
Diandra yang sudah sampai kampus bersama Kevin seketika menjadi pusat perhatian semua orang , betapa tidak mereka mengenal Diandra gadis sederhana yang polos tetapi sekarang Diandra benar- benar berubah .
" kenapa semua orang melihat ke arah kita ," bisik Diandra ke pada Kevin .
" mungkin mereka iri sama kita ," sahut Kevin .
Diandra segera mencubit pinggang Kevin hingga membuat Kevin meringis kesakitan , dari kejauhan Andi yang melihat kemesraan keduanya jadi semakin takut jika Diandra akan jadi kedalam rayuan Kevin.
" ka , apa Lo berpikir hal yang sama kaya gue ," ucap Riko sambil menepuk bahu Andi .
Andi yang kaget segera menoleh ke arah Riko sambil menatap tajam , Riko yang mendapatkan tatapan tajam hanya bersikap tidak peduli , karena sekarang dirinya hanya terfokus kepada Diandra dan kevin.
" anak kecil jangan so tau ," jawab Andi sambil melangkah pergi meninggalkan Riko.
" eh , gue bukan anak kecil iya ," teriak Riko kepada Andi . dirinya tidak terima di bilang anak kecil oleh kakak seniornya .
Andi yang melangkah pergi tidak mempedulikan perkataan Riko , dia hanya terbayang bagaimana interaksi antar Kevin dan Diandra yang begitu sangat intim bahkan tidak ada jarak sama sekali padahal Andi tau betul walau mereka pacaran tapi Diandra selalu menjaga jarak dengan kevin tapi apa yang dia liat sekarang justru berbanding terbalik .
" nanti aku gak bisa jemput kamu ," ucap kevin .
" kenapa ?" Diandra segera menghalangi jalan kevin .
" aku harus pulang ," jawab Kevin . mengingat dia sudah lama dua hari tidak pulang ke rumah .
" ya udah ," ucap Diandra dengan sedikit kesal .
" aku janji besok malam , aku temenin kamu ," Kevin segera membujuk Diandra agar tidak marah .
" beneran kamu gak bohong ," tanya Diandra .
" janji ," jawab Kevin .
Diandra senang karena Kevin sudah berjanji kepadanya , di lain sisi Kevin bingung sampai kapan dia akan menyembunyikan hubungannya dengan Diandra dari kedua orang tuanya .
seperti biasa Kevin mengantar Diandra sampai depan pintu ruang belajar Diandra , setelah mematikan Diandra masuk Kevin segera melangkah menuju ke ruang belajarnya .
"Di , " panggil Riko yang berada di belakang Diandra .
__ADS_1
" kenapa ? " jawab Diandra sambil membalik badannya menghadap kepada Riko .
" kamu sudah tidak tinggal di kosan ka Andi ?" Riko langsung menanyakan dimana Diandra tinggal .
" gak , aku udah pindah ," sahut Diandra yang kembali membalikan badannya .
" pindah kemana? " Riko penasaran Diandra pindah kemana mengingat Diandra belum lama tinggal di sana .
" rahasia ," jawab Diandra sambil menengok sekilas ke arah Riko .
mendengar jawaban Diandra Riko menaikan alisnya ternyata Diandra yang dia kenal sudah banyak berubah bahkan sekarang cara berpakaian Diandra pun sudah berubah , sedangkan Diandra yang sedang di mabuk cinta tentunya tidak peduli dengan apa yang dipikirkan Riko terhadapnya .
selama kelas berlangsung Andi sesekali memerhatikan kevin entah mengapa Andi merasa jika Kevin sekarang sedikit menjaga jarak dengannya , Kevin yang menyadari di perhatikan Andi bersikap tidak peduli .
****
" Ifan ," panggil Wike dari lantai bawah .
" ada apa mi ," Ifan yang mendengar maminya menggila segera menyahut dari lantai atas .
" cepetan turun ," pinta Wike sambil melihat ke arah jam yang berada di pergelangan tangannya .
" kamu belum siap ? " Wike menatap heran karena Ifan masih memakai baju santai .
" memang kita mau kemana ? " tanya Ifan yang bingung dengan perkataan maminya .
" jangan bilang kamu lupa fan ," kesal Wike karena dirinya hampir telah untuk acara pengajian di rumah putri keponakannya .
" maaf mi , Ifan lupa ," sahut Ifan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal . Ifan sungguh lupa jika hari ini ada acara di rumah sepupunya .
Wike menggelengkan kepalanya mengapa Ifan memiliki sikap pelupa seperti dirinya , karena hampir telat akhirnya Wike memutuskan berangkat sendiri tidak lupa dia meminta Ifan untuk melihat apartemen yang habis di beli papanya .
Ifan yang sudah sampai apartemen segera memarkirkan mobilnya dan bergegas turun saat menutup pintu mobilnya saat bersamaan Diandra tidak sengaja lewat , Ifan yang sadar bahwa yang di liatnya adalah diandra segera mengikutinya .
" Diandra ," panggil Ifan saat yakin dia tidak salah orang .
Diandra yang akan membuka pintu apartemen segera melihat ke arah suara yang memanggilnya , seketika dia menatap tidak percaya bahwa yang di lihatnya adalah Ifan sedangkan Ifan yang bahagia melihat Diandra segera berjalan kearah Diandra .
__ADS_1
" Ifan ," ucap Diandra yang masih menyangka apa yang dilihatnya tidak nyata .
" iya ini aku Ifan ," sahut Ifan ketika sudah berada di hadapan diandra .
" beneran kamu Ifan ," tanya diandra .
" iya aku Ifan , nih kalau gak percaya ," Ifan segera menarik hidung Diandra.
sontak membuat Diandra meringis kesakitan saat hidungnya di tarik oleh Ifan , kini Diandra sudah percaya bahwa yang dilihatnya itu adalah Ifan , sedangkan Ifan bahagia karena bisa bertemu kembali dengan Diandra .
" bukannya kamu di luar negeri ," tanya diandra .
" iya , tapi aku lagi ada acara di sini jadi aku pulang ," sahut Ifan dengan senyum terus merekah di wajahnya .
" kamu jahat ," Diandra segera memukul bahu Ifan . karena selama ini Ifan sama sekali tidak pernah menghubunginya diandra bahkan berpikir Ifan sudah melupakannya.
" sakit tau ," kesal ifan sambil memegang bahunya .
" biarin itu balasannya karena kamu bohongin aku ," kesan Diandra sambil mengerucutkan bibirnya .
Ifan menggaruk pelipisnya dia tentu sangat bingung saat Diandra mengatakan bahwa dirinya berbohong padalah selama ini Ifan memang berada di luar negeri.
" ini minum ," diandra segera meletakan minuman di atas meja .
" makasih , oh iya apartemen ini sangat mewah sejak kapan kamu tinggal di sini ," tanya Ifan yang merasa aneh Diandra bisa tinggal di tempat terbilang sangat mewah .
" belum lama ," sahut Diandra sambil mendudukan dirinya di hadapan Ifan .
" apa kamu tidak kesulitan jika menyewa tempat di sini ," tanya Ifan . tentunya Ifan merasa bingung apalagi mengingat bagaimana keadaan keluarganya sangat tidak mungkin bagi Diandra tinggal di tempat mewah .
" tidak , lagian tempat ini hanya di pinjamkan saja sama aku ," bohong Diandra . Diandra tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya jika apartemen yang dia tinggali milik kekasihnya .
" di pinjamkan ? " Ifan semakin curiga . apa masih ada orang jaman sekarang yang mau meminjamkan apartemen itu secara sukarela , tanpa mau berpikir buruk Ifan segera menepis semua pikirannya .
" kalau kamu ngapain di sini ," diandra segera mengalihkan pembicaraan mereka , karena Diandra jika dia tidak bisa berbohong terlalu lama kepada Ifan .
" aku mau liat apartemen yang di beli papi , kebetulan tadi di bawah liat kamu ya udah aku ikutin ," ucap Ifan .
__ADS_1
deg
saat mendengar bahwa orang tua Ifan membeli apartemen di sana membuat diandra takut jika nanti ada yang tau bahwa dirinya tinggal di sana bersama Kevin , Ifan yang memerhatikan wajah Diandra sangat yakin bahwa ada yang diandra sembunyikan darinya karena Ifan cukup mengenal baik Diandra jadi dia tau saat diandra berbohong kepadanya .