandra hingga membuat miliknya ingin segera keluar , Diandra yang merasa kaget berusaha melepaskan diri dari kevin.


" Vin , lepasin aku ," pinta Diandra .

__ADS_1


" aku gak akan lepasin kamu , apalagi kamu sudah berhasil membuat aku tergoda ," jawab kevin dengan suara yang mulai parau.


"siapa yang menggoda kamu ," tanya Diandra yang bingung dengan sikap Kevin . karena untuk pertama kalinya Kevin bersikap seperti itu selama mereka pacaran bahkan Kevin tidak pernah sekalipun bersikap kurang ajar .


__ADS_2