
Kevin yang sudah tidak bisa menahan hasratnya lagi segera mencium leher jenjang milik diandra , sontak apa yang dilakukan Kevin membuat diandra kaget apalagi untuk pertama kalinya seorang pria melakukan itu kepadanya .
" Vin , apa yang kamu lakukan ," tanya Diandra sambil mendorong dada bidak milik Kevin .
" aku menginginkan kamu ," bisik kevin di telinga Diandra .
" aku gak mau Vin , lepasin aku ," pinta Diandra yang mengerti apa tujuan dari perkataan Kevin dengan sekuat tenaga Diandra mendorong tubuh kevin hingga membuat tubuh kevin sedikit menjauh darinya .
kesadaran kevin kembali setelah Diandra mendorong tubuhnya hampir saja dia tidak bisa mengendalikan hasratnya untuk berbuat sesuatu kepada Diandra , sedangkan Diandra yang masih sedikit kaget dengan apa yang dilakukan kevin segera memundurkan langkahnya .
" maafin aku , sudah lancang ," ucap Kevin dengan wajah merasa bersalah tanpa menunggu jawaban dari Diandra kevin kembali berjalan ke arah dapur untuk meyelesaikan membuat makan malam .
Diandra seketika merasa tidak tega melihat Kevin apalagi pria itu sudah meminta maaf mungkin Kevin melakukannya tanpa sengaja , Diandra yang merasa tidak enak hati dengan polosnya segera berjalan ke arah Kevin yang kembali sibuk di dapur tanpa berkata apapun Diandra langsung memeluk tubuh kevin dari belakang.
" maafin aku , kalau buat kamu kesal ," ucap diandra sambil menyadarkan kepalanya di bahu milik Kevin .
" aku yang salah , aku yang harusnya minta maaf dan aku janji aku gak akan berbuat hal seperti tadi lagi ," sahut Kevin .
" kamu gak salah , disini aku yang salah karena memakai baju seperti ini ," ucap Diandra kembali sambil mengeratkan pelukannya di pinggang kevin.
" sayang lepas , nanti aku gak bisa menahan diri ," Kevin mencoba mengingatkan Diandra namun Diandra masih tetep memeluk tubuh kevin .
Kevin yang sudah tidak bisa menahan gairahnya segera melepas tangan Diandra dan sekarang posisinya sudah berubah Kevin menghimpit tubuh Diandra di dekat meja , hingga membuat Diandra gelagapan karena telah membuat Kevin kembali berhasrat .
" apa yang kamu lakuin ," tanya Diandra saat tubuhnya di bawah Kungkungan Kevin .
__ADS_1
" kamu yang memulainya jadi kamu harus tanggung jawab ," ucap Kevin dengan seringai licik di bibirnya .
" aku kan hanya memeluk kamu ," jawab Diandra sambil menundukkan wajahnya .
Kevin tidak menjawab perkataan diandra dengan cepat Kevin menarik wajah Diandra hingga mereka saling berhadapan Kevin mulai mendekatkan wajahnya namun saat bibirnya hampir menyentuh bibir Kevin dengan cepat Diandra menaruh tangannya dia atas bibirnya hingga Kevin mencium punggung tangan diandra .
" aku belum siap," ucap Diandra pelan .
" ya ampun sayang , masa aku cium tangan kamu ," kesal Kevin sambil menyentuh bibirnya .
" habis kamu nakal ," ucap Diandra sambil terkekeh geli karena berhasil mengerjai Kevin.
Kevin langsung memasang wajah kesal karena Diandra hanya mempermainkannya dengan cepat Kevin memundurkan langkahnya Diandra yang melihat itu kembali merasa bersalah tanpa berkata Diandra menarik tangan Kevin hingga tidak sengaja membuat bibir keduanya bersentuhan Diandra langsung membulatkan mata karena untuk pertama kalinya dia Merasakan ciuman Kevin yang tidak mau kehilangan kesempatan segera menarik tengkuk Diandra dan mulai mencium bibir Diandra dengan sangat kasar hingga membuat Diandra Hampir kehabisan napas .
" kamu hampir buat aku kehabisan napas ," ucap diandra dengan napas yang tidak beraturan.
Diandra yang malu hanya mengagukan kepalanya , karena memang kenyataanya itu ciuman pertamanya .Kevin mulai kembali mencium bibir lembut milik Diandra namun kali ini Diandra mulai membalasnya walaupun pengalaman pertamanya namun Diandra mulai bisa mengimbangi permainan yang Kevin berikan .
keduanya sudah mulai terbuai gairah sampai melupakan bahwa yang mereka lakukan itu salah , Kevin segera menggendong tubuh Diandra menuju kamarnya sesampainya di kamar Kevin segera berjalan ke arah tempat tidur dan merebahkan tubuh Diandra dengan lembut dan segera kevin naik keatas hingga Diandra berada dibawah tubuh kevin.
" aku takut ," ucap Diandra .
" jangan takut , aku akan melakukannya dengan pelan , " jawab Kevin dengan suara parau .
Diandra yang mulai terbuai dengan apa yang dilakukan Kevin akhirnya merelakan apa yang dia jaga selama ini diberikan kepada Kevin pria yang di cintai nya , malam itu pun keduanya yang terbuai akhirnya melakukannya.
__ADS_1
Kevin mulai menciumi leher jenjang milik Diandra sedangkan Diandra hanya menikmati setiap sentuhan yang Kevin berikan , Kevin mulai membuka semua kain yang menempel di tubuh Diandra hingga membuat tubuh Diandra polos tanpa sehelai benang pun Kevin yang sudah bernafsu segera melepas pakaiannya dan melempar sembarangan .
Kevin mulai menikmati setiap inci tubuh milik Diandra hingga tangan Kevin mulai menyentuh area sensitif milik Diandra , Diandra yang mulai terbuai hanya menikmatinya hingga sesuatu di dalam dirinya ingin keluar Kevin yang tau Diandra akan mencapai puncak untuk pertama kalinya semakin inten memainkan area sensitif milik Diandra .
hingga tidak begitu lama Diandra mendapatkan pelepasan untuk pertama kalinya , Kevin membiarkan Diandra menikmatinya setelah Diandra merasa tenang Kevin mulai kembali aksinya dan tidak butuh waktu lama Kevin berhasil menyatukan miliknya dan Diandra seketika Diandra berteriak .
"maaf sayang ," ucap Kevin pelan saat dirinya berhasil mendapatkan mahkota Diandra .
Diandra hanya terdiam sambil meringis kesakitan untuk pertama kalinya dia merasakan tubuhnya bagai terbelah , Kevin yang melihat Diandra meneteskan air mata merasa tidak tega dengan cepat kevin mengusap air mata Diandra .
" kita gak usah lanjutin iya ," ucap Kevin yang merasa tidak tega .
Diandra segera menggelengkan kepalanya , entah mengapa dia tidak rela Kevin menghentikannya . Kevin yang mendapat jawaban Diandra akhirnya memulai kembali permainan yang sempat dia hentikan namun kali ini dia melakukannya sangat lembut hingga cukup lama akhirnya keduanya mendapat puncak kenikmatan bersamaan .
" terimakasih sayang , " ucap Kevin sambil mencium kening Diandra .
Diandra yang merasakan tubuhnya sakit semua hanya mengagungkan kepalanya , Kevin yang kelelahan segera menjatuhkan tubuhnya di samping Diandra dan segera menarik tubuh Diandra kedalam pelukannya dan menyelimuti tubuh keduanya yang polos dengan selimut karena kelelahan keduanya pun tertidur.
*****
" hati- hati Ifan ," ucap mami Wike saat melihat Ifan tidak sengaja menjatuhkan gelas dari tangannya.
" tangan Ifan mungkin licin mi ," sahut Ifan sambil berjongkok untuk merapihkan pecahan gelas itu tanpa sengaja tangannya terkena pecahan gelas hingga membuat hatinya terluka .
" jari kamu terluka , udah sekarang obati dulu , biar mami yang rapihkan , " ucap Wike yang melihat tangan Ifan terluka.
__ADS_1
" iya mi , " jawab singkat Ifan . dia segara membalik badannya dan melangkah menuju kamarnya entah mengapa dari tadi Ifan teringat terus kepada Diandra bahkan perasaannya tidak enak .
Ifan yang sudah berada didalam kamar segera mengobati lukanya sambil terus memikirkan diandra yang seharian ini mengganggu pikirannya . " aku berharap kamu baik- baik aja Di ," batin Ifan sambil menyentuh luka ditangannya .