
saat sedang asik menemani Diandra yang tengah menikmati suasana sore tiba-tiba ponsel Ifan berbunyi membuat Diandra di sebelahnya segera menoleh dan Ifan segera meraih ponsel yang ada di kantong celananya
saat melihat nama Andi yang ada dilayar ponselnya Ifan segera mengangkatnya tanpa menunggu lama.
"halo, ada apa Ndi?" tanya ifan saat sambungan telepon terhubung
"fan, apa Lo sibuk malam ini?" jawab Andi di sebrang sana
"tidak, memang ada apa?" tanya Ifan kembali yang merasa heran mendengar pertanyaan Andi
"gue sekarang ada di kampung, sebenarnya gue pulang bersama Riko dan ada yang mau gue bicarakan penting dengan Lo" ucap Andi yang langsung mengutarakan niatnya berbicara penting dengan Ifan
Ifan segera melirik ke arah Diandra yang sejak tadi memerhatikan dirinya karena sadar dari suara Andi ada yang tidak beres akhirnya ifan menjauhkan sebentar ponselnya dan segera meminta persetujuan untuk berbicara sebentar dengan Andi kepada Diandra dan dengan cepat Diandra menyetujuinya
Ifan pun segera beranjak dan berjalan sedikit menjauh dari Diandra yang masih duduk di bangku taman, sebenarnya Diandra merasa heran karena tidak biasanya Ifan mengangkat telepon dari Andi sampai menjauh darinya tetapi dia segera menepis perasaan itu
Ifan yang sudah sedikit menjauh kembali mendekatkan ponselnya ke telinga. " sorry tadi ada Diandra, oh iya tadi Lo mau bicara penting soal apa?" sambung Ifan
"begini fan, ini ada hubungannya dengan Kevin, tapi gue gak bisa ceritain di telepon, apa Lo ada waktu malam ini?" tanya Andi yang ingin membicarakannya langsung
"baiklah, selesai makan malam kita ketemu di taman di dekat sekolah kita dulu" ucap Ifan yang langsung menyetujui permintaan dari Andi
"oke, kalau gitu gue tutup dulu" Andi langsung mematikan sambungan teleponnya setelah mengatakan
setelah mendapatkan telepon dari Andi tentu saja membuat hati Ifan tidak tenang karena dirinya memikirkan tentang hal itu saat sedang melamun tiba-tiba Diandra datang menghampirinya dan membuat Ifan sedikit kaget
"ada apa?" tanya diandra sambil menepuk bahu suaminya itu
__ADS_1
Ifan langsung menoleh dengan wajah sedikit kaget karena dia takut jika Diandra mendengarkan pembicaraan dirinya dan juga Andi. " tidak ada apa-apa"
"kamu yakin?" Diandra kembali memastikannya lagi
Ifan segera mengagukan kepalanya mungkin untuk saat ini biarlah soal ini hanya dirinya yang tau karena dia tidak ingin sampai Diandra tau dan mempengaruhi kandungannya
Diandra yang sudah lama mengenal Ifan tentu saja tau bahwa ada yang sedang di sembunyikan oleh Ifan tetapi apa dia masih penasaran namun dia tidak ingin menanyakannya karena dia yakin kalau Ifan nanti akan memberi tahunya
"ya udah lebih baik kita masuk, sudah sore tidak baik jika kamu masih di luar" Ifan segera mengajak Diandra untuk masuk
Diandra mengangguk, keduanya pun segera melangkah masuk kedalam rumah dengan penuh perhatian Ifan membantu diandra tentu saja hal kecil seperti itu membuat Diandra merasa senang melihat apa yang dilakukan oleh Ifan terhadapnya
***
Andi dan Riko sudah sampai di taman dekat sekolahan dimana dirinya dulu bersekolah, sedangkan Riko merasa heran mengapa Andi tidak langsung datang ke rumah om dan tantenya
"kita mau cari cewek" celetuk Andi yang memang sedikit kesal karena Riko terus saja bertanya sejak mereka dalam perjalan tadi
"apa? jangan bercanda Ka! di tempat sepi seperti ini mana ada cewek" sahut Riko yang tidak habis pikir mereka akan mencari cewek disana
"lagian Lo itu aneh, bisa gak diam!"
"gue kan hanya penasaran mengapa kita kesini, bukannya kita mau ketemu dengan Ifan. lagi pula besok gue masuk kuliah"
"terus masalahnya apa? kan gue tidak mengajak Lo kesini, bukannya Lo sendiri yang mau ikut gue" ucap Andi yang memang tidak peduli dengan keluhan Riko saat ini karena baginya yang terpenting memberi tahu Ifan tentang Kevin
Riko hanya bisa menghela napas panjang karena ternyata sikap tegas Andi kembali muncul tentunya membuatnya sedikit kesal karena dia harus bolos kuliah lagi karena ikut dengan Andi kesana
__ADS_1
tidak begitu lama orang yang mereka tunggu-tunggu akhirnya datang, Ifan yang baru saja sampai langsing menghampiri keduanya yang sedang duduk di taman
"jadi kita nungguin Lo disini" celetuk Riko yang melihat kedatangan Ifan kesana
"kenapa Lo ada disini?" ucap Ifan yang sebenarnya tidak kaget dengan kehadiran Riko karena sebelumnya Andi sudah memberi tahu dirinya
"gue lagi cari cewek, puas Lo" Riko yang kesal karena pertanyaan sepupunya itu segera beranjak dari duduknya
Andi yang melihat perdebatan itu sebenarnya Kesal namun dia menampilkan semuanya karena sekarang tujuannya adalah memberi tahukan Ifan tentang kepulangan Kevin yang tentu saja bisa membuat Masalah
"apa Ka Andi sudah menunggu lama?" tanya Ifan yang merasa tidak enak karena dia terlambat datang
"tidak, gue dan Riko baru sampai" ucap Andi yang tidak mempermasalahkan dengan hal itu
"kata siapa baru sampai, kita udah lama sampai udah dikerubuti nyamuk" timpal Riko
Andi langsung melirik ke arah Riko dengan tatapan tajam namun Riko yang mendapatkan tatapan dari Andi bersikap cuek karena dia merasa apa yang dia katakan itu benar sedangkan Ifan di buat kesal dengan tingkah sepupunya yang masih saja bersikap seperti anak kecil membuatnya ingin sekali mengomelinya
"udah tidak usah dengarkan dia, karena ada hal yang lebih penting lagi dibandingkan ocehan Riko yang tidak berbobot itu" ucap Andi
akhirnya Andi pun segera mengajak Ivan untuk segera duduk dan tanpa menunggu lama dia pun segera menceritakan semuanya termasuk tentang kedatangan kembali Kevin, sedangkan Riko yang Mendengar pembicaraan keduanya cukup kaget karena dia tidak mengetahui hal yang sebenarnya karena sebelumnya Andi tidak pernah menceritakan tentang hal itu
"Kak! apa yang gua denger ini tidak salah?" tanya Riko dengan raut wajah yang begitu panik
"Apa lu liat gue sedang bercanda! tentu saja apa yang gua katakan itu benar dan sekarang yang harus kita pikirkan bagaimana supaya Kevin tidak membuka mulutnya karena kalau sampai Kevin mengatakan hal ini kepada besar loh atau keluarga besar dari ivan apalagi Ibu dari Diandra tentu saja akan membuat semuanya menjadi berantakan" jelas Andi yang sekarang memikirkan Bagaimana caranya agar Kevin tidak bisa lagi mengganggu kehidupan Diandra
Ivan yang masih termenung tentu saja dirinya kaget karena dia tidak menyangka bahwa ternyata secepat itu Kevin kembali dan sekarang yang menjadi kecemasan dalam hatinya bagaimana dia bisa melindungi istri dan juga calon anaknya dari gangguan Kevin
__ADS_1
ketiganya saling termenung dan bermain dengan pikirannya masing-masing tentu saja mereka bertiga adalah orang yang tidak ingin melihat Diandra kembali terluka apalagi mengingat Bagaimana perlakuan Kevin dan kedua orang tuanya tentu saja membuat ketiganya murka