
Kevin yang tidak patah menyerah akhirnya sedikit demi sedikit membuat Diandra mulai membuka hatinya awalnya Diandra selalu menolak jika Kevin mendekatinya namun karena melihat perjuangan Kevin akhirnya meluluhkan hati Diandra .
" nanti pulang biar aku antar ," ucap Kevin yang sudah berdiri diantara Diandra dan Riko .
" gak usah , nanti aku pulang bareng ka Andi ," tolak Diandra sambil melirik ke arah Kevin .
" lagian Lo ngapain sih masih aja maksa Diandra ," timpal Riko yang sebal melihat Kevin masih saja berusaha mendekati Diandra .
" gue bukan ngomong sama Lo ," sahut Kevin yang tidak suka karena Riko selalu saja mencampuri urusannya dengan Diandra .
" sudah kalian itu kenapa sih selalu aja ribut ," ucap Diandra sambil melihat ke arah Mereka bergantian.
" dia duluan ," sahut Kevin .
" bukannya Lo yang duluan ," Riko yang tidak terima tuduhan Kevin .
" kalian sama aja ," tegas Diandra sambil berdiri . dirinya sungguh sudah bosan mendengar perdebatan keduanya .
Diandra memilih meninggalkan keduanya karena sudah sangat jengah mendengar perdebatan keduanya setiap bertemu , Kevin dan Riko saling melempar tatapan satu sama lain setelah melihat kepergian Diandra .
" gara- gara Lo , Diandra jadi pergi kan ," ucap Kevin yang menyalahkan Riko atas kepergian Diandra .
" Lo , kalau aja Lo gak datang Diandra gak mungkin pergi ," bela Riko yang tidak terima disalahkan oleh kevin . tanpa menunggu jawaban Kevin dengan cepat Riko menyusul Diandra yang sudah menjauh dari keduanya.
Kevin hanya menghela napas melihat kepergian keduanya sungguh dia kesal setiap berusaha lebih dekat dengan Diandra selalu saja Riko mengganggunya , Andi yang sedari tadi memerhatikan di ujung kantin hanya tersenyum melihat tingkah kedua pria yang baginya seperti sedang berperang memperebutkan sesuatu.
" Diandra tunggu ," panggil Riko yang berlari menyusul Diandra.
" kenapa ? " Diandra segera menghentikan langkahnya saat mendengar panggilan Riko .
__ADS_1
" ko aku ditinggal sih ," rengek Riko saat Diandra membalik badannya ke arahnya .
" lagian kalian memang tidak capek apa ? setiap ketemu selalu aja kaya gitu ," tanya Diandra .
" dia duluan yang mulai , kamu tau kan lagian aku gak suka dia terus cari perhatian kamu ," ucap Riko yang mengeluarkan isi hatinya . tentunya bukan karena Riko cemburu tapi Riko merasa kalau Kevin punya niat tidak baik kepada Diandra .
" kamu itu berlebihan tau , lagian Kevin hanya berteman sama aku gak salah kan ? " sahut Diandra yang merasa jika perkataan Riko berlebihan menyalah artikan kedekatan dirinya dan Kevin.
" udah ayo kita masuk , " Riko segera menarik tangan Diandra . dia sengaja mengajak Diandra masuk kelas karena jika membahas Kevin tidak akan ada habisnya .
Diandra segera mengikuti langkah kaki sahabatnya itu , memang dirinya dan Riko belum lama mengenal tetapi ketulusan Riko membuat Diandra sangat nyaman bersahabat dengan dirinya , begitu juga yang dirasakan Riko memang dirinya tidak ada niat apapun kepada Diandra karena dia bersahabat dengan Diandra dilandasi ketulusan .
****
" Gue minta pendapat Lo , kalau gue menyatakan cinta kepada Diandra gimana ? " tanya kevin yang meminta pendapat Andi tentang niatnya .
" gue yakin bahkan gue berniat serius ," tegas Kevin dengan wajah serius .
" lalu bagaimana jika kedua orang Lo tahu ? apa tidak akan terulang lagi kejadian dulu ," Andi mengingatkan kembali Kevin dimana kedua orang tuanya. yang mengetahui Kevin dekat dengan seorang gadis bukan dari kalangan yang sama berhasil membuat keluarga gadis itu sudah bahwa dengan teganya membuat gadis itu di keluarkan dari kampus .
" iya gue inget , mungkin sementara jika gue menjalani hubungan dengan Diandra sebisa mungkin orang tua gue jangan tahu ," ucap Kevin sambil melirik ke arah Andi.
" jangan gila Vin , gue orang pertama yang gak akan membiarkan sesuatu terjadi kepada Diandra ,"jawab Andi sambil membenarkan posisinya tentu saja dirinya merasa bertanggung jawab karena ibu diandra menitipkan Diandra kepadanya.
" Lo dengerin gue dulu ,maksud gue sementara hubungan gue sama Diandra jangan sampai mereka tau , sampai gue bisa menyakinkan mereka tentang diandra dan latar belakangnya ," jelas Kevin yang mengerti apa yang di khawatirkan oleh Andi .
" tapi Lo jangan berharap dulu , memangnya Lo yakin Diandra menerima Lo ," ejek Andi setelah mereka panjang lebar berbicara Andi baru sadar kalau Kevin hanya baru berencana menyatakan cintanya .
" sial Lo , kan gue minta pendapat Lo tadi sekalian gue cerita kedepannya jika gue jadian sama dia ," jawab Kevin yang tau kalau Andi sedang mengejeknya .
__ADS_1
Andi langsung tertawa sejadi- jadinya saat dirinya sudah berkata serius tetapi baru sadar bahwa obrolan mereka baru angan- angan saja , sedangkan Kevin yang ditertawakan segera memukul bahu Andi yang masih saja tertawa seketika Andi menghentikan tawanya saat mendapat pukulan dari Kevin .
Andi akhirnya membantu Kevin untuk menyatakannya kepada Diandra , pulang kampus seperti biasa Andi menunggu Diandra di parkiran kampus setelah menunggu lama akhirnya yang ditunggu datang , Diandra yang melihat Andi sudah menunggunya segera menghampiri pria yang sudah dianggapnya sebagai kakak sendiri itu .
" kakak maaf lama ," ucap Diandra saat sudah berdiri di hadapan Andi .
" gak apa- apa , ya udah ayo ," Andi segera mengajak Diandra dengan cepat Diandra memutari mobil dan masuk dalam mobil di susul Andi .
Namun kali ini Andi tidak langsung mangantar Diandra pulang melainkan mengajak Diandra ke suatu tempat dimana Kevin sudah menunggu dan menyiapkan kejutan untuk Diandra , Diandra yang merasa bingung karena jalan yang sekarang dia lewati bukan jalan menuju kosan hingga Diandra merasa bingung .
" ka , kita mau kemana ? " Diandra akhirnya memberanikan diri untuk bertanya .
" nanti kamu akan tau , " ucap Andi yang masih fokus kejalan .
Diandra segera mengagungkan kepalanya , sedangkan Andi masih berpikir apakah kali ini keputusannya benar dengan membiarkan Diandra dekat dengan Kevin tapi di sisi lain Andi memiliki ketakutan bagaimana jika kedua tua orang tua Kevin tau dan kejadian dulu terulang kembali , namun Andi sedikit lega karena kali ini Kevin sudah mempunyai sikap tegas tidak seperti dulu .
" ayo , kita udah sampai ," ucap Andi saat sudah menepikan mobilnya di sebuah taman .
" tumben kakak ajak aku jalan- jalan ,"jawab Diandra yang menyadari jika Andi mengajaknya ke taman.
"kan sekali- kali kakak ajakin adiknya jalan ," sahut Andi sambil membuka pintu mobil .
Diandra yang merasa senang segera menyusul Andi yang sudah terlebih dahulu keluar , sejenak Diandra berdiri di dekat mobil sungguh suasana yang indah apalagi udara di sana masih sejuk membuatnya sangat rindu dengan kampung halamannya , Andi yang melihat Diandra segera berjalan ke arah diandra .
" apa kamu suka ," tanya Andi sambil tersenyum .
" iya ka , aku suka banget ," sahut Diandra .
Andi yang sudah mendapat pesan dari kevin segera mengajak Diandra menuju taman , Diandra hanya mengikuti langkah kaki Andi tanpa menyadari jika di sana sudah ada seseorang yang sudah menunggunya dengan perasaan yang tidak menentu .
__ADS_1