
" sayang kamu gak usah ke kampus ," ucap Kevin sambil membawakan sarapan kepada Diandra .
" tapi , aku harus ke kampus ," jawab Diandra .
" gak , hari ini kamu di sini aja , memang kamu kuat untuk berjalan ," goda Kevin sambil menyuapi Diandra .
wajah Diandra seketika merah merona akibat ucapan Kevin tentu saja dia sangat sedikit sudah berjalan bahkan untuk ke kamar mandi pun harus dibantu kevin ,sedangkan Kevin hanya tersenyum saat melihat wajah Diandra yang merah merona .
" apa kamu akan ke kampus ? " tanya Diandra sambil memberanikan diri mengangkat kepalanya melihat ke arah Kevin .
" iya aku ada kuliah siang ," jawab Kevin .
Kevin yang sudah selesai menyuapi Diandra segera beranjak untuk menaruh piring bekas makan Diandra , Diandra yang masih merasa badannya terasa remuk hanya menyandarkan tubuhnya di tempat tidur tidak begitu lama Kevin kembali ke dalam kamar untuk bersiap - siap berangkat ke kampus .
" sayang aku berangkat dulu ," ucap Kevin sambil mengecup kening Diandra .
" iya , " ucap Diandra sambil tersenyum .
Kevin yang sudah berpamitan segera melangkah keluar kamar , dia segera berjalan ke arah pintu tentunya suasana hatinya begitu bahagian membuatnya terkadang tersenyum kilas mengingat kembali bahwa kini dirinya sudah memiliki Diandra sepenuhnya .
****
Andi segera mengajak Ifan untuk mengobrol ,Riko yang masih banyak pertanyaan di benaknya segera mengikuti langkah kaki kedua pria dihadapannya sambil sesekali mencari sosok Diandra namun sampai di kantin Riko tidak melihatnya .
" bagaimana suasana disana ? " tanya Andi yang penasaran dengan USA.
" biasa saja , awalnya gue agak sulit untuk beradaptasi di negara yang baru ," sahut Ifan sambil mendudukan dirinya .
" tapi gue iri , Lo bisa kuliah disana ," sahut Andi .
" ngapain iri ka , sekarang di sini juga sudah banyak kampus yang bagus ," sahut Riko yang sudah duduk di antara keduanya .
" iya tapi gak setiap orang bisa kuliah di luar negeri ," jawab Andi . kerena dirinya sempat ingin kuliah di luar negeri tetapi kedua orang tuanya tidak setuju hingga akhirnya Andi memutuskan untuk kuliah di sini .
Ifan hanya terdiam mendengarkan keduanya berbicara sesekali Ifan memerhatikan sekeliling , dia berharap bisa melihat gadis yang begitu sangat dia rindukan . Andi yang melihat Ifan merasa heran karena Andi menyadari bahwa ada yang Ifan cari .
__ADS_1
" fan , Lo cari apa ," tanya Andi sambil melihat ke arah Ifan .
" gue cari Diandra , dia kuliah di jurusan apa ? " ucap Ifan tentunya dia penasaran ingin mengetahuinya.
" dia satu jurusan sama Riko ," jawab Andi sambil melirik ke arah Riko .
" Lo kenal Diandra juga ? " Riko dibuat kaget kembali dengan perkataan Ifan sepupunya bahkan pagi ini dia dua kali mendapat kejutan dari Ifan .
" tentu saja mereka saling kenal , " ucap Andi terkekeh geli saat melihat ekspresi wajah Riko yang kaget mendengar perkataan Ifan .
" serius ka , gue baru tau hari ini ternyata dunia tidak selebar daun kelor ," celetuk Riko ternyata orang yang dia kenal . adalah sahabat dari sepupunya sendiri tentunya dia tidak pernah membayangkannya .
" iya begitulah ," ucap Andi .
" oh iya Diandra apa tidak masuk kampus ," tanya Ifan kepada Andi .
" gue gak tau , soalnya belum ngeliat dia semenjak datang ," sahut Andi . sebenarnya dia memang jarang bertemu Diandra semenjak dia berpacaran dengan Kevin .
Ifan sedikit kecewa padahal dirinya sangat berharap bisa bertemu dengan Diandra , tetapi sepertinya dia harus kecewa karena tidak bisa bertemu namun Ifan tidak patah semangat mengingat dia sekarang sudah tau dimana Diandra kuliah dan dirinya sedikit tenang karena disana ada Andi juga , ketiganya pun mengobrol hingga Riko berpamitan terlebih dahulu karena harus masuk kelas kini hanya tinggal ifan dan Andi .
" mau tanya apa ?" jawab Andi .
" apa Diandra dekat dengan seseorang ?" tanya Ifan . karena dia sangat penasaran .
Andi terdiam sambil menghela napas tentunya dia tau betapa dekatnya Ifan dan Diandra namun dia merasa bingung apakah Ifan selama ini tidak tau tentang Diandra yang sudah memiliki kekasih . Ifan masih melihat ke arah Andi sambil menunggu jawaban .
" apa selama ini kalian tidak pernah berkomunikasi ? " tanya Andi .
" semenjak Diandra kuliah disini dan gue ke luar negeri kami tidak pernah ada komunikasi lagi ," sahut Ifan .
" pantas saja Lo gak tau ," celetuk Andi . awalnya dia heran tetapi setelah mendengar jawaban Ifan kini dirinya mengerti mengapa Ifan tidak tahu sama sekali tentang Diandra .
" gak tau apa ? " Ifan semakin penasaran dengan ucapan Andi .
" sebenarnya Diandra sudah banyak berubah , bahkan gue juga udah jarang bertemu dia ," ucap Andi sambil menghela napas .
__ADS_1
tentunya Ifan sedikit tidak percaya mendengar perkataan Andi karena dia tau betul Diandra gadis yang sangat polos jadi tidak mungkin dia berubah secepat ini , sedangkan Andi kembali menyesal kalau bukan karena dirinya tentu saja Diandra masih Diandra yang dia kenal dulu .
Kevin yang baru saja sampai segera menepikan mobilnya dia segera turun mengingat sebentar lagi jam kuliah dia , dengan terburu- buru Kevin berjalan hingga tidak sengaja bertabrakan dengan Ifan .
" sorry , " ucap Kevin yang tidak sengaja menabrak Ifan .
" tidak apa- apa ," sahut Ifan sambil membenarkan posisinya .
" Lo mahasiswa baru ," tanya kevin karena dia baru pertama melihat Ifan di kampus .
" bukan , saya hanya mengantar sepupu saya ," sahut Ifan dengan sopan .
" gue kira Lo anak baru ," jawab Kevin sambil memerhatikan penampilan Ifan , dia memerhatikan penampilan Ifan hingga tertuju kepada kalung yang di pake Ifan tentunya sama persis dengan yang dipakai Diandra .
" maaf saya permisi ," ucap Ifan karena dia harus kembali ke rumah setelah mendapatkan telepon dari maminya.
Kevin yang tersadar hendak memangil kembali Ifan namun sayang Ifan sudah melangkah jauh , Kevin yang masih terus bertanya bagaimana bisa pria yang bertabrakan dengannya memiliki kalung yang sama dengan yang di miliki oleh kekasihnya , Kevin kembali berjalan ke dalam kampus dengan pikiran yang masih bertanya - tanya .
" Vin , " panggil Andi .
Kevin yang melamun tidak mendengarkan panggilan Andi , Andi mencoba memanggil kevin beberapa kali namun tidak mendapatkan respon akhirnya memutuskan untuk menghampirinya .
" Vin , " Andi yang sudah berada dibelakang Kevin segera menepuk bahu sahabatnya itu.
" sial Lo , bikin kaget aja ," ucap Kevin yang kaget karena Andi menepuk bahunya .
" lagi Lo , gue panggil - panggil gak denger ," ucap Andi yang mensejajarkan dirinya dengan Kevin. " tumben Lo sendirian , Diandra mana ," sambung Andi .
" lagi sakit ," jawab singkat kevin . entah mengapa pikirannya sedikit terganggu mengingat kembali pria yang memakai kalung yang sama dengan Diandra .
" Lo kenapa ? kaya lagi mikirin sesuatu ," tanya Andi sambil menghentikan langkahnya . tentunya Andi sudah mengenal betul Kevin jadi tidak salah jika Andi tau bahwa Kevin sedang memikirkan sesuatu .
" gak kenapa- Napa , ayo masuk ," ajak Kevin .
Andi yang tidak bertanya lagi langsung mengikuti langkah Kevin menuju ke dalam gedung kampus.
__ADS_1