Cinta Penuh Luka

Cinta Penuh Luka
bab 21


__ADS_3

pagi harinya Kevin terbangun lebih dulu , saat membuka matanya senyum langsung menyunggingkan senyuman di bibirnya saat melihat Diandra gadis yang begitu dia cintai kini sudah menjadi miliknya sepenuhnya , Kevin sekilas mencium kening Diandra dan segera turun lantas berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya sedangkan Diandra masih tertidur pulas .


setelah membersihkan dirinya kevin segera melangkah keluar kamar untuk menyiapkan sarapan untuk dirinya dan Diandra , akibat permainan panas mereka semalam keduanya melupakan acara makan mereka , Kevin mulai sibuk menyiapkan sarapan di dapur sedangkan Diandra yang terbangun merasakan badannya terasa remuk semuanya tetapi saat Diandra membuka mata dia yang tersadar seketika berteriak melihat tubuhnya tanpa sehelai benang pun .


" ah ," teriak Diandra .


Kevin yang mendengarkan teriakan Diandra segera berlari ke arah kamar , sedangkan Diandra yang baru mengingat semua apa yang terjadi antara dirinya dan Kevin terisak menangis dirinya sangat menyesalinya apa yang dia jaga selama ini sekarang hilang.


" sayang ada apa ? " tanya kevin yang berlari dari ke arah Diandra .


" apa yang sudah kita lakuin ? " ucap Diandra sambil menangis .


Kevin hanya terdiam dirinya tau bahwa Diandra menyesali apa yang telah terjadi , tetapi Kevin tidak bisa berbuat apa- apa karena semuanya sudah terjadi , Diandra yang melihat ke arah Kevin yang terdiam tanpa menjawab pertanyaannya .


" jawab Vin , apa yang sudah kita lakuin ," teriak Diandra sambil menangis histeris .


" tenang sayang , aku pasti akan tanggung jawab untuk apa yang terjadi antara kita ," jawab Kevin sambil menarik tubuh diandra dan mencoba menenangkannya .


Diandra terus menangis di dalam pelukan Kevin dia menyesali mengapa sampai bisa melakukan hal yang tidak harus dia lakukan , Kevin terus berusaha menenangkan Diandra setelah cukup lama akhirnya Diandra tenang .


" pasti ibu kecewa sama aku ," ucap Diandra yang masih dalam pelukan Kevin .


" jangan ngomong gitu sayang , " seketika rasa bersalah Kevin muncul tentunya dia tau apa yang dirasakan oleh Diandra .


" bagaimana kalau aku hamil ," tanya Diandra sambil melepaskan pelukannya dari Kevin


" aku kan sudah bilang , aku akan bertanggung jawab apapun yang terjadi ," jawab Kevin sambil menghapus air matanya .


" kamu janji kan , gak akan ninggalin aku ," ucap Diandra dirinya sungguh takut jika setelah kehilangan kesuciannya Kevin akan meninggalkannya .

__ADS_1


" tentu saja tidak akan , apapun yang terjadi aku akan bertanggung jawab dan tidak akan meninggalkan kamu ," jawab Kevin sambil merapihkan rambut Diandra yang sedikit berantakan.


Diandra sedikit merasa lega mendengar perkataan Kevin tentunya dirinya takut jika sampai hamil dan Kevin tidak bertanggung jawab itu akan membuat hidupnya hancur lalu bagaimana jika itu sampai terjadi tentunya ibunya akan merasa kecewa pada dirinya , sedangkan Kevin terdiam tentunya jika apa yang dikatakan Diandra terjadi dia harus siap namun sebelum itu terjadi dia harus menyakinkan dulu kedua orang tuanya .


*****


Ifan yang sudah rapih segera mencari sosok sepupunya karena dia dan Riko berencana untuk datang ke kampus dimana Riko kuliah , dengan wajah ceria Ifan menuruni tangga saat bersamaan mami Wike yang melihatnya merasa aneh karena sudah lama tidak melihat raut wajah bahagia dari anak laki- lakinya .


" kamu mau kemana ? " tanya mami Wike .


" pagi mi , aku mau ikut ke kampus Riko ," sahut Ifan sambil menghampiri maminya .


" mau ke kampus Riko aja wajah kamu bahagia banget ," ucap mami Wike sambil menatap curiga kepada Ifan .


" apaan sih mi , perasan aku biasa aja ," elak Ifan .


" Lo apaan sih ," kesal ifan mendengar ucapan Riko .


" kalian tuh gak pernah akur sama sekali ," ucap mami Wike sambil menggelengkan kepalanya . mengingat semenjak dulu keduanya selalu saja berdebat di setiap ada kesempatan.


" udah Tan , kita berangkat dulu ," pamit Riko mengingat dia harus pergi ke toko buku dulu sebelum ke kampus .


" kalian gak sarapan dulu ," tanya mami Wike sambil menatap ke arah keduanya bergantian .


" nanti aja Tan , kami sarapan di kampus ," ucap Riko . " ya udah kita berangkat Tan ,tolong samperin sama mama dan papa ," sambung Riko sambil menarik tangan Ifan menjauh dari tantenya .


" masih saja tidak berubah ," gumam mami Wike sambil melangkah menuju dapur .


Ifan segera melepaskan tangan Riko setelah sampai depan rumah , tentunya dia sangat kesal karena Riko main menarik tangannya begitu saja padahal dia belum pamitan kepada yang lainnya sedangkan Riko yang mengerti hanya bersikap cuek dan segera melangkah menuju mobilnya dengan sedikit kesal akhirnya Ifan segera menyusul Riko .

__ADS_1


mobil yang di kendarai Riko pun telah sampai di kampus dia segera menepikan mobilnya dan segera turun tidak lupa membawa buku yang sempat dia beli tadi mengingat Diandra sudah menginginkannya sejak dulu , Ifan segera turun seketika dia menatap tidak percaya bahwa sepupunya ternyata kuliah di kampus dimana Diandra melanjutkan pendidikannya.


" Lo udah percaya kan ? " tanya Riko yang melihat Ifan terdiam di dekat pintu mobil.


" iya , tapi gue masih curiga ," celetuk Ifan sambil berjalan menghampiri Riko .


" curiga apa maksud Lo ," tanya Riko , tentunya Riko tau maksud perkataan Ifan mengingat dari dulu Ifan memang terkenal cerdas wajar saja jika Ifan tidak percaya dirinya bisa di terima di kampus yang di isi oleh orang- orang yang cerdas .


" kayanya Lo tau maksud gue ," sahut Ifan sambil melihat sekeliling hingga pandangannya tertuju kepada pria yang tentunya tidak asing , tanpa menunggu jawaban Riko Ifan segera berjalan menuju Andi


Riko menatap heran tentunya Ifan yang meninggalkannya begitu saja padahal dirinya lah yang mengajak sepupunya itu dengan rasa penasaran Riko segera mengikuti Ifan , Ifan segera menghampiri Andi yang sedang sibuk mengobrol dengan mahasiswa disana.


" ka Andi ," panggil Ifan .


Andi segera menoleh ke arah suara yang memanggilnya seketika dia menatap tidak percaya bahwa Ifan berada di kampusnya . " Ifan ," jawab Andi .


sontak keduanya langsung saling tersenyum satu sama lain , Riko yang baru sampai menatap bingung ke arah keduanya tentu saja dia merasa bingung bagaimana Ifan mengenal Andi dan sebaliknya dari mana Andi mengenal Ifan , sedangkan kedua pria yang sudah lama tidak berjumpa itu segera mengobrol tanpa mempedulikan Riko.


" bagaimana Lo disini ? bukannya Lo lagi kuliah di USA ," tanya Andi sambil berjalan ke arah Ifan.


" iya , tapi karena ada acara keluarga jadi gue pulang ," jawab Ifan .


" sebentar kalian saling kenal ," Riko langsung bertanya kepada keduanya tentunya dia penasaran .


"tentu saja , kita tinggal di kota yang sama ," jawab Andi sambil menepuk bahu Ifan . " bener kan Fan ," sambung Andi meminta persetujuan Ifan .


" iya , kita bahkan satu sekolah waktu SMA , ka Andi kakak kelas gue ," jawab Ifan .


" serius kenapa gue gak pernah tau ," ucap Riko yang kaget mendengar jawab dari keduanya , karena selama ini dia tidak pernah tau bahwa Andi dan Ifan saling mengenal.

__ADS_1


__ADS_2